Sukses

Denyut Kehidupan Jakarta di Tengah Melemahnya Nilai Tukar Rupiah

Pelemahan nilai tukar rupiah secara langsung maupun tidak akan menekan daya beli masyarakat dan mengubah lanskap aktivitas ekonomi di Jakarta. Tekanan inflasi pada barang konsumsi dan komoditas impor memicu respons terhadap pola belanja masyarakat. Beberapa sektor usaha di Jakarta menghadapi kenaikan beban produksi bagi yang memiliki kandungan bahan baku impor tinggi. Sementara, nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis (21/5/2026) kembali ditutup di zona merah. Rupiah kembali melemah 13 poin ke level Rp 17.667 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya.
Editor:
Helmi Fithriansyah
Photographer:
Liputan6.com

Foto Terkini