4Sebuah studi yang dipimpin Erik Meijaard, penulis utama penelitian sekaligus Managing Director Borneo Futures, mengungkap, hujan ekstrem yang memicu banjir dan longsor besar di kawasan Batang Toru, Sumatra Utara, pada akhir November 2025, diduga menyebabkan hilangnya 10 persen populasi Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis), salah satu spesies kera besar paling langka di dunia. Hal tersebut disampaikan dalam Press Briefing: Tapanuli Orangutans/Cyclone Senyar yang digelar secara daring pada Selasa (9/6/2026) malam. Hasil penelitian menemukan, sekitar 58 individu Orangutan Tapanuli diperkirakan menjadi korban longsor yang dipicu hujan ekstrem. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 10–11 persen populasi di kawasan terdampak atau sekitar 7 persen dari total populasi spesies. Sebagai informasi, saat ini, populasi Orangutan Tapanuli diperkirakan hanya berjumlah sekitar 800 individu. Kehilangan tersebut menjadi ancaman serius bagi spesies yang sebelumnya sudah menghadapi banyak tekanan, termasuk perburuan, dan hilangnya kawasan hutan.
11Liputan6.com kembali menghadirkan program Liputan6.com Connect. Bertempat di Aula Lantai 3 Kampus Trisakti School of Multimedia, Jakarta Timur, pada Kamis, 2 April 2026, Liputan6 Connectkembali menyapa para mahasiswa. Mengusung tema “The Power of Visual Storytelling in Digital Journalism,” Liputan6 Connectmengajak para mahasiswa untuk memahami bagaimana kekuatan visual dapat dimanfaatkan dalam menyampaikan informasi secara efektif, menarik, dan relevan di tengah lanskap media digital yang terus berkembang. Sebagai informasi, Liputan6 Connect merupakan ruang interaktif bagi mahasiswa untuk terhubung langsung dengan praktisi industri media digital. Dalam sesi pertama yang dibawakan oleh Teddy Tri Setio Berty, Jurnalis Liputan6.com, mahasiswa diperkenalkan dengan konsep mobile journalism (MoJo) sebagai pendekatan produksi konten yang mengandalkan perangkat sederhana seperti telepon pintar. Mahasiswa juga diajak memahami alur kerja MoJo yang mencakup proses ide, pengambilan gambar, editing langsung di perangkat mobile, hingga publikasi di berbagai platform digital. Sementara, dalam sesi kedua kedua, Program Director KapanLagi Youniverse, Roky Marcelino, mengajak para mahasiswa memahami pentingnya visual storytelling dalam menyampaikan informasi. Roky Marcelino menekankan peran visual dalam membangun emosi dan keterlibatan audiens, sehingga diharapkan pesan yang ingin disampaikan menjadi lebih kuat dan berkesan. Sebelumnya, Ketua Trisakti Multimedia (TMM), Budi Suyanto, S.Sn., M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh narasumber serta peserta yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Budi Suyanto berharap sesi yang telah berlangsung dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para mahasiswa untuk menambah wawasan dan pengetahuan. Tidak hanya itu, dalam program ini, para mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai peran dalam produksi konten multimedia, mulai dari content producer, videographer, video editor, hingga social media strategist, serta keterampilan yang dibutuhkan seperti storytelling, kemampuan digital, komunikasi, dan pemahaman etika media massa.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)