Sukses

Yamaha Indonesia Lakukan Serangkaian Tes Motor Listrik

Liputan6.com, Jakarta - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dikabarkan siap melakukan test market atau Proof of Concept (PoC) dari Yamaha E01 pada semester 2 tahun ini. 

"Kami dari April 2022 kemarin tetap akan melakukan market test (Yamaha E01) di semester 2 tahun ini. Masih ada beberapa bulan lagi, jadi ditunggu saja," terang Asst General Manager Marketing & Public Relations PT YIMM, Antonius Widiantoro di Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/10/2022).

Saat ini, lanjut dia, Yamaha Indonesia terus melakukan persiapan untuk melakukan uji pasar dari Yamaha E01. Persiapan yang dimaksud adalah dari registrasi ke instansi terkait dan penyediaan unit yang diimpor langsung dari Jepang.

"Sedang kita persiapkan intinya, karena pertama unitnya adalah impor dari Jepang, kedua kita butuh mempersiapkan registrasi. Dan Yamaha E01 sudah melakukan serangkaian uji atau homologasi untuk melakukan test market. Homologasi ini bukan untuk dijual, namun untuk melakukan test market atau pemakaian di jalan," tuturnya.

Berdasarkan informasi Anton sebelumnya, Indonesia akan kebagian sebanyak 20 unit motor listrik E01 dari pihak prinsipal.

Totalnya ada 6 negara yang ditunjuk prinsipal untuk melakukan pengujian kendaraan listrik ini, salah satu yang sudah melakukan test adalah Thailand dan negara di Eropa.

"Jadi memang kita ingin uji coba E01, mengetahui kemampuan produk ini terhadap iklim, cuaca, kebiasaan berkendara Indonesia, termasuk ketahanan baterai-nya. Makanya Yamaha Corporation bukan cuma mencobanya di negara tropis tapi juga di Eropa," pungkasnya.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Fitur dan Performa

Spesifikasi Yamaha E01Yamaha E01 punya keunggulan soal pengisian baterai dari 0-90% hanya dalam 1 jam.

Bila disetarakan, performanya sama dengan sebuah skutik 125 cc atau bertenaga 8,1 kW (10,8 dk) pada 5.000 rpm dan torsi 30,2 Nm di 19.50 rpm.

Pabrikan mengklaim jika kecepatan puncaknya mampu digeber hingga 100 km per jam. Adapun untuk daya jangkau dengan kecepatan konstan 60 km/jam bisa berjalan hingga 104 kilometer.

Beberapa fitur teknologi canggih juga ditanam pada motor bebas polusi ini, misalnya sistem penerangan yang sudah full LED, panel meter full digital, power modes, ABS 2-channel, reverse mode, Y-connect, hingga Traction Control System.

Sumber: Oto.com

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.