Sukses

Gandeng Porsche, Startup Cina Bikin Skuter Listrik dengan Desain Keren

Liputan6.com, Jakarta - Peralihan dari motor bensin menuju listrik, sudah cukup masif secara global. Banyak produsen roda dua yang telah menyiapkan berbagai produk ramah lingkungannya, termasuk perusahaan startup baru dari Cina, Vfly.

Dilansir Greatbiker, Vfly telah memperkenalkan konsep baru skuter listrik, yang disebut N100 Max. Vfly N100 Max merupakan konsep skuter listrik yang belum diproduksi saat ini, dan akan menjadi model yang setara dengan skuter 100-110cc dengan mesin bensin. Kendaraan tersebut, dilengkapi dengan motor listrik yang menggerakkan tenaga ke roda belakang, dan baterai berkapasitas 48V 25 Ah.

Vfly N100 Max ini diharapkan dapat dikendarai hingga 96,5 km sampai 128,7 km hanya dengan sekali pengisian daya. Saat mengisi baterai, waktu yang dibutuhkan sekitar 6 sampai 7 jam dari 10 sampai 80 persen. Paling menarik perhatian, adalah desain dari skuter listrik ini yang terlihat sederhana, namun memiliki konsep yang kuat.

Tidak mengherankan, karena kendaraan ini kerja sama dengan Departemen Desain Porsche di Jerman, untuk menciptakan estetika yang mencolok, ramping, dan tajam dan terliaht sebagai kendaraan masa depan. Tak hanya memiliki desain yang keren, skuter listrik ini juga dilengkapi dengan teknologi mutakhir.

Skuter listrik ini dilengkapi dengan perintah dengan sentuhan, dan dapat terakses ke smartphone untuk mengontrol panggilan masuk dan keluar. Selain itu, juga terdapat pemberitahuan email dan media sosial. Selain itu, perusahaan juga sedang mengembangkan sistem perintah suara, dan juga mendukung Siri di iOS untuk mengakses informasi lain juga.

**Pantau arus mudik dan balik Lebaran 2022 melalui CCTV Kemenhub dari berbagai titik secara realtime di tautan ini

2 dari 2 halaman

Porsche Kucurkan Dana Besar Terjun ke Bisnis Bahan Bakar Energi Terbarukan

Porsche mengakuisisi saham jangka panjang HIF Global LLC, sebuah perusahaan induk pengembang proyek fasilitas produksi eFuel. Pabrikan mobil sport ini, mengeluarkan investasi sebesar US$ 75 juta, dengan proyek dari perusahaan yang berbasis di Santiago de Chile tengah membangun pabrik percontohan Haru Oni eFuel di Punta Arenas (Shili).

Diprakarsai oleh Porsche dan diimplementasikan dengan mitra termasuk Siemens Energy dan ExxonMobil, produksi eFuels dari hidrogen dan CO₂ menggunakan energi angin diharapkan akan dimulai di sana pada pertengahan 2022.

Bahan bakar sintetis berbasis listrik ini memungkinkan mesin pembakaran dioperasikan dengan cara yang berpotensi hampir netral CO₂.

Dengan investasinya di HIF Global LLC Porsche berpartisipasi dalam putaran pembiayaan internasional bersama perusahaan Chili Andes Mining & Energy (AME) dan perusahaan Amerika EIG, Baker Hughes Company dan Gemstone Investments.

Barbara Frenkel, Anggota Dewan Eksekutif untuk Pengadaan di Porsche AG menjelaskan, bahan bakar memberikan kontribusi penting untuk perlindungan iklim dan melengkapi elektromobilitas kami dengan cara yang berarti.

"Dengan berinvestasi dalam produksi eFuel industri, Porsche semakin memperluas komitmennya terhadap mobilitas yang berkelanjutan. Secara total, investasi kami dalam pengembangan dan penyediaan teknologi inovatif ini berjumlah lebih dari USD 100 juta,” ujar Barbara Frenkel.