Sukses

Serba-serbi Suzuki Ertiga Hybrid, Dari yang Ditawarkan Sampai Peluang Masuk Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Suzuki Ertiga hybrid telah meluncur Jumat (15/4/2022) pekan lalu di India. Sederet penyegaran dialami Suzuki Ertiga hybrid, mulai dari tampilan luar dan dalam, penambahan fitur, hingga pembaruan pada sektor jantung mekanis.

Menyinggung tampilan, secara umum memang tidak berbeda jauh dengan model sebelumnya. Revisinya hadir pada bagian grille yang kini menggunakan aksen lebih segar dan aplikasi velg dual-tone berbahan alloy baru. Sementara di belakang ubahannya hanya menambahkan chrome pada pintu bagasi.

"Ertiga dengan fitur berteknologi canggih juga hadir dengan mesin dan transmisi baru. Sesuai dengan visi merek Suzuki, yaitu menawarkan kenyamanan, teknologi, dan fitur keselamatan,” ucap Managing Director & CEO Maruti Suzuki India Limited, Hisashi Takeuchi dikutip dari Rush Lane.

Di bagian dalam kabin, Suzuki Ertiga facelift diberi sentuhan baru pada bagian dashboard yang kini menggunakan aksen Metallic Teak Wood. Tampilanya menjadi lebih elegan, dan disebutkan ada revisi pada kelapangan kabin.

Sementara untuk perangkat head unit menggunakan tampilan baru dengan bentang layar 7 inci dan sudah dilengkapi dengan Suzuki Connect. Ini adalah fitur internet of vehicle yang menghubungkan kendaraan dengan telepon seluler pengguna Ertiga.

Kira-kira ada sekitar 40 fitur pada aplikasi tersebut, beberapa yang menarik di antaranya adalah stolen vehicle notification and tracking, geo fence, time fence, AC idling, serta permintaan informasi mengenai kendaraan dan perjalanan. Sementara untuk desain setir masih terlihat sama, mengandalkan model flat bottom.

Suzuki Ertiga facelift di India kini memiliki 4 titik airbags yang membuatnya semakin selamat. Kemudian ada pula peranti Electronic Brake-force Distribution (EBD), dan Brake Assist (BA).

Fitur Electronic Stability Program, Cruise Control, Auto Headlamp, Hill-hold Assist, sampai ISOFIX masih tersedia.

Ubahan paling besar terletak di balik bonnet, Ertiga kini mengusung mesin hybrid yang diklaim lebih irit bahan bakar dan ramah lingkungan.

Menurut lembar spesifikasi, mesin yang dinamakan sebagai Smart Hybrid itu berkode K15C Dualjet berkubikasi 1.500 cc yang dikawinkan dengan sistem Smart Hybrid alias Mild Hybrid.

Lantas dengan penggunaan mesin baru itu, Ertiga facelift mampu memproduksi tenaga maksimal sampai 101 daya kuda pada putaran 6.000 rpm dan torsi 136,8 Nm pada 4.400 rpm.

Dapur pacu ini menggerakkan roda depan dengan pilihan transmisi manual atau otomatis 6-percepatan didukung peranti paddle shift.

Untuk teknologi mesin hybrid ini dipadukan dengan fitur idle start stop, brake energy regeneration, integrated starter generator, baterai lithium-ion, dan torque assist sebagai standar yang membuatnya semakin efisien soal konsumsi bahan bakar dan meningkatkan kenyamanan.

Khusus pasar India, ada juga pilihan mesin CNG yang bisa dipilih mode bahan bakarnya. Menggunakan mesin K15C 1.462 cc, mesin ini menawarkan tenaga 87 daya kuda dan torsi 121,5 Nm pada mode CNG dan tenaga 100 daya kuda dengan torsi 136 Nm pada mode bensin. Pilihan transmisinya hanya ada manual 5 percepatan saja.

Sementara itu Ertiga baru ditawarkan dalam beberapa varian di sana, mulai dari LXi sebagai yang terendah, VXi, ZXi, dan ZXi+ sebagai yang tertinggi.

Banderol harganya mulai 835.000 rupee India atau sekitar Rp157 jutaan sampai 1,1 juta rupee India atau sekitar Rp 212 juta.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Peluncuran Suzuki Ertiga Baru di Indonesia

Di Indonesia, kemungkinan Ertiga juga akan mendapatkan teknologi Smart Hybrid yang sama. Pada pameran IIMS Hybrid 2022 beberapa waktu lalu, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sudah memperlihatkan dan memperkenalkan teknologi hybrid ringan ini.

Saat dikonfirmasi soal kapan peluncurannya, Harold Donnel selaku 4W Head of Brand Development PT SIS mengatakan, jika waktunya sudah tepat bukan tak mungkin mereka akan coba memenuhi kebutuhan soal Ertiga terbaru.

"Untuk ini kami belum bisa komentar lebih banyak, selain kami akan informasikan hal tersebut (peluncuran) pada waktunya. Pastinya kita akan melihat kondisi pasar Indonesia dan produk-produk yang diperkenalkan di Indonesia. Pastinya sudah mengcover kebutuhan dari pasar Indonesia sendiri," kata Harold saat dihubungi OTO.com, Senin (25/4).

Meski jawaban Harold terbilang normatif, tapi setidaknya Suzuki Indonesia sudah coba memberikan sinyal kuat soal peluangnya meluncur di Tanah Air. Sekarang kita hanya tinggal menunggu momentum tepat kapan selubung dari Ertiga baru dibuka.

Sumber: Oto.com