Sukses

Jangan Tahunya Asal Pakai, Perempuan Juga Perlu Paham Cara Merawat Mobil

Liputan6.com, Jakarta - Dengan tingkat kemandirian yang semakin berkembang, aktivitas mengendarai mobil sudah mulai banyak dilakukan oleh kaum perempuan. Mungkin saja kini pengemudi perempuan jumlahnya hampir sama banyak dengan pria di kota-kota besar.

Bagi pengemudi wanita, terdapat beberapa hal yang lebih buruk daripada terdampar sendirian di pinggir jalan raya dengan mobil mogok dan tidak tahu cara memperbaikinya. 

Maka tak heran jika stigma "cewek tahu pakainya saja tapi tidak merawat mobilnya" masih begitu melekat di masyarakat.

Sebagai pengemudi, sebaiknya baik pria maupun wanita harus tahu seluk-beluk mobil atau minimal mengerti sedikit sehingga bisa mengetahui kondisi kendaraan.

Mengutip laman Defensive Driving, ada beberapa tips merawat mobil yang bisa dilakukan oleh pengemudi perempuan.

Jaga Kebersihan Mobil 

Pertama, menjaga kebersihan bagian dalam mobil. Mempersiapkan dan mencegah selalu lebih baik daripada memperbaiki dan menyesali.

Tips perawatan mobil yang akan dibagikan di bawah ini berlaku untuk semua orang. Namun, akan dilihat dari sudut pandang seorang perempuan.

Tidak masalah jika mobil berjalan dengan sempurna jika bagian dalamnya benar-benar berantakan. Jika kamu seorang ibu, menjaganya agar tetap bersih mungkin merupakan kekhawatiranmu yang paling kecil.

Namun, kamu dapat memberikan hadiah jika anak-anak membantu membersihkan mobil. Mereka akan belajar tanggung jawab, sebagai gantinya kamu akan mendapatkan mobil yang bersih.

Jika kamu seorang gadis lajang, menjaga mobil tetap bersih hanya membutuhkan sedikit usaha setiap harinya. Hal kecil seperti membuang gelas yogurt atau membuang bon yang tidak dibutuhkan dapat sangat membantumu secara teratur.

Temukan penyegar udara mobil yang segar, untuk menjaga agar mobil tetap harum, dan sesekali menyedot debu menggunakan vakum.

 

2 dari 4 halaman

Periksa Level Oli dan Isi Ulang Oli 

Oli merupakan hal yang paling esensial bagi memaksimalkan fungsi mobil. Kehabisan oli dapat menyebabkan masalah parah, maka sebaiknya periksa oli setidaknya sebulan sekali.

Untuk melakukanya, cukup tarik dipstick, bersihkan dengan handuk kertas, celupkan lagi, lalu tarik keluar. Di bagian paling bawah dipstick, kamu mungkin melihat bagian bertekstur kecil dengan “ F” untuk penuh dan “ L” untuk rendah.

Kamu harus pandai mencelupkan minyak mencapai tempat antara “ F” dan “ L”. Jika kamu hampir kehabisan, cabut manual atau tanya Google mengenai tipe oil yang kamu butuhkan untuk merek dan model spesifik. Setelah kamu mengetahuinya, belilah di toko onderdil mobil terdekat.

Mengganti Oli

Mengganti oli itu berbeda dengan memeriksa level oli dan mengisi ulang oli. Terkadang warna oli dapat membantumu menentukan kapan harus menggantinya, namun aturan yang terbaik adalah mengikuti jarak tempuh yang direkomendasikan oleh toko mobil.

Jika kamu sudah mengganti oli, bengkel mobil akan memberikan stiker statis di sudut kaca depan. Stiker tersebut berfungsi untuk memberi tahu jarak tempuh yang tepat untuk penggantian oli baru. Cukup bandingkan odometer dengan nomor itu. Jangan melewati jarak yang disarankan, karena dapat membakar mesin mobil.3 dari 3 halamanPelajari Cara Ganti Ban 

 

3 dari 4 halaman

Mempelajari Cara Mengganti Ban

Mengganti ban tampak seperti tugas yang menakutkan, namun dengan sedikit persiapan dan Latihan, kamu akan siap untuk menanganinya jika ban meledak atau kempes di jalan.

Berikut langkah-langkahnya:

1. Kamu harus memastikan lampu hazard menyala dan kamu berada di tanah yang rata

2. Pastikan rem berada pada fitur parkir

3. Tempelkan baji roda di belakang roda (jika kit kamu memilikinya) yang akan menjaga kontak dengan tanah

4. Lepas dop

5. Kendurkan sedikit mur roda. Penting untuk melakukan ini saat roda masih di tanah

6. Letakkan dongkrak di bawah kendaraan

7. Angkat kendaraan dengan dongkrak. Lihatlah secara manual agar memposisikannya secara tepat

8. Buka mur roda sepenuhnya

9. Lepaskan ban kempes

10. Pasang ban serep

11. Mengencangkan mur roda sekencang mungkin dan kemudian turunkan secara bertahap hingga ban hampir tidak menyentuh tanah

12. Kencangkan sedikit lagi

13. Turunkan mobil sehingga semua beban ada di ban. Berikan mur roda gencangan terakhir.

Ada tiga hal yang perlu diingat ketika mengganti ban. Pertama, sebaiknya simpan sarung tangan di bagasi agar tandan kamu tidak kotos. Jas hujan dan senter mungkin suatu saat akan berguna.

Kemudian, berlatih mengganti ban di rumah adalah ide yang sangat tepat, sehingga jika hal buruk terjadi ketika berada di jalan, itu tidak akan menjadi pengalaman pertamamu. Misalnya, menjaga tekanan ban dan merotasi ban.

Sumber: Dream.co.id

Penulis: Angela Irena Mihardja

4 dari 4 halaman

Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19