Sukses

DFSK Glory i-Auto Belum Paham Bahasa Indonesia, Ini Alasannya

Liputan6.com, Jakarta - Kemunculan model berteknologi tinggi dari PT Sokonindo Automobile, DFSK Glory i-Auto pastinya akan dibandingkan dengan rivalnya, yaitu Wuling Almaz Wind. Hal tersebut lumrah saja, karena dua jenama ini berasal dari negara yang sama yaitu Cina, dan menjual dengan keunggulan produk yang sama, yaitu perintah suara.

Perbedaannya, Wuling Almaz Wind ini sudah menggunakan bahasa Indonesia, sedangkan DFSK Glory i-Auto dengan fitur i-Talk hanya menggunakan bahasa Inggris.

Dijelaskan Technical Service Manager PT Sokonindo Automobile, Sugiartono, perintah suara DFSK Glorys i-Auto masih menggunakan bahasa Inggris karena akan dijual di negara tetangga sekitar Asia Tenggara.

"Sesuai riset dan target pasarnya, calon konsumen DFSK Glory i-Auto adalah yang sudah melek teknologi, dan pastinya sudah paham bahasa inggris. Kedua, Glory i-Auto juga akan diekspor," jelas Sugiartono, dalam sesi konferensi pers secara virtual, belum lama ini.

 

2 dari 4 halaman

Dalam Pengembangan

Namun, pihak DFSK sendiri tidak menampik jika saat ini tengah mengembangkan perintah suara berbahasa Indonesia untuk i-Talk.

"Betul, Franz (Managing Director PPT Sokonindo Automobile) pernah menginformasikan ada development, tapi tetap melihat pasar juga. Kalau dibutuhkan versi baasa Indonesia pengembangannya akan segera diselesaikan," tegasnya.

 

3 dari 4 halaman

Spesifikasi

Sebagai informasi, fitur i-Talk sendiri memiliki lebih dari 100 fungsi kontrol suara, karena tersambung dengan phone connection, voice navigation, media command, car feature voice control, sampai connectivity.

Model ini, menggunakan mesin berkapasitas 1,5L turbocharger dengan performa mencapai 148 Tk dan torsi maksimal 220 Nm. Tenaga yang dihasilkan bisa melintasi jalan berbukit karena gearbox CVT generasi terbaru diklaim mampu menyalurkan torsi lebih kuat di kecepatan rendah.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: