Sukses

Prediksi Daihatsu Jika Datsun Benar-Benar Pergi

Liputan6.com, Jakarta Nissan berencana menghentikan produksi mobil murahnya, Datsun, mulai Januari 2020 mendatang. Bermain di segmen LCGC (Low Cost Green Car), Daihatsu Ayla dan Sigra diakui sebagai saingan berat Go serta Go+ di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Daihatsu enggan berkomentar banyak. Pihaknya hanya menyebut pilihan konsumen di segmen LCGC semakin berkurang.

"Berarti pilihan konsumen semakin kecil dong. Jadi sebaiknya banyak pemain harusnya," kata Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & CS Division Head PT Astra International Tbk, Daihatsu Sales Operation (DSO) di Kota Kasablanka, Jakarta.

Hendra juga menyebut konsumen akan lebih senang apabila memiliki banyak pilihan kendaraan yang sesuai dengan keingian di Indonesia.

"Pokoknya kita prinsipnya semakin banyak pilihan di pasar bagi konsumen kita sudah senang, dan kami senang lagi kalau jadi market leader," ujarnya.

 

2 dari 3 halaman

Pasar LCGC

Terkait pasar LCGC di Tanah Air, Hendrayadi menyebut penjualan tipe hatchback mengalami kenaikan dan tipe MPV mengalami penurunan dibandingkan Januari-November tahun lalu.

"Penjualan LCGC Januari hingga November year to date itu naik 5 persen untuk tipe hatchback. Sedangkan MPV nya turun 6 persen. Ini penjualan retail. Untuk volume 88.659 unit yang MPV dan hatchback 90.907 unit," tutur Hendra.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Soal Pusat R&D Daihatsu di Malaysia, Indonesia Sudah Lebih Dulu Ada dan Lengkap
Artikel Selanjutnya
Daihatsu Dirikan Pusat R&D di Malaysia, Kenapa Tidak di Indonesia?