Sukses

Toyota Kembangkan Mobil Masa Depan Bertenaga Surya

Liputan6.com, Jakarta - Masa depan mobil ramah lingkungan nampaknya tidak hanya berhenti pada mobil listrik. Terdapat beberapa energi terbarukan yang juga dapat digunakan sebagai bahan bakar eco-friendly, salah satunya adalah tenaga matahari.

Hal tersebut nampaknya disadari oleh Toyota. Dilansir autoevolution, pabrikan otomotif asal Jepang tersebut sedang menjalankan uji coba mobil bertenaga surya mulai dari Juli tahun ini hingga Maret 2020.

Proyek ini dilakukan Toyota dengan menggandeng perusahaan pembuat panel surya yaitu Sharp Corp. serta New Energy and Industrial Technology Development Organization of Japan (NEDO). Mobil yang digunakan adalah Toyota Prius PHV yang telah dimodifikasi. Tujuannya, untuk menjadikannya mobil yang bisa terus digunakan tanpa perlu dicolok ke sumber listrik.

Prius plug-in hybrid yang diproduksi saat ini sudah memiliki opsi yang disematkan panel surya namun hanya bisa melakukan pengisian daya saat mobil dalam kondisi parkir. Untuk energi yang dihasilkan mampu menambah jarak tempuh enam kilometer.

Untuk Toyota Prius yang sudah dimodifikasi bisa diisi dayanya ketika dalam kondisi parkir maupun berjalan. Dengan tingkat efisiensi konversi energi sebesar 34%, mobil uji coba ini dapat menempuh jarak sejauh 43 kilometer.

 

2 dari 3 halaman

Dikembangkan oleh Sharp

Panel surya yang dikembangkan oleh Sharp memiliki tebal hanya 0,03 mm yang menjadikannya lebih fleksibel. Hal ini memungkinkan panel tersebut diletakkan di seluruh bagian mobil dan tidak hanya pada bagian atap seperti Prius PHV yang sekarang.

Meskipun sudah melakukan pengembangan, pihak Toyota sendiri mengatakan bahwa mobil masa depan yang hanya menggunakan tenaga surya masih akan terwujud dalam waktu yang cukup lama.

Penulis: Khema Aryaputra

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Manfaatkan Kolaborasi dengan Toyota, Suzuki Siap Uji Coba Skuter Listrik
Artikel Selanjutnya
Pajak Kendaraan Baru Naik, Toyota Pilih Tahan Harga