Sukses

Sehari Jadi Sopir Isuzu Traga, Begini Rasanya

Liputan6.com, Jakarta - PT Isuzu Astra Motor Indonesia mengajak 20 media nasional untuk menguji Isuzu Traga yang baru diluncurkan April lalu. Isuzu Traga dilengkapi dengan mesin 2,5 liter berkode 4JA1-L bertenaga 79 Tk dengan torsi 191 Nm.

Mesin tersebut sudah teruji di Indonesia dengan Isuzu Panther, sehingga Isuzu mengklaim suku cadang Traga sama dengan Isuzu lainnya mencapai 68 persen.

Pikap Isuzu Traga ditawarkan dengan harga Rp 190 juta on the road Jakarta. Mobil ini dapat dikustomisasi sesuai dengan keinginan jika mau dijadikan kendaraan usaha seperti food truck dan lain sebagainya.

Dengan catatan, rombakan tersebut akan dilakukan oleh pihak karoseri. 

Kali ini, pengujian dimulai dari markas Isuzu yang berlokasi di Sunter dengan tujuan Puncak, Bogor. Seperti apa rasanya mengemudi Light Commercial Vehicle terbaru dari Isuzu?

Eksterior

Sebagai sebuah kendaraan pikap, tidak banyak yang terlalu istimewa pada desain eksterior. Desain tersebut mengutamakan sisi fungsi, tengok saja panjang bak mencapai 2.810 mm dengan lebar 1.620 mm.

Kombinasi tersebut menghasilkan luas kargo 4,6 meter persegi. Jika diilustrasikan mampu mengangkut 60 galon air mineral. Isuzu mengklaim lebih banyak 1 lusin dibanding kompetitor.

Sedangkan radius putar diklaim hanya membutuhkan jarak 4,5 meter. Meskipun Isuzu mengklaim wajahnya terlihat modern, bagi saya tidak seperti demikian.

 

2 dari 4 halaman

Interior

Bagian kabin dapat diisi oleh tiga orang dewasa, hanya saja idealnya diisi oleh dua orang saja. Bagian interior terbilang sederhana. Visibilitas cukup memadai.

Jangan mengharapkan adanya sistem pendingin yang nyaman, namun setidaknya Traga dilengkapi sistem blower, sistem audio, dan digital analog cluster.

Digital analog cluster memperlihatkan informasi seputar odometer, fuel meter, dan suhu mesin. Pada bagian kiri panel instrumen disemati dengan pembaca putaran mesin dan sebelah kanan diisi oleh spidometer.

Posisi berkendara cukup tinggi memberikan visibilitas yang baik. Posisi lingkar kemudi pun seperti layaknya bus dan truk, sehingga akan membutuhkan waktu untuk beradaptasi jika Anda terbiasa membawa passenger car.

Pengaturan spion maupun jendela dilakukan secara manual. Memang semua dibuat minimalis demi mengurangi total biaya kepemilikan, mengingat mobil ini akan dinikmati oleh sopir bukan sang pemilik mobil.

 

3 dari 4 halaman

Performa dan Pengendalian

Isuzu Traga dilengkapi dengan mesin 2,5 liter berkode 4JA1-L bertenaga 79 Tk dengan torsi 191 Nm. Mesin ini digunakan juga oleh Isuzu Panther yang diklaim sebagai rajanya diesel, hanya saja ada sedikit pengaturan yang disesuaikan.

Tenaga dari mesin tersebut disalurkan ke roda belakang melalui transmisi 5-percepatan yang diadopsi dari kepunyaan D-Max. Isuzu mengklaim Gross Vehicle Weight (bobot mobil+bobot maksimum barang) mencapai 2.950 kg. Sehingga bobot bawaan maksimal berkisar di 1,5 ton.

Melahap rintangan di jalanan puncak bukanlah perkara sulit. Tanjakan terjal bisa dilahap hanya dengan menggunakan gear 2 Dengan catatan tidak membawa bobot maksimal.

Di jalan tol, Isuzu Traga dapat berlari dengan stabil pada kecepatan 80 km/jam. Suspensinya memang terasa keras dan tidak meredam getaran jalan dengan baik, terutama saat melewati jalanan berbatu, memang suspensi tersebut diperuntukkan untuk menahan barang bawaan.

 

4 dari 4 halaman

Kenyamanan

Jujur saja, tanpa ada sistem pendingin, di perjalanan terasa panas meski blower menyala. Saat mobil melaju, tetap perlu membuka sedikit jendela agar ada udara segar yang masuk. Itupun kalau di luar tidak banyak polusi.

Panasnya hawa selama perjalanan setidaknya masih bisa diredam dengan alunan lagu dari sistem hiburan yang dilengkapi pembaca MP3 dan CD.

Untuk diketahui, jika ingin sedikit memanjakan diri selama perjalanan, sistem pendingin bisa dipasangkan oleh karoseri dengan estimasi biaya 12-15 juta rupiah.

Kelebihan

- Mesin Isuzu Panther sudah teruji

- Torsi melimpah

- Volume muatan besar

Kekurangan

- Kabin kurang nyaman

- Suspensi keras

- Belum dilengkapi AC

Loading
Artikel Selanjutnya
Cara Isuzu Menekan Angka Kecelakaan Angkutan Barang
Artikel Selanjutnya
Isuzu Pamer Konsep Truk Masa Depan, Begini Penampakannya