Sukses

Rapor Mazda Motor Indonesia Tahun Ini, Jeblok?

Liputan6.com, Jakarta - PT Mazda Motor Indonesia (MMI) mengambil keputusan untuk menghentikan operasinya. Alih-alih efisiensi, mereka melempar tanggung jawabnya ke PT Eurokars Motor Indonesia terhitung 1 Februari 2017.

Data hingga Agustus, distribusi dari pabrik ke dealer (wholesale) capai 4.303 unit, atau turun 27 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 5.828 unit.

Tahun ini, penjualan MMI disumbang dari sejumlah model andalan, yakni Mazda 6, Biante, CX-5, 2, VX-1, dan BT-50.

Sedangkan model CX-3 yang santer bakal memperkuat pasar mereka di Indonesia, tak jelas kapan diniagakan. Mobil itu cuma jadi pemanis di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 lalu.

Data 

Mengacu data Gaikindo, Mazda 2 menjadi kontributor terbesar dengan penjualan sebesar 2.237 unit. Sementara penjualan terbesar ke-2 disumbang segmen medium SUV, CX-5 yang terjual 1.184 unit.

Data berbicara, operasional Mazda hanya bertumpu pada dua model tersebut. Sementara strategi jenama Jepang untuk bermain di segmen low multi purpose vehicle (LMPV), VX-1 tak bisa diharapkan untuk mengerek volume penjualan.

Mobil yang hanya mengganti emblem dari Suzuki Ertiga itu tak berujung manis. Penjualan tahun ini cuma tercatat hanya 20 unit. Pun demikian dengan tahun lalu yang cuma laku 90 unit selama 12 bulan. 

Maka, dengan acuan data tersebut tak heran bila prinsipal akhirnya melepas keagenan PT Mazda Motor Indonesia dan melemparnya ke PT Eurokars Motor Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Eurokars Grup bertindak sebagai dealer Mazda di Indonesia. Selain itu, mereka juga mendistribusikan kendaraan Mazda di Singapura dan bertindak sebagai diler Mazda di Australia.

Mazda melihat Eurokars punya kontribusi yang patut diperhitungkan dalam perkembangan brand mereka di tiga negara tersebut.

"Dengan mempergunakan keahlian dan pengalaman yang dimiliki dalam bisnis mobil di Indonesia, Eurokars Grup akan memperkenalkan aktivitas penjualan yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan di pasar ini dan mempercepat peningkatan pelayanan pelanggan kami," ucap Keizo Okue, Presiden Direktur dari PT MMI.

"Saya yakin mereka akan lebih memperkuat merek Mazda di Indonesia."