Sukses

Gara-gara Salah Nama, Aston Martin Dibuat Pusing

Liputan6.com, London - Pabrikan Inggris, Aston Martin, telah mengonfirmasi jika mereka siap meluncurkan sportcar terbaru pada 2016 mendatang. Nantinya, kendaraan tersebut akan diposisikan sebagai suksesor dari sportcar andalan mereka saat ini, DB9.

Uniknya, muncul masalah sepele yang menyertai kehadiran suksesor DB9 tersebut. Bukan mesin ataupun bodi, melainkan nama yang akan disematkan pada suksesor DB9 tersebut, demikian dikutip dari Caradvice, Senin (11/8/2014).

Menurut Marek Reichman, kepala desain Aston Martin, suksesor tersebut tetap akan mengusung nama sakral 'DB", namun penomoran di belakangnya masih belum disepakati. 

Sebenarnya, jika mengikuti tradisi yang ada selama ini, suksesor DB9 seharusnya diberi nama DB10. Namun ternyata, kilah para desainer, Aston Martin pun sebelumnya belum pernah menggunakan nama DB8. Dikatakan, mereka berkewajiban untuk menggunakan nomor tersebut lebih dahulu.

"Kami melewatkan sebuah nomor untuk model sebelumnya (DB9). Untuk model selanjutnya, kami berharap tak lagi mengulangi (kesalahan) hal yang sama," ungkap Reichman.

Sebagai jalan tengah, beberapa petinggi Aston Martin dikatakan siap mendukung rencana Reichman, andai roadster terbaru itu tetap akan mengusung nama DB9, namun dengan embel-embel tambahan.

Sebagai catatan, roadster terbaru Aston Martin itu akan memiliki bobot lebih ringan dibandingkan DB9 saat ini. Dengan bobot 1.785 kg, roadster tersebut dibangun dengan platform terbaru berbahan dasar alumunium. Untuk jantung penggeraknya, Aston Martin mempercayakan Mercedes Benz yang telah menyiapkan mesin AMG V8 berkapasitas 4,0 liter twin turbocharged.