Sukses

8 Pabrik Semen Indonesia Gondol Penghargaan Industri Hijau 2022

Liputan6.com, Jakarta PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggondol penghargaan Industri Hijau 2022 kategori Kinerja Terbaik dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk 8 pabrik kelolaannya.

Penghargaan Industri Hijau kategori Kinerja Terbaik diberikan oleh Kemenperin kepada pelaku industri yang telah berhasil mendapatkan Sertifikat Industri Hijau sesuai Standar Industri Hijau (SIH) dan mempertahankan konsistensi penerapan Standar Industri Hijau melalui pelaksanaan surveilan.

Adapun 8 pabrik Semen Indonesia yang mendapatkan penghargaan Industri Hijau 2022 kategori Kinerja Terbaik, antara lain Pabrik Tuban (SIG), Pabrik Indarung (PT Semen Padang), Pabrik Pangkep (PT Semen Tonasa), Pabrik Rembang (PT Semen Gresik), Pabrik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk yang berada di Narogong, Cilacap dan Tuban, serta Pabrik Lhoknga yang dioperasikan oleh PT Solusi Bangun Andalas.

Corporate Secretary Semen Indonesia Vita Mahreyni mengatakan, pihaknya berkomitmen terus melakukan upaya-upaya terbaik menerapkan prinsip industri hijau, untuk memastikan pelanggan mendapatkan nilai tambah dari produk dan solusi yang berkekuatan tinggi dan ramah lingkungan.

"Penghargaan Industri Hijau kategori Kinerja Terbaik ini merupakan apresiasi dan bukti nyata konsistensi SIG dalam menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan pada setiap kegiatan operasional pabrik sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan dan stakeholders," kata Vita, Jumat (2/12/2022).

Sebagai komitmen keberlanjutan industri ramah lingkungan, Semen Indonesia telah menyusun roadmap dekarbonisasi cakupan 1 yang menargetkan penurunan emisi karbon sebesar 515 kg CO2 per ton semen pada 2030.

Untuk mencapai target tersebut, SIG berkomitmen untuk meningkatkan thermal substitution rate (TSR) hingga 20 persen, dan mengurangi clinker factor menjadi 61 persen pada 2030.

Hingga September 2022, SIG berhasil menekan emisi karbon sebesar 2,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Itu dikontribusikan dari penurunan clinker factor sebesar 1 persen, dan peningkatan TSR sebesar 1,6 persen.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Semen Indonesia Pakai 60 Persen Dana Rights Issue untuk Program ESG

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendukung komitmen Pemerintah Indonesia untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui upaya dekarbonisasi dengan penerapan prinsip-prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) sebagai wujud partisipasi dan respon Perusahaan terhadap perubahan iklim yang menjadi salah satu isu utama dalam agenda Presidensi G20 Indonesia.

Pada gelaran SOE International Conference di Bali, Oktober 2022, Menteri BUMN Erick Thohir juga menyampaikan BUMN memiliki peran sebagai penggerak perekonomian melalui inisiatif dan komitmen di bidang ESG.

Lebih dari dua tahun masa pandemi, perseroan menyatakan telah bertahan tak hanya dari capaian bisnis, tetapi juga operasional berkelanjutan yang menjadi daya saing Perusahaan.

Karena itu, untuk mencapai target-target keberlanjutan, Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni menuturkan, upaya-upaya ini membutuhkan investasi dan inovasi. Sebagai BUMN, SIG telah ikut ambil bagian dalam upaya dekarbonisasi melalui sejumlah inisiatif sesuai misi dan sustainability strategy yang telah ditetapkan oleh Perusahaan.

Untuk mendukung realisasi inisiatif-inisiatif ESG yang dicanangkan, SIG telah mendapatkan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 4 November 2022 di Jakarta, untuk melaksanakan right issue pada kuartal IV/2022.

Adapun sebesar 60 persen dana hasil rights issue akan dimanfaatkan untuk mendukung program ESG dan mencapai target-target keberlanjutan.

Aksi korporasi ini senada dengan pernyataan Menteri BUMN, Erick Thohir, Kementerian BUMN mendorong BUMN untuk bertransformasi agar dapat menjalankan perannya sebagai value creator dan agent for development, serta memberikan manfaat nyata bagi negara dan masyarakat.

3 dari 3 halaman

Program ESG

Adapun program ESG yang menjadi fokus SIG meliputi peningkatan fasilitas pemanfaatan bahan bakar alternatif untuk mengurangi bahan bakar konvensional tak terbarukan (batu bara), peningkatan fasilitas pemanfaatan bahan baku alternatif untuk mengurangi penggunaan bahan baku tambang dan menggantikannya dengan limbah industrial B3 yang dapat didaur ulang atau recycle, serta fasilitas persiapan pengelolaan limbah ramah lingkungan.

"SIG telah menyusun road map dekarbonisasi cakupan 1 yang menargetkan penurunan emisi karbon sebesar 515 kg CO2/ton semen pada 2030. Untuk mencapai target tersebut, SIG berkomitmen untuk meningkatkan thermal substitution rate (TSR) hingga 20 persen dan mengurangi clinker factor menjadi 61 persen pada tahun 2030,” ujar Vita Mahreyni, seperti dikutip dari keterangan tertulis, ditulis Sabtu (19/11/2022).

Hingga September 2022, SIG menekan emisi karbon sebesar 2,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang dikontribusikan dari penurunan clinker factor sebesar 1 persen, dan peningkatan TSR sebesar 1,6 persen. Hal ini sejalan dengan komitmen BUMN dalam mendukung dan menerapkan transisi energi serta menjalankan prinsip keberlangsungan energi untuk masa depan. 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

BERANI BERUBAH: Siswa Menyulap Sampah Jadi Paving Block