Sukses

Penuh Pesan Moral, Berikut Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Sinetron Cinta Amara SCTV

Liputan6.com, Jakarta Sejak pertama ditayangkan pada 9 Agustus 2021, sinetron Cinta Amara telah menerima banyak cinta dari penonton setianya. Tayang setiap hari pukul 14.00 WIB di SCTV, Cinta Amara telah menjadi sinetron yang setiap harinya ditunggu-tunggu oleh para pecinta sinetron. 

Cinta Amara sendiri bercerita mengenai sebuah keluarga yaitu Alfandi (Dude Herlino), Miranti (Alyssa Soebandono), dan Amara (Ciara Brosnan) yang terpisah dan tak tahu hubungan masing-masing. Suatu hari takdir akhirnya mulai membantu mereka bersatu kembali. 

Alur cerita yang penuh haru di setiap episodenya membuat penonton dari Cinta Amara merasa emosional setiap menonton sinetron tersebut. Akting dari para aktor dan aktris yang sudah tidak perlu diragukan lagi menambah lagi minat masyarakat untuk menontonnya.

Sinetron Cinta Amara hadir bukan hanya untuk menjadi tontonan semata. Cinta Amara juga hadir untuk menyampaikan banyak pesan kehidupan bagi penontonnya di tiap episode. Inilah beberapa pesan dari Cinta Amara di episode 1 yang bisa kita jadikan pelajaran hidup.

2 dari 4 halaman

Selalu Bangga dan Percaya Diri dengan Apapun Pekerjaan Kita

Pada episode 1 kita bisa melihat bahwa Amara adalah anak yang mandiri dan pekerja keras. Setiap harinya ia dengan giat keliling berjualan roti tanpa pernah sedikitpun malu dengan pekerjaannya meskipun ia sering dipandang rendah orang lain bahkan oleh Erika, adiknya sendiri.

Dari sikap Amara itu kita dapat belajar bahwa apapun pekerjaan yang kita lakukan selama itu tidak melanggar hukum dan merugikan orang lain, kita tidak perlu malu atau merasa buruk ketika melakukannya. Kita harus selalu bekerja keras dan bangga dengan semua pekerjaan yang kita lakukan.

3 dari 4 halaman

Jangan Membedakan Kasih Sayang Terhadap Anak

Orangtua seringkali tidak menyadari bahwa perlakuan mereka terhadap anak-anaknya terkadang tidak adil. Jika kita menonton episode 1 Cinta Amara, beberapa kali terlihat Amara dan Aulia (Kanaya Gleadys), anak dari Afandi dan Isti, yang sedih dan terganggu psikologisnya karena merasa orangtua mereka lebih mengistimewakan saudaranya.

Adegan-adegan tersebut memberikan suatu pesan kepada orangtua bahwa setiap anak pantas mendapatkan kasih sayang yang sama tanpa harus memandang mereka anak kandung atau tiri, perempuan atau laki-laki, dan lain sebagainya. Mereka semua berhak untuk dicintai dan disayangi oleh orangtua.

4 dari 4 halaman

Tidak Langsung Berprasangka Buruk Terhadap Orang Lain

Pertemuan pertama Amara dengan keluarga Afandi dimulai dengan kesalahpahaman di antara mereka. Amara yang berniat menyelamatkan Radit (Jason Lionel Theo) dari motor yang hampir menabraknya justru dituduh akan menjambret tas Radit oleh Isti (Raya Kitty Aditya). Meskipun Amara sudah berusaha menjelaskan niat baiknya, Isti tetap tidak percaya.

Sikap Isti tersebut tentu saja bukan hal baik untuk dilakukan. Seharusnya Isti mendengarkan penjelasan dari Amara dan berterima kasih karena sudah menyelamatkan anaknya. Dari adegan tersebut kita bisa pelajari bahwa sebagai manusia yang beretika kita harus belajar untuk mendengarkan orang lain dahulu dan melihat sudut pandangnya sebelum kita menyimpulkan sesuatu.

Pesan moral di atas tentu hanya sedikit dari banyaknya pelajaran yang bisa kita ambil dari sinetron Cinta Amara. Jangan lupa untuk nonton Cinta Amara setiap hari di SCTV.

Jika terlewat, Anda bisa saksikan tayangan ulang dan episode lengkapnya dengan streaming SCTV di platform Vidio.

 

Penulis: Hedi Rizki Amalia