Sukses

5 Gelaja Pada Bayi yang Harus Diwaspadai Orangtua

Liputan6.com, Jakarta Memiliki bayi tentu memberikan perasaan bahagia yang luar biasa bagi setiap orangtua. Meski memang, merawat bayi bukanlah hal yang mudah mengingat Anda harus memberikan perhatian lebih dan perlakuan khusus.

Melansir laman Boldsky, Rabu (11/12/2019), Anda harus selalu waspada dengan yang terjadi pada bayi Anda. Walaupun terdapat sejumlah gejala kesehatan yang tidak berbahaya, ada juga sejumlah gejala kesehatan yang perlu dikhawatirkan.

Lebih baik segera dikenali, berikut lima gejala pada bayi yang tak boleh disepelekan:

1. Terlalu banyak minum

Memang baik jika bayi di atas 6 bulan sangat suka air. Tapi khawatirlah jika bayi merasa tidak cukup dan selalu haus. Jika bayi terus menerus meminta susu atau air untuk minum, segera hubungi dokter. Karena bisa saja itu merupakan salah satu gejala diabetes dini.

2. Demam

Meski demam biasaya tak memicu banyak kekhawatiran, tapi demam pada bayi tak boleh diabaikan. Jika usia bayi Anda kurang dari 4 bulan dan suhu tubuh mencapai lebih dari 38 derajat celsius, maka itu bisa jadi berbahaya.

Namun jika bayi tetap aktif dan tidak menunjukkan perubahan sikap, Anda tak perlu khawatir.

 

2 dari 3 halaman

3. Berat badan turun

 

Jika berat bayi Anda turun 7 persen dari rentang berat normalnya, itu sudah harus menjadi alarm bahaya bagi Anda. Tunggu hingga 10 hari kemudian dan jika berat badan bayi terus menurun, segeralah hubungi dokter.

Meski berat badan turun bukan penyakit, tapi itu tanda ada masalah pada kesehatan bayi Anda.

4. Masalah pernafasan

Anda harus mulai waswas soal pernafasan bayi. Jika bayi bernafas lebih cepat dan lebih berat dari biasanya, Anda harus segera membawanya ke dokter. Itu demi menghindari adanya kemungkinan asma atau bronchitis.

5. Bibir biru

Jangan pernah abaikan bibir biru pada bayi. Itu biasanya disebabkan defisiensi oksigen dalam darah atau masalah dengan pernafasan. Ada peluang bayi terkena penyakit jantung, asma atau masalah pernafasan lain. Jika gejala ini muncul, segera hubungi dokter terdekat.

3 dari 3 halaman

Tonton Video Ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Demi Masa Depan Si Kecil, Deteksi Kelainan Genetik ini
Artikel Selanjutnya
[Cek Fakta] Hoaks Babi Bayi Mirip Manusia di Sungai Tapung