Pramono Targetkan Pengangguran Jakarta Turun jadi 3,5 Persen

Jika angka pengangguran Jakarta turun, Pramono berharap jadi contoh daerah lain.

Diterbitkan 22 Oktober 2026, 17:55 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • TPT Jakarta turun menjadi 5,79%; Gubernur harap capai 3,5% sebagai role model.
  • Peluang kerja harus dikelola baik, meski IPM Jakarta tertinggi di Indonesia.
  • Karir Jakarta & TKM Expo 2026 sediakan 12.000 lowongan kerja.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut tingkat pengangguran terbuka (TPT) ibu kota saat ini turun menjadi 5,79 persen. Dia berharap angka tersebut kembali menurun hingga mencapai 3,5 persen agar Jakarta dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menangani persoalan ketenagakerjaan.

Harapan ini disampaikan Pramono kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta Syaripudin. Dia ingin Disnakertransgi menggencarkan berbagai program ketenagakerjaan untuk menekan angka pengangguran di Jakarta.

“Saya sungguh berharap dan saya bahagia Jakarta sekarang ini tingkat pengangguran terbukanya sudah turun di angka 5,79. Tetapi saya berharap Pak Kepala Dinas segera bisa turun di angka 3,5 persen, karena bagaimanapun Jakarta bisa menjadi role model bagi daerah-daerah lain,” kata Pramono di Convention Hall SMESCO, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026).

 

Peluang Kerja Lebih Luas

Menurutnya, penurunan pengangguran perlu diiringi dengan pengelolaan kesempatan kerja yang baik. Dia menilai capaian pembangunan Jakarta perlu diikuti dengan tersedianya peluang kerja yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Jakarta sekarang ini dengan Indeks Pembangunan Manusia nomor satu di seluruh Indonesia, 85,05 persen. Nomor dua Jogja, nomor tiga Riau, Bali, dan seterusnya. Tetapi tidak ada artinya kalau kemudian kesempatan lowongan pekerjaan itu tidak ter-maintained, ter-manage dengan baik,” jelas Pramono.

Salah satu upaya memperluas kesempatan kerja dilakukan melalui Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Expo 2026. Dalam kegiatan tersebut, lebih dari 100 perusahaan menyediakan 12.000 lowongan pekerjaan bagi para pencari kerja.

Pramono menyebut, berdasarkan laporan Kepala Dinas Tenaga Kerja, lebih dari 28.000 lamaran telah masuk melalui pendaftaran daring. Dia berharap para pencari kerja dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan pekerjaan.

“Mudah-mudahan, saya ikut berharap dan mendoakan, Saudara-saudara sekalian segera mendapatkan pekerjaan di Jakarta ini,” kata dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6