Alasan Polisi Bawa Aktivis Greenpeace ke Polda Metro Jaya

Polisi juga pastikan para aktivis turut didampingi LBH Jakarta selama di Polda Metro Jaya.

Jadi intinya...
  • Polda Metro Jaya bantah tangkap aktivis Greenpeace, utamakan keselamatan.
  • Aktivis lemas, polisi sediakan penanganan medis dan mobil Dokkes.
  • Greenpeace desak pemerintah serius tangani krisis iklim melalui aksi.

Liputan6.com, Jakarta - Polda Metro Jaya membantah melakukan penangkapan terhadap enam aktivis Greenpeace Indonesia setelah membentangkan banner di patung Bundaran Hotel Indonesia, Selasa, 20 Oktober 2026. Kabid Humad Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, pihaknya memprioritaskan keselamatan para aktivis.

"Jadi kami luruskan tidak ada penangkapan. Tetapi kepolisian dalam hal ini memprioritaskan kondisi medis, kondisi psikis dari orang yang berada di ketinggian," jelas Budi kepada wartawan, Rabu (21/10/2026).

Budi mengatakan, para aktivis yang membentangkan banner tersebut dalam kondisi lemas dan pusing ketika ingin turun. Karena itu, Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat menyiapkan mobil Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes).

"Disiapkan mobil dokkes dan sidokkes dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat. Sehingga dibawa, diberikan penanganan medis," jelasnya.

Selama dibawa ke Polda Metro Jaya, Budi mengatakan para aktivis turut didampingi oleh LBH Jakarta. Para aktivis juga telah kembali pulang ke rumah masing-masing.

"Kami juga sudah mengirim beberapa dokumentasi pada saat pelaksanaan, termasuk pendampingan dari pihak LBH," jelasnya.

 

Aksi Aktivis Greenpeace

Sebelumnya, dua spanduk raksasa yang dipasang aktivis Greenpeace Indonesia di Patung Selamat Datang, kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026) pagi.

Dua spanduk tersebut memuat pesan Greenpeace mengenai krisis iklim dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.

Melalui aksi itu, Greenpeace mendesak pemerintah agar lebih serius menangani krisis iklim yang dinilai mengancam keselamatan dan kesejahteraan warga.

Spanduk pertama bertuliskan “Tangani Krisis Iklim, Turunkan Biaya Hidup” dan menghadap ke utara, ke arah Istana Merdeka.

Sementara itu, spanduk kedua bertuliskan “Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah, Apa Kerja Pemerintah?” dan menghadap ke selatan Bundaran HI.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6