Sukses

Anisa Bahar Menggugat Balik Memo Sanjaya

Liputan6.com, Jakarta: Perseteruan antara artis dangdut Anisa Bahar dan Memo Sanjaya semakin runcing. Senin (2/6), Anisa yang berjuluk "Ratu Goyang" kembali mengadukan pria yang mengaku pernah menikahinya secara siri atau bawah tangan itu kepada Kepolisian Daerah Metro Jaya. Pengaduan ini berselang hampir dua pekan setelah Memo menggugat Anisa secara perdata.

Kepada polisi, Anisa yang didampingi kuasa hukumnya Gusti Randa dan Tim Pembela Wanita Yatrini menyatakan, nama baiknya tercemar menyusul pengaduan Memo. Anisa juga tetap membantah dirinya pernah menikah dengan Memo. Kendati demikian, dalam laporannya, wanita kelahiran 20 November 1980 ini tak menyebut-nyebut nama kedua putrinya--Jelita Tofani (13) dan Juwita Tofani (8)--hasil hubungan selama delapan tahun dengan Memo.

Sedangkan anggota Tim Pembela Wanita Yatrini, Dhani, yang menemani Anisa mengatakan bahwa perkara itu adalah produk kekerasan terhadap perempuan. Pandangan ini diamini Anisa. Si Ratu Goyang ini menegaskan, kedua putrinya sebagai hasil perkosaan dan kekerasan selama delapan tahun hubungan dirinya dengan Memo. Namun, anehnya, Anisa selama ini tak pernah mengadukan kasus tersebut sebagai tindak kekerasan apalagi perkosaan.

Saling bantah antara Anisa dan Memo bermula ketika sebuah kabar burung muncul, awal Mei silam. Seperti dilansir www.sctv.co.id, Anisa disebut-sebut pernah menikah dan mempunyai dua anak dari hasil perkawinannya pada 1989. Kemudian, Memo membenarkan bahwa dirinya sempat menikahi Anisa secara siri. Menurut Memo, mereka pernah bergabung dalam satu grup, yaitu grup musik dangdut Morita. Di band itu posisi Anisa adalah vokalis. Nah, sejak pertemuan mereka di band itu, Anisa dan Memo sepakat menikah. Mereka menikah di bawah tangan. Soalnya, orang tua Anisa tak setuju.

Anisa yang mendengar kabar dan pengakuan Memo langsung membantah. Dia mengaku belum pernah menikah. Apalagi sudah mempunyai anak. Tak sampai sebulan gosip itu beredar, Anisa akhirnya mengaku bahwa dia memang mempunyai dua orang anak. Seorang di antaranya yang beberapa waktu silam sering tampil di tayangan hiburan sejumlah televisi swasta. Pengakuan ini disampaikan oleh penasihat hukumnya, Gusti Randa.

Anehnya, meski mengaku sudah punya anak, perempuan berambut panjang itu tak mengaku pernah menikah dengan Memo. Ani malah mengadukan Memo ke Polda Metro Jaya, 12 Mei silam. Alasannya, nama baiknya tercemar. "Berita itu sudah mengganggu ketenangan hidup saya," kata saudara kembar penyanyi dangdut Dewinta Bahar ini.

Sedangkan menyoal anak-anak Anisa, Gusti Randa mengatakan bahwa seorang di antaranya tinggal dengan kliennya. Sementara yang bungsu ada dengan bapaknya. "Yang di tempat Memo itu tak diberikan [hak pengasuhannya kepada Anisa]. Tapi dieksploitasi. Seolah-olah si ibu kandung tak peduli," ungkap Gusti.

Tak mau kalah dengan Anisa, sehari kemudian, Memo yang didampingi pengacaranya, Hotman Paris Hutapea balik melaporkan bekas istrinya itu. Memo melaporkan dugaan fitnah, pencemaran nama baik, dan perbuatan tak menyenangkan. Anisa dituduh membuat laporan palsu karena tak mengakui Memo sebagai ayah biologis kedua putrinya. "Kalau Anisa mau mengakui, kita akan cabut gugatan," kata Hotman.

Memo yang tersinggung karena tak diakui mengatakan berani membuktikan bahwa dia adalah ayah dari kedua putri mereka. "Demi Allah. Saya mau sumpah pocong dan [tes] Deoxyribonucleic Acid (DNA) sekalipun," kata Memo serius. Bahkan, menurut Memo, keluarga Anisa juga tahu bahwa dia pernah menikah dan mempunyai dua anak dengan Anisa.

Serangan pihak Memo lantas ditanggapi Anisa. Kubu Anisa pun menggelar konferensi pers. Sambil menangis, biduan yang terkenal dengan goyang patah-patahnya ini mengaku diperkosa Memo. Anisa mengaku peristiwa tersebut terjadi saat dirinya masih kelas dua sekolah menengah pertama. Saat itu, Memo mengajak Anisa latihan di rumahnya. Suasana rumah yang sepi tak membuat Anisa curiga lantaran dia merasa tak akan terjadi apa-apa, selain latihan menyanyi. Tiba-tiba, dia menuturkan, Memo menyuruhnya ke lantai atas. "Di situ, Ani diperkosa," katanya sambil tersedu sedan. Dia juga mengaku selama ini tidak mau menceritakan perihal tersebut. "Karena ini aib," kata Anisa lagi.

Memo, musisi asal Tangerang, Banten, itu jelas tak menerima sejumlah bantahan Anisa. Pekan keempat Mei silam, Memo yang diwakili pengacaranya Hotman Paris Hutapea menggugat perdata Anisa senilai Rp 101 miliar. Tak tanggung-tanggung, stasiun Televisi Republik Indonesia, Metro TV, Racawali Citra Televisi Indonesia, Indosiar, Lativi, Surya Citra Televisi, ANteve, Televisi Pendidikan Indonesia, dan Trans TV juga menjadi tergugat.(ANS/Nina Bahri dan Agung Nugroho)