Sukses

HEADLINE: Debat Perdana Capres soal HAM hingga Korupsi, Bakal Dongkrak Elektabilitas?

Liputan6.com, Jakarta - Debat perdana Pilpres 2024 akan digelar Selasa (12/12/2023) malam. Debat ini mengambil tema Pemerintahan, Hukum, HAM, Pemberantasan Korupsi, Penguatan Demokrasi, Peningkatan Layanan Publik dan Kerukunan Warga.

Debat akan berlangsung di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai pukul 19.00 WIB. Ketiga Capres Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo bakal menyampaikan gagasan, visi-misi sesuai dengan tema.

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Arifki Chaniago berharap dapat melihat debat yang memberikan solusi-solusi tentang problematika hukum di negeri ini, melihat bagaimana nilai tawar para kandidat terkait kebijakan hukum sebagai calon pemimpin.

"Poin yang saya garisbawahi apakah tema masih dijawab dengan gimik politik? Atau justru sebaliknya, para kandidat bisa menyampaikan sebuah solusi konkret misalnya untuk pemberantasan korupsi," kata Arifki kepada Liputan6.com, Senin (11/12/2023).

Ia memprediksi debat pertama nanti akan mengarah kepada hal yang lebih substansial, dimana semua capres akan bermain sesuai dengan narasi masing-masing.

"Misalnya nanti ketika mengarah ke Anies, bisa saja yang ditonjolkan lebih ke arah sikap oposisinya atau kritikan terhadap pemerintah Jokowi. Jika ke Prabowo akan lebih melihat terhadap peluang dan hal yang sangat baik dan mendapat rating yang bagus dalam penegakan hukum, maka poin itu yang akan menjadi pembeda dengan Anies."

Sementara Ganjar, menurut Arifki, masih sulit ditebak. Jika memainkan posisi pengkritik, Ganjar harus ingat posisi cawapresnya Mahfud Md sebagai Menko Polhukam.

"Artinya Ganjar belum jelas akan bermain di narasi yang mana. Sebab tema hukum ini kunciannya di pemerintah dan di sana ada Mahfud dan Yasonna Laoly (Menkumham dari PDIP)."

Siapa Kuasai Isu Hukum?

Pendiri Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) Hendri Satrio menilai, ketiga capres sama-sama memahami isu hukum, tinggal bagaimana penyampaiannya.

"Tapi kadang-kadang paham itu kan tidak berarti menguasai juga. Nah selain Prabowo, yang lain masih baru di dalam debat capres ini. Jadi kita lihat saja. Bedanya Pak Prabowo sekarang dengan di 2014, 2019 dia bisa punya gagasan. Kalau sekarang paling yang dijual 'Hidup Jokowi'. Beda sama yang kemarin, justru tidak ada keleluasaan gagasan yang bisa diutarakan oleh Prabowo," kata Hendri kepada Liputan6.com, Senin (11/12/2023).

Hendri memprediksi ketiga capres tidak akan saling serang. Isu lebih kepada soal penguatan KPK dan lain-lain.

"Enggak mungkin serang individu, itu membahayakan visi dan gagasan. Kalau buka-bukaan, kalau kebuka semua repot, kayak food estate misalnya itu juga jadi masalah sendiri. Jadi menurut saya mereka enggak akan saling serang pribadi dan lebih banyak mengungkapkan gagasan penanggulangan korupsi," tambahnya.

Hendri berharap dalam debat perdana ini ada saling tarung gagasan, bukan cuma penyampaian visi-misi, tapi juga ada kritisi gagasan yang disampaikan oleh capres yang lain.

"Jadi memamg benar-benar ada uji gagasan di antara mereka bertiga. Jadi enggak hambar, kalau di 2019 hanya paparan saja. Ini mudah-mudahan sekarang ada gagasan yang disampaikan, tapi ada gagasan juga yang dipertahankan."

Debat Pengaruhi Elektabilitas?

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, mengaku yakin debat akan mempengaruhi elektabilitas para capres. Apalagi persentase yang belum menentukan pilihan cukup tinggi.

"Survei Litbang Kompas 28,7 persen masih bingung, masih belum tergoda, masih galau, artinya itu bisa dipengaruhi oleh debat. Jadi debat bisa berpengaruh terkait dengan elektabilitas maupun pilihan masyarakat. Debat tentu akan berpengaruh terhadap preferensi kandidat," kata Ujang kepada Liputan6.com, Senin (11/12/2023).

Ujang mengaku yakin masyarakat ingin melihat performance terbaik dari para kandidat. Mulai dari penyampaian visi-misi, program-program dan gagasannya mengenai hukum.

"Ini agar kita semua bisa mengkur kapasitas mereka sebagai capres-cawapres, apakah memang layak atau tidak," tambahnya.

Hal senada dikatakan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno. Publik, kata Adi, berharap semua calon akan tampil maksimal, menunjukkan performa terbaiknya.

"Baik dari kedalaman visi misi, gaya bicara, intonasi, serta kualitas materi debat. Di situ akan kelihatan siapa yang paling berkelas. Dan jelas debat mempengaruhi elektabilitas, meski tak terlampau signifikan. Terutama untuk kelas menengah ke atas, pemilih rasional dan kritis, debat akan berpengaruh pada pilihan politik," ucap Adi kepada Liputan6.com, Senin (11/12/2023).

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 5 halaman

Durasi Debat Perdana Pilpres 2024 Selama 150 Menit, Dibagi 6 Segmen

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari mengungkapkan, total durasi debat perdana Pilpres 2024 akan berlangsung selama 150 menit. Durasi debat tersebut terpecah kepada sejumlah sesi, dengan durasi bersih debatnya adalah 120 menit.

"Totalnya 150 menit, untuk debatnya 120 menit, dibagi enam segmen dan di antara segmen ada jeda iklan waktunya kurang lebih lima menit," kata Hasyim saat jumpa pers di Kantor KPU Republik Indonesia, Jakarta, Senin (11/12/2023).

Hasyim menambahkan, 11 panelis yang ditunjuk dan menandatangani pakta integritas, sudah bekerja dalam menyusun soal yang akan menjadi bank soal selama debat. Selain itu, mereka sudah dikarantina sejak dua hari lalu agar menjaga profesionalitas.

"Panelis sudah bekerja dan moderator yang akan memimpin debat capres, mereka sudah siap," ucap Hasyim.

Komisioner KPU August Mellasz menambahkan, enam segmen tersebut adalah satu, pembukaan pembacaan tata tertib dan penyampaian visi misi dan program kerja.

"Segmen kedua dan ketiga, pendalaman visi misi dan program kerja , pertanyaan dan interaksi antara pasangan calon yang lain. Segmen empat dan lima yaitu tanya jawab dan tanggapan di sana akan terjadi proses interaksi tanggapan lontaran pertanyaan dari pasangan calon dan direspon antara calon dengan calon yang lain dan terakhir adalah segmen penutup," tandas August.

KPU Pastikan Debat Pilpres Tidak Berjalan Seperti Cerdas Cermat

Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari memastikan, teknis debat perdana Pilpres 2024 tidak berlangsung seperti konsep cerdas cermat.

“Supaya debatnya ini enggak terkesan monoton, enggak seperti cerdas-cermat, maka satu segmen itu ada 3 pertanyaan, kemudian masing-masing capres itu nanti sebelum memasuki perdebatan akan mengambil dulu secara acak (pertanyaan) dan setelah mendapatkan pertanyaannya, moderator akan menyampaikan isi dari pertanyaan tersebut,” kata Hasyim.

Hasyim melanjutkan, pertanyaan yang sudah dibacakan oleh kandidat pertama boleh ditanggapi oleh kandidat dua dan kandidat tiga. Usai saling memberi tanggapan terhadap jawaban kandidat pertama, di akhir segmen kandidat pertama diperkenankan memberi jawaban pamungkasnya terhadap tanggapan dua kandidat lain.

“Supaya kemudian clear di bagian perdebatan itu dan bisa dikatakan segmen yang disediakan untuk berinteraksi antar calon bakal lebih banyak ada di segmen dua sampai lima modelnya semua interaksi dengan pertanyaan yang diajukan oleh panelis,,” jelas Hasyim.

Terkait segmen satu, Hasyim mengungkap para kandidat akan lebih difokuskan terhadap visi, misi dan program. Meski masih ada bagian penajaman namun tidak sedetail segmen dua, tiga, empat dan lima.

“Segmen enam penutupan atau closing statement, jadi sesi penutup tanpa pertanyaan,” ungkap Hasyim.

3 dari 5 halaman

Jelang Debat Perdana, Anies Istirahat dari Kampanye

Calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan istirahat sejenak dari rutinitas kampanye jelang debat perdana capres Pilpres 2023. Debat perdana capres diketahui akan berlangsung pada Selasa, 12 Desember 2023.

"Oh iya (istirahat), tiap hari kan ada persiapan-persiapan kan baik itu untuk kampanye, sekarang persiapan untuk pelaksanaan debat ya. Jadi semua itu perlu dipersiapkan," ujar Captain Timnas AMIN Muhammad Syaugi Alaydrus di Sekretariat Timnas AMIN, Jalan Diponegoro 10, Jakarta Pusat, Minggu (10/12/2023).

Syaugi menyebut, Anies maupun pendampingya cawapres Muhaimin Iskandar tak masalah dengan urusan debat. Syaugi memastikan keduanya siap menghadapi segala kegiatan dalam Pilpres 2024 karena sudah dipersiapkan matang bersama Timnas AMIN.

"Selama kita punya perencanaan yang baik meng-organize organisasi kemudian ambil keputusan. Jadi itu yang selalu disampaikan oleh Pak Anies maupun Pak Muhaimin. Sehingga setiap kegiatan itu direncanakan dengan baik," ujar Syaugi.

AMIN Siap Hadapi Debat

Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin (AMIN) tak ragu dalam menghadapi Pilpres karena terbiasa dengan program Desak Anies dan Slepet Imin.

Desak Anies dan Slepet Imin merupakan program yang berkonsep anak muda bertanya dan dijawab langsung oleh Anies serta Cak Imin.

"Selama ini dengan program Desak Anies itu bukan mudah loh itu, ya kan, Slepet Imin juga, kan. Jadi itu sudah terlatih lah beliau-beliau itu," ujar Captain Timnas AMIN Muhammad Syaugi Alaydrus.

Kegiatan Desak Anies sudah masuk episode keenam dan terakhir digelar di Lampung. Sementara program Slepet Imin sudah dihelat dua kali dan terakhir dilaksanakan di Medan, Sumatra Utara.

Syaugi menekankan, Anies dan Muhaimin akan mematuhi pelaksanaan debat Pilpres 2024. Kegiatan itu sebagai ajang untuk menegaskan kembali visi dan misi dari masing-masing paslon agar kian diketahui publik.

"Masyarakat atau rakyat kita hormati untuk bisa mengetahui bagaimana kemampuan masing-masing paslon ini, untuk menyampaikan visi dan misinya serta bisa berargumen bagaimana, kenapa menyampaikan visi itu. Sehingga bisa dijawab dengan baik, lantang, dan lugas, serta benar," kata Syaugi.

4 dari 5 halaman

Persiapan Prabowo Jelang Debat Perdana: Baca, Renang, dan Minum Jamu

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto tidak memiliki persiapan khusus menjelang debat perdana Pilpres 2024. Prabowo hanya membaca, berolahraga renang, sampai minum jamu.

"Pak Prabowo persiapannya enggak ada yang khusus beliau persiapannya ya seperti biasa membaca mendengar kemudian tetap berolahraga berenang, minum jamu," ujar Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di Gedung Juang, Menteng, Jakarta, Minggu (10/12/2023).

Dia mengatakan, Tim Kampanye Nasional (TKN) tidak menyiapkan pakar khusus untuk membantu persiapan debat Prabowo-Gibran. Karena temanya bukan jadi masalah bagi Prabowo dan Gibran.

"Saya cek tadi kemarin tidak ada masalah karena masalah-masalah misalnya dalam debat pertama temanya kan soal pemerintahan, hukum hak asasi manusia dan demokrasi, kalau enggak salah itu ya, itu kan saya kira sesuatu yang sudah dipahami secara umum secara jamah, oleh Pak Prabowo dan Mas Gibran," ujar Muzani.

Sementara, wakil ketua MPR ini berharap ajang debat menjadi agenda pengganti penyusunan kerja pemerintah. Karena kesempatan debat ini menjadi ajang para calon presiden untuk menyampaikan program kerja yang akan dikerjakan menjadi presiden.

"Diucapkan pada saat kampanye pada saat debat, jadi debat itu adalah forum yang digunakan untuk memaparkan program kerja capres dan cawapres," jelas Muzani.

Berpengalaman

Direktur Juru Debat Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko mengatakan sosok Prabowo tak perlu ada persiapan khusus lantaran pengalamannya dalam berdebat sudah teruji saat Pilpres 2019 lalu.

"Yang jelas kita kemarin banyak bicara tentang reformasi birokrasi, HAM, penegakan hukum sebagai satu hal yang menjadi, kan Pak Prabowo ini waktu saya masih beda kubu dia periode 2014-2019 kan kita sudah mengikuti jalannya debat waktu beliau jadi capres sebelumnya, jadi menurut saya Pak Prabowo tidak harus diajari lagi ya," jelas Budiman.

Budiman menyampaikan, Prabowo juga pernah ikut debat sejak menjadi cawapres Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Pilpres 2009 lalu.

"Beliau bisa menjawab persoalan itu (HAM). Mungkin yang berkaitan dengan reformasi birokrasi, politik demokrasi, dan HAM ya isu terbaru saja yang memang harus kita siapkan," tandas Budiman.

5 dari 5 halaman

Siti Atikoh Bantu Ganjar Siapkan Psikologis Jelang Debat Capres

Istri dari calon presiden (Capres) nomor urut tiga Ganjar Pranowo, Siti Atikoh menyatakan ikut membantu sang suami mempersiapkan diri dari sisi psikologis jelang debat perdana capres pada Selasa, 12 Desember 2023.

"Saya lebih ke mempersiapkan dari sisi psikologisnya," kata Atikoh ditemui usai menghadiri Senam Sicita PDIP di alun-alun Serang, Banten, Senin (11/12/2023).

Dia menyampaikan, dari persiapan lainnya, Ganjar Pranowo-Mahfud Md sepenuhnya siap mengikuti tahapan debat yang telah dicanangkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Insyaallah kalau Mas Ganjar sama Pak Mahfud sudah siap, insyaallah," kata Atikoh.

Adapun debat perdana antar capres akan berlangsung esok hari di Kantor KPU RI. Atikoh bakal mendampingi Ganjar menjalani debat Pilpres 2024.

"Insyaallah, itu bagian dari men-support Mas Ganjar," ujar dia.

TPN Ganjar-Mahfud Harap Debat Capres-Cawapres Jadi Pertarungan Gagasan Tanpa Rekayasa

Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md, Hasto Kristiyanto merespons positif ditekennya pakta integritas oleh para panelis perdana debat capres-cawapres Pilpres 2024. Dia menyebut, hal itu sebagai suatu hal yang lazim guna mencegah manipulasi hukum.

Sebab, Hasto mengaku menerima banyak laporan dari para kader yang mendapatkan intimidasi jelang pemilihan umum (Pemilu) 2024. Adapun hal ini disampaikannya usai safari politik di Gedung Catur, Kota Serang, Banten, Minggu (10/12/2023).

"Ya memang integritas di dalam seluruh tahapan Pemilu itu sangat baik karena kita melihat, tadi saya mendapat laporan begitu banyak intimidasi," kata Hasto.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) ini menilai, adanya intimidasi itu menunjukkan ada pihak yang khawatir terhadap gerakan rakyat, terhadap calon pemimpin yang baik saat ini.

"Maka, di dalam KPU pun terkait dengan para panelis yang semua harus membuat pakta integritas itu sudah seharusnya, sudah sewajarnya," ujar dia.

Oleh sebab itu, Hasto berharap debat capres dan cawapres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal menjadi pertarungan gagasan tanpa rekayasa. Rakyat bisa memilih pemimpin dari gagasan yang disampaikan.

"Betul-betul menjadi pertarungan gagasan yang otentik, pertarungan gagasan yang tidak ada suatu rekayasa, pertarungan gagasan yang menunjukkan komitmen terbaik tentang jati diri pemimpin yang ditunjuk dari visi misi dan programnya, bukan dari mendompleng siapa," ungkap dia.

"Nah ini sehingga kami menyambut baik bahwa debat harus menjadi pertarungan gagasan dan ini akan dilihat seluruh rakyat Indonesia dan Ganjar-Mahfud siap untuk melakukan debat," tandasnya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini