Sukses

Ibunda Jokowi Wafat, Menag Imbau Umat Islam Salat Gaib

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Agama Fachrul Razi mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya ibunda Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo.

"Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun. Turut berduka atas wafatnya Ibunda Bapak Presiden Joko Widodo, Hj Sujiatmi Notomiharjo. Semoga Almarhumah diterima semua amal ibadahnya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah," tutur Fachrul melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (25/3/2020).

Selain mengucapkan duka, Fachrul pun mengimbau kepada umat Islam untuk bisa melaksanakan salat gaib untuk ibunda Jokowi.

"Mari kita umat Islam Indonesia masing-masing melaksanakan salat gaib dan mendoakan Almarhumah husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran," ucap dia.

Tak hanya itu, ia juga berharap agar seluruh masyarakat Indonesia dapat mendoakan kepergian ibunda Jokowi.

"Bagi yang non muslim, mohon berkenan mendoakan sesuai kepercayaan agama masing-masing," pungkas Fachrul.

 

2 dari 3 halaman

Ibunda Jokowi Tutup Usia

Presiden Joko Widodo atau Jokowi langsung terbang menuju Solo usai sang Ibunda dikabarkan meninggal dunia hari ini, Rabu (25/3/2020).

"Presiden dalam penerbangan menuju Solo saat ini," kata Deputi Bidang Protokol Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Mahmudin kepada Liputan6.dom di Jakarta.

Ibunda Presiden, Sujiatmi Notomiharjo, tutup usia pukul 16.45 WIB, Rabu 25 Maret 2020.

"Saya mendapatkan berita dari Mensesneg Pratikno Berita Duka Innalillahi wa innaillaihi rojiun Eyang Notomiharjo, Ibunda Bapak Presiden wafat di Solo pukul 16.45 tadi," kata Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu.

Dia pun meminta masyarakat untuk ikut mendoakan arwah ibunda Jokowi. "Mohon doanya semoga almarhumah husnul khotimah," tulis Fadjroel.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Ibu Jokowi Sempat Berobat ke RSPAD untuk Sembuh dari Kanker
Artikel Selanjutnya
Ibunda Wafat, Jokowi Perintahkan Menteri Tetap Fokus Tangani Corona Covid-19