Sukses

Alasan TNI AD Buat Patung Bung Karno di Akademi Militer Magelang

Liputan6.com, Jakarta - Patung Presiden Pertama RI Sukarno atau Bung Karno resmi berdiri di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Megawati Soekarnoputri, putri Soekarno, meresmikan langsung patung tersebut.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, menjelaskan alasan mendirikan patung proklamator bangsa tersebut.

"Kita ingin memberikan penghargaan secara proporsional, semua yang berafiliasi dengan militer academy (akademi militer). Presiden Soekarno yang punya afiliasi langsung dengan akademi militer, sudah saatnya mendapatkan penghargaan yang proporsional. Itulah kita wujudkan dalam bentuk patung," kata Andika di Akademi Magelang, Jawa Tengah, Jumat (7/2/2020).

Keberadaan patung tersebut diharapkan membuat para perwira muda TNI AD tahu sejarah bangsa.

"Sehingga, generasi muda, perwira-perwira TNI Angkatan Darat mereka tahu bagaimana cerita sebenarnya dan di tengah kesulitan saat itu, tetapi dengan kemauan keras melahirkan satu sekolah militer dalam level akademi, yang dimiliki oleh negara-negara maju, merupakan suatu pikiran keras yang harus dijadikan contoh bagi mereka semua," ungkap Andika.

Di tempat yang sama, Gubernur Akmil Mayjen TNI Dudung Abdurachman, menjelaskan awal mula patung tersebut bisa berdiri.

"Untuk kita ketahui bersama dengan keberadaan patung Ir Sukarno, Presiden kesatu di dalam kesatrian akademi militer ini, sebagai simbol, untuk menghormati dan mengabadikan perjalanan perjuangan bersejarah sang proklamator sekaligus tokoh founding father bangsa Indonesia," kata Dudung.

Diharapkan, sosok Sukarno bisa sebagai panutan dan teladan taruna-taruni sebagai calon pimpinan TNI AD dan TNI masa depan. Sehingga para taruna taruni akan tahu bahwa tokoh nasional betul-betul berjuang dan bertekad mempersiapkan penerus bangsa yang akan datang.

2 dari 3 halaman

Peletakan Pertama oleh Bung Karno

Andika menceritakan proses teknis pembuatan patung yang berawal dari kunjungan Irjen TNI, Letjen Muhammad Herindra. Kepada Herindra, Dudung menyampaikan bahwa ada sebuah tiang di hall utama yang merupakan peletakan pertama oleh Bung Karno ketika akademi itu dibuka.

Hal itu kemudian dilaporkan kepada Kepala Staf Angkatan Darat, yang memerintahkan Dudung segera membuatkan patung Bung Karno.

"Direspon bapak KSAD, Mas Dudung buatkan, tapi harus persis betul," imbuhnya.

Akhirnya patung itu mulai dikerjakan. Setelah selesai dan sebelum diresmikan, terlebih dahulu mendapat persetujuan dari sang kepala staf.

"Bapak KSAD acc. Pembuat patungnya Pak Dunadi, jadi memang sudah profesional Pak Dunadi ini. Berawalnya demikian, sehingga pada saat itu patung ini bisa kami buat," pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: