Sukses

Gubernur Papua: Segera Selesaikan Kasus Hukum Terkait Pernyataan Berbau Rasis

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Papua Lukas Enembe mengeluarkan sejumlah imbauan terkait dengan kondisi yang terjadi di Papua. Dalam belakangan ini, Bumi Cendrawasih tersebut memanas akibat adanya unjuk rasa masyarakat yang disertai aksi anarkhis.

Unjuk rasa ini merupakan imbas dari peristiwa di asrama mahasiswa Papua di Kota Surabaya, yang diwarnai ucapan berbau rasis. Untuk itu, Lukas meminta pemerintah agar menyelesaikan kasus hukum terhadap oknum-oknum masyarakat atau oknum aparat tersebut.

"Segera menyelesaikan kasus hukum berkaitan dengan pernyataan berbau rasis," ujar Lukas Enembe dalam keterangannya, Sabtu (1/9/2019).

Selain itu, dia juga meminta aparat TNI Polri agar bersikap persuasif dalam menangani penyampaian pendapat masyarakat Papua di manapun berada. Sebisa mungkin aparat menghindari penanganan secara kekerasan.

"Jangan melakukan penangkapan terhadap masyarakat Papua yang melakukan aksi penyampaian pendapat," ujar dia.

Lukas juga mengimbau seluruh masyarakat Papua agar menjaga ketertiban selama menyampaikan pendapat. Mereka diminta tidak melakukan perusakan fasilitas umum kantor-kantor pemerintah dan bangunan-bangunan milik masyarakat.

"Segala bentuk tindakan di luar kewajaran dan membahayakan bagi masyarakat umum yang dilakukan masyarakat yang menyampaikan pendapat agar ditindak tegas sesuai ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku," ujar dia.

 

2 dari 3 halaman

Berkoordinasi dengan Aparat

Dalam menyampaikan pendapat, masyarakat Papua dimana saja berada diimbau berkoordinasi dengan pihak keamanan. Hal ini untuk menghindari adanya pihak-pihak lain yang akan memanfaatkan atau menunggangi aksi dengan kepentingan mereka dengan cara-cara yang anarkis untuk merusak perdamaian di Provinsi Papua

Selanjutnya, ia berharap kehadiran masyarakat Papua di berbagai wilayah provinsi di Indonesia harus diperlakukan sama. Hal ini merupakan komitmen bersama sebagai anak-anak bangsa untuk mewujudkan Papua damai berdaulat secara politik dan mandiri secara ekonomi serta beretika secara budaya

"Mari bersama-sama dengan prinsip kasih menembus perbedaan untuk melakukan perubahan Papua demi kemuliaan rakyat Papua dalam bingkai NKRI," ujar Lukas Enembe.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Bertemu Kepala Daerah, DPR Dukung Pembentukan Papua Tengah Lewat UU Otsus
Artikel Selanjutnya
Mahfud Md Temui Parlemen Selandia Baru, Sempat Bahas Papua