Sukses

Ambles, Jalan Antar-Kecamatan di Bogor Tak Bisa Dilalui Kendaraan

Liputan6.com, Bogor - Jalan penghubung di wilayah Utara Kabupaten Bogor, Jawa Barat ambles akibat longsor saat hujan deras pada Rabu (28/8/2019) petang. Akibatnya, kendaraan roda empat tidak bisa melintas, akses transportasi dialihkan ke jalur lain.

Tak hanya itu, tebing longsor juga menyeret dua tiang listrik milik PT PLN ke tepi Sungai Citempuhan.

Badan jalan yang ambles sepanjang 15 meter dan lebar 6 meter tersebut berada di ujung Jembatan Paranje, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Sulaeman, warga sekitar menuturkan, badan jalan yang ambles itu menghubungkan empat kecamatan, yakni Kecamatan Ciampea, Leuwiliang, Rumpin dan Kecamatan Parungpanjang.

"Kejadiannya Rabu petang kemarin saat diguyur hujan," kata Sulaeman, Kamis (29/8/2019).

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, warga memasang pembatas dari bambu di seputar longsoran hingga Jembatan Paranje. Sebab, selain membelah separuh badan jalan juga dinding sebelah kiri jembatan tersebut sudah mengalami retak dampak longsor.

"Untuk kendaraan roda empat dialihkan ke ruas Gobang," kata Sulaeman.

 

2 dari 3 halaman

Tidak Bisa Dilintasi

Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Rumpin, Mulyadi mengatakan, jalan ambles terjadi setelah wilayah Bogor diguyur hujan deras selama beberapa jam. Akibatnya tebing di bawah badan jalan longsor.

"Setengah bagian jalan di atasnya ambles cukup panjang," kata Mulyadi.

Kondisi ini ungkap Mulyadi berdampak pada arus kendaraan baik yang akan ke Rumpin-Parungpanjang maupun Leuwiliang-Ciampea. Untuk semua jenis kendaraan tidak bisa melintas.

"Sepeda motor masih bisa, tapi harus hati-hati," ucap Mulyadi.

Pemerintah kecamatan sudah berkoordinasi dengan Pemkab Bogor untuk segera dilakukan penanganan. Upaya perbaikan perlu cepat dilakukan karena jalur tersebut merupakan akses utama antar kecamatan dari wilayah Utara menuju wilayah Barat.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini: