Sukses

KNKT Bergelut dengan Buku Ribuan Halaman untuk Ungkap Jatuhnya Lion Air

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Subkomite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo menuturkan proses investigasi jatuhnya Lion Air PK-LQP masih memakan waktu. KNKT masih pada tahap mempelajari cara kerja pesawat yang jatuh di perairan Tanjung Kerawang, Bekasi, Jawa Barat, itu. 

Selain data fisik yang diperoleh, prosedur yang ditempuh terkait penanganan pesawat juga dikaji. KNKT membedahnya melalui buku-buku yang menjadi rujukan.

"Ini yang sedang kita pelajari, bukunya tebal banget, ribuan halaman. Saya aja liatnya pusing," kata Nurcahyo di Kantor KNKT, Jakarta Pusat, Kamis (29/11/2018).

Nurcahyo menuturkan, kesaksian teknisi mesin juga didalami. Mereka mengaku bekerja sesuai buku panduan dalam memperbaiki dan memeriksa pesawat Lion Air PK-LQP.

"Kan, banyak sekali judul. Apakah dia memilih judul yang sesuai. Kalau memang judulnya sesuai, apakah itu bisa menyelesaikan masalah. Itulah yang sedang kita pelajari," ucap Nurcahyo.

Menurut dia, keseluruhan proses investigasi bisa memakan waktu dua bulan. "Untuk memahami itu kita harus ngerti sistemnya pesawat ini," ungkapnya.

"Jadi, ini sekarang kita juga masih belajar sistem pesawat-pesawat apa. Tapi kita sudah punya datanya, hanya memastikan mengapa yang dilakukan engineer sebelumnya tidak menyelesaikan masalah," ucapnya.

 

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Terkuak, Salah Satu Penyebab Utama Jatuhnya Lion Air JT 610
Artikel Selanjutnya
KNKT Beberkan 9 Faktor Berkontribusi di Kecelakaan Lion Air JT 610