Sukses

Terhambat, Evakuasi Bangkai Kereta

Liputan6.com, Pemalang: Besarnya kerusakan yang diakibatkan tabrakan antara kereta api Argo Anggrek dan Senja Utama di di dekat Stasiun Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah, membuat proses evakuasi terhambat, Sabtu (2/10). Di sisi lain, petugas juga masih berupaya menemukan korban hidup.

Bersamaan dengan proses evakuasi rongsokan kereta, petugas menemukan sesosok jasad penumpang dan menggenapkan jumlah korban tewas menjadi 36 orang [baca: Korban Tabrakan Kereta Maut Bertambah]. Petugas juga menemukan korban hidup yang terperangkap selama enam jam di dalam gerbong.

Akibat tabrakan antar kereta tersebut, hingga kini tercatat  baru 36 korban tewas yang berhasil ditemukan, belum seluruhnya berhasil dievakuasi. Tim penyelamat, juga masih terus berusaha menemukan korban yang masih hidup. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit.

Kecelakaan terjadi ketika kereta api di Stasiun Petarukan, Pemalang, terjadi Sabtu dini hari. Tiga gerbong terguling dan dua gerbong lainnya hancur [baca: KA Argo Bromo Tabrak Senja Utama].(APY/SHA)