Sukses

Merasakan Langsung Pakai Rompi Antipeluru Tim Turn Back Crime

Liputan6.com, Jakarta - Masyarakat terus memenuhi hall di Gandaria City, tempat pameran Polda Metro Jaya bertema Turn Back Crime berada. Berbagai stand dari setiap unit tugas pun tersedia di sana.

Dari berbagai unit tugas yang ada, stand Direktorat Reserse Kriminal Umum jadi tempat favorit. Kali ini bukan karena keberadaan sang diresktur Komisaris Besar Krishna Murti, melainkan sesi foto booth.

Setiap pengunjung berkesempatan berfoto di booth yang disediakan. Inilah istimewanya, pengunjung bisa merasakan langsung bagaimana polisi bertugas, dengan mengenakan rompi antipeluru, helm, dan pistol.

Pengunjung cukup mendaftar di meja yang tersedia, mereka kemudian dibantu petugas mengenakan pakaian itu. Barulah sesi foto dimulai. Mereka bebas berpose apapun sesuai keinginannya.

Seorang pengunjung, Aksan mengaku senang bisa mengenakan pakaian ala polisi. Meski harus menahan beban beratnya rompi antipeluru, namun dia sangat menikmati itu.

"Iya berat juga. Tapi senang," kata bocah 14 tahun itu.


Aksan tidak datang sendiri. Dia ditemani sang ayah yang sibuk mengambil gambar menggunakan kamera ponsel pintarnya.

Pria putih ini rupanya sudah mencari tahu, senjata apa saja yang digunakan polisi dalam bertugas. Dia tahu pistol yang dipegangnya saat berfoto adalah jenia glock.

"Itu glock kalau ditembak tuh berbalik. Aku pernah lihat di Youtube. Papanya teman aku juga punya, karena dia suka main airsoft gun gitu," ujar Aksan menjelaskan.

Dia bahkan penasaran dengan senjata yang dibawa seorang polisi yang berjaga di stand itu. Aksan dengan mudah mengetahui jenis yang dimiliki polisi adalah jenis revolver.

"Om ini asli enggak? Revolver kan? Cara ngisinya satu satu atau yang sudah pakai alat gitu," tanya dia.

Setelah itu, Aksan kembali mendatangi sang ayah yang sudah sedari tadi senyum-senyum melihat tingkah polah sang anak. Sang ayah kemudian menggendongnya dipunggung.

Tak hanya Aksan yang menikmati berfoto dengan pakaian tugas itu. Berat rompi anti-peluru yang mencapai 6 kilogram itu tak menyurutkan niat para pengunjung untuk berfoto.