Sukses

Pemerintahan Jokowi Diakui Konsisten Wujudkan Pemerataan Pembangunan

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) diakui konsisten dalam mewujudkan pemerataan pembangunan. Sejak periode awal hingga memasuki masa akhir jabatannya, Jokowi terus mendorong pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Indonesia.

Komitmen Jokowi merealisasikan pemerataan pembangunan ini mendapat banyak apresasi dari berbagai kalangan. Salah satunya dari kalangan akademisi di Universitas Khairun (Unkhair) Kota Ternate, Ridha Ajam.

Ridha melihat bahwa Jokowi sangat memprioritaskan pemerataan pembangunan demi kemajuan bersama. Hal ini mendorong berbagai aspek kehidupan masyarakat di daerah seperti ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan juga turut meningkat.

“Kita harus akui bahwa pemerintah sangat memprioritaskan pembangunan demi pemerataan. Sehingga daerah-daerah harus memanfaatkan peluang ini untuk membangun daerahnya sendiri,” ujar Ridha seperti dikutip dari keterangan tertulis, Senin (21/11/2022).

Ridha juga melihat bahwa Jokowi berhasil menjalankan strategi untuk menghadirkan pemerataan di Tanah Air, yaitu dengan membangun infrastruktur di wilayah-wilayah yang sebelumnya minim tersentuh program pembangunan.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

Fokus Pembangunan di Indonesia Timur

Menurut Ridha, kebijakan yang diambil Jokowi tersebut sudah sangat tepat. Sebab pemerataan dapat diwujudkan jika seluruh wilayah di Indonesia dapat tersentuh pembangunan infrastruktur yang memadai.

“Saya melihat sekarang pembangunan supaya ada pemerataan ke depan. Maka oleh pemerintah pusat Pak Jokowi difokuskan kepada daerah-daerah yang mengalami keterlambatan pembangunan. Dalam hal ini wilayah timur,” katanya memungkasi.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.