Sukses

Slamet Adriyadi, Pencipta <i>Widuri</i> yang Terlupakan

Liputan6.com, Makassar: Widuri..elok bagai rembulan..oh sayang..Itulah sepenggal syair tembang Widuri yang dipopulerkan Bob Tutupoli, penyanyi asal Maluku, di era 1970-an. Lantaran menjadi top hits, nama Bob Tutupoli turut melambung sehingga diidentikkan dengan Widuri. Tembang itu sendiri diciptakan oleh Slamet Adriyadi.

Slamet mengaku membutuhkan waktu enam bulan menyelesaikan lagu Widuri lengkap dengan notasinya. Inspirasi penciptaan tembang itu, lanjut Slamet, diperoleh di sela waktu sebagai buruh kapal di Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara.

Ketika itu, ia tengah menyendiri di tepi pantai memandangi Laut Jawa ditemani gitar kesayangan sambil menuliskan notasi dan lirik. Selain lagu Widuri, Slamet juga mempopulerkan nama Noor Afni Oktavia dan Ria Resti Fauzi dengan tembang Surat Cinta pada 1983 hingga mendapat penghargaan piringan emas.

Sayang, kemasyuran lagu-lagu ciptaan Slamet tidak sebaik nasibnya. Nama dan kehidupan ekonomi Slamet seolah terpuruk. Dengan modal sedanya, Slamet saat ini mengelola rumah kos di kawasan Panakukkang, Makassar, Sulawesi Selatan.

Slamet kerap menghibur diri dengan dengan rekan dan kerabat sambil bernyanyi yang menjadi obat pelipur lara. Ia tak pernah bosan menunggu pembayaran royalti atas lagu ciptaannya dari Yayasan Karya Cipta Indonesia.

Slamet adalah salah satu contoh pencipta lagu yang tidak beruntung karena pemerintah belum menghargai hak kekayaan intelektual. Lagu dan penyanyi yang membawakan menjadi terkenal dan mendatangkan pundi-pundi uang, tapi tidak untuk sang pencipta lagu.(RMA/Teguh Dwi Hartono)

    Live Streaming EMTEK GOES TO CAMPUS 2018 di Surabaya

    Tutup Video