Pengusaha Bensin Biru Memprotes Penghentian BB2L

Para pengusaha bensin biru merasa tertipu dan dibohongi Pertamina yang menghentikan produksi BB2L. Mereka terancam rugi ratusan juta rupiah karena telah membangun ratusan pompa bensin.

Diterbitkan 02 April 2001, 20:01 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ratusan pengusaha bensin biru memprotes rencana Pertamina menghentikan produksi.
  • Penghentian produksi bensin biru akan merugikan pengusaha ratusan juta rupiah.
  • Pertamina menghentikan produksi bertahap, padahal usaha bensin biru berkembang pesat.

Liputan6.com, Yogyakarta: Ratusan pengusaha pompa bensin mini dan pengecer bahan bakar minyak di Jawa Tengah dan Yogyakarta, memprotes keras rencana Pertamina menghentikan produksi bensin biru dua langkah. Bila ini dihentikan, para pengusaha akan rugi ratusan juta rupiah. Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Pengusaha Kecil Minyak dan Gas Karlana di Yogyakarta, baru-baru ini. Menurut Karlana, ratusan pengusaha bensin biru dan pengecer tersebut kini sedang resah. Pasalnya, Pertamina telah menghentikan produksi bensin biru secara bertahap dari Maret 2001 hingga awal tahun 2002 mendatang. Para pengusaha memprotes sikap Pertamina yang menyuruh berusaha, tetapi setelah dibuka dan modal belum kembali, usaha bensin biru malah ditutup. Menurut Karlana, saat ini jumlah pengusaha bensin biru dan pengecer di Jateng dan Yogyakarta mencapai 400 orang. Perkembangan usaha itu cukup pesat, hingga mencapai 20 persen per tahun. Bensin biru laut memang dikenal ramah lingkungan dan mempunyai prospek ekonomi yang baik.(ORS/Wiwik Susilo dan Mardianto)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • Bensin adalah minyak bumi yang mudah menguap dan mudah terbakar (dipakai sebagai bahan bakar mobil dan sebagainya).
    Bensin adalah minyak bumi yang mudah menguap dan mudah terbakar (dipakai sebagai bahan bakar mobil dan sebagainya).
    Bensin