Liputan6.com, Jakarta - Menyajikan hidangan khas Pulau Dewata di meja makan rumah kini bukanlah hal yang sulit, terutama jika Anda mencoba resep ayam suwir bali tanpa santan. Menu yang sering disebut sebagai ayam pelalah ini menawarkan sensasi rasa pedas, gurih, dan aroma rempah yang begitu kuat meskipun dimasak tanpa menggunakan perasan kelapa.
Keunggulan dari olahan ayam suwir ini terletak pada penggunaan bumbu dasar genep khas Bali yang meresap sempurna ke dalam setiap serat daging ayam. Karena tidak menggunakan santan, daya tahan masakan ini jauh lebih lama dan tidak mudah basi, sehingga sangat pas dijadikan stok lauk pauk andalan di dalam kulkas.Â
Bagi pemula yang baru belajar memasak, hidangan ini sangat mudah untuk dieksekusi karena tahapan pengolahannya terbilang ringkas. Siapkan wajan dan bahan-bahan segar dari dapur Anda, lalu ikuti panduan lengkap meracik ayam suwir khas Bali yang dijamin antigagal berikut ini, dirangkum Liputan6.com pada Rabu (21/10/2026).
Advertisement
Bahan-Bahan Resep Ayam Suwir Bali Tanpa Santan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378746/original/065019900_1792561787-07544c5b-e65f-43de-8991-3a88a1dc8cad.jpg)
Menyiapkan komponen bumbu yang lengkap adalah rahasia utama untuk menghasilkan cita rasa Bali yang otentik dan menggugah selera. Pastikan Anda menggunakan rempah-rempah yang masih segar agar aroma masakan dapat keluar secara maksimal.
Bahan Utama
- 500 gram dada ayam tanpa tulang, cuci bersih
- 2 batang serai, memarkan
- 4 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya dan iris halus
- 2 lembar daun salam
Bumbu Halus
- 8 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 10 buah cabai merah keriting (sesuaikan selera)
- 5 buah cabai rawit merah
- 1 ruas jari kencur dan 1 ruas jari kunyit (bakar sebentar)
- 1/2 sendok teh terasi sangrai
- Garam, gula merah sisir, dan kaldu jamur secukupnya
Bahan Pelapis
- 1 buah jeruk nipis (ambil air perasannya untuk marinasi)
- 3 sendok makan minyak kelapa atau minyak goreng (untuk menumis)
Advertisement
Cara Membuat Ayam Suwir Bali Tanpa Santan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378747/original/069858800_1792561787-71dd1601-9de9-43a1-942a-5c710a200ee4.jpg)
Mengolah menu ini menuntut kesabaran saat merebus dan menumis agar bumbu benar-benar meresap ke dalam daging. Ikuti urutan memasak berikut ini agar hidangan Anda matang sempurna dan tidak berbau amis.
1. Merebus dan Menyuwir Ayam
Lumuri dada ayam dengan air perasan jeruk nipis (bahan pelapis), diamkan 10 menit lalu bilas. Rebus ayam bersama sedikit garam dan daun salam hingga matang dan empuk. Angkat, tiriskan, lalu suwir-suwir dagingnya sesuai selera (jangan terlalu halus).
2. Menumis Bumbu Aromatik
Panaskan minyak kelapa di dalam wajan menggunakan api sedang. Masukkan bumbu halus, serai yang sudah dimemarkan, dan irisan daun jeruk, lalu tumis terus hingga bumbu harum, tanak, dan warnanya sedikit menggelap.
3. Mencampur Ayam dan Bumbu
Setelah bumbu matang, masukkan ayam suwir ke dalam wajan. Aduk rata secara perlahan agar seluruh permukaan daging terbalut oleh bumbu kemerahan. Tuangkan sekitar 50 ml air sisa rebusan ayam (kaldu) agar bumbu lebih mudah meresap.
4. Pematangan dan Penyajian
Masak terus dengan api kecil sambil sesekali diaduk hingga air benar-benar menyusut habis dan bumbu mengering menempel pada ayam. Koreksi rasa, angkat, dan ayam suwir khas Bali siap dihidangkan bersama nasi putih hangat.
Tips Hasil Maksimal Memasak Ayam Suwir Bali
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3331003/original/043462700_1608636635-chicken-breast-279847_1280.jpg)
Agar hasil masakan Anda setara dengan hidangan yang ada di restoran khas Bali, ada beberapa trik khusus yang patut diterapkan. Simak panduan ringan berikut ini untuk menyempurnakan kualitas masakan Anda.
- Gunakan bagian dada ayam karena tekstur seratnya lebih mudah disuwir dan tidak banyak mengandung lemak berlebih.
- Selalu gunakan minyak kelapa asli saat menumis bumbu karena akan memberikan aroma gurih khas masakan Bali yang sangat otentik.
- Membakar kunyit, kencur, dan terasi sebelum dihaluskan adalah kunci utama agar bumbu tidak berbau langu dan rasanya lebih medok.
- Pastikan menumis bumbu hingga benar-benar tanak (keluar minyak) sebelum memasukkan ayam agar masakan tahan lama dan tidak mudah basi.
Advertisement
Kesalahan Umum Mengolah Ayam Suwir Bali Tanpa Santan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365844/original/064895600_1791197585-aa983f6e-d1f0-489c-942c-7dd702aba8a5.jpg)
Banyak orang gagal mendapatkan rasa ayam pelalah yang pas karena melakukan beberapa kelalaian kecil di dapur. Hindari kesalahan-kesalahan mendasar berikut ini agar hidangan Anda tidak berakhir mengecewakan.
- Ayam direbus terlalu lama: Merebus dada ayam terlalu lama akan membuat serat dagingnya menjadi sangat keras, kering, dan alot saat dikunyah.
- Menyuwir ayam terlalu halus: Bentuk suwiran yang terlalu kecil atau hancur akan membuat ayam menyerap bumbu secara berlebihan dan tekstur aslinya hilang.
- Memasukkan air terlalu banyak: Karena tidak menggunakan santan, penambahan kaldu berlebih saat menumis akan membuat masakan menjadi berkuah seperti sup, bukan kering meresap.
Tanya Jawab Seputar Resep Ayam Suwir Bali
Berapa lama ayam suwir ini bisa bertahan?
Jika dimasak hingga benar-benar kering, ayam suwir ini bisa bertahan 2-3 hari di suhu ruang atau hingga 1 minggu di dalam lemari es.
Apakah kencur wajib digunakan?
Ya, kencur adalah salah satu rempah wajib dalam bumbu Bali yang memberikan aroma khas, segar, dan hangat pada hidangan.
Bisakah menggunakan paha ayam?
Bisa saja, namun paha ayam cenderung lebih berlemak dan seratnya sedikit lebih sulit disuwir panjang dibandingkan bagian dada.
Bagaimana cara memanaskan ulang masakan ini?
Cukup sangrai kembali ayam suwir di atas teflon dengan api kecil tanpa tambahan minyak, atau masukkan ke dalam microwave selama 2 menit.
Apakah aman untuk dikonsumsi anak-anak?
Sangat aman asalkan Anda menyesuaikan atau menghilangkan takaran cabai rawit merah agar rasa pedasnya tidak mengganggu pencernaan anak.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378631/original/096164000_1792555787-Screenshot_2026-10-21_103719.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378737/original/019231300_1792561477-cpns_honorer.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378745/original/060094700_1792561787-28b33a1f-55bb-4fd8-8834-6dfdc3e6cd80.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377876/original/076607000_1792481137-Dukungan_untuk_Kelompok_Tani.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378724/original/071398100_1792560449-Gemini_Generated_Image_el7zfcel7zfcel7z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378615/original/063536000_1792554408-Gemini_Generated_Image_p63bktp63bktp63b.jpg)