Sukses

Keren, 2 Hotel di Bali Masuk Top 25 Traveler's Choice Best of the Best 2022 Versi Tripadvisor

Liputan6.com, Jakarta - Tripadvisor, situs perjalanan ternama, kembali melansir daftar hotel terbaik dunia pilihan pelancong, alias Traveler's Choice Best of the Best 2022. Dua hotel di Bali pun mewakili Indonesia dalam daftar tersebut.

Dikutip dari laman resmi Tripadvisor, Selasa (10/5/2022), penghargaan itu diberikan kepada destinasi wisata favorit, hotel, restoran, dan aktivitas wisata berdasarkan ulasan dan opini dari pelancong dan pengunjung restoran di seluruh dunia selama periode 12 bulan terakhir. Traveler's Choice Best of the Best merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan dalam kategori tersebut.

Pemenang penghargaan itu merupakan satu persen terbaik dari seluruh properti atau aktivitas yang terdaftar di Tripadvisor. Untuk subkategori penghargaan tertentu, kriteria kelayakan tambahan diberlakukan, seperti jenis pengalaman tamu atau fasilitas yang ditampilkan di tempat.

Penghargaan itu juga memasukkan pertimbangan bahwa tidak ada insiden serius terjadi selama 12 bulan terakhir. Hotel juga tidak memiliki insiden terkait perilaku diskriminatif oleh staf atau manajemen di properti tersebut. Selain itu, pemilik usaha juga mengadopsi praktik kesejahteraan hewan. Terakhir, pemilik usaha tidak pernah melanggar kebijakan konten Tripadvisor, termasuk pengiriman ulasan palsu, intimidasi pengguna, atau praktik lain yang merusak integritas konten.

Dalam daftar hotel terbaik dunia 2022 pilihan pelancong, Tulemar Bungalows & Villas yang berlokasi di Kosta Rika berada di urutan teratas, menggeser Hotel Colline de France di Gramado, Brasil yang tahun ini bertengger di peringat ke-2.

Di posisi ketiga adalah Ikos Aria di Kefalos, Yunani, diikuti Romance Istanbul Hotel di Istanbul, Turki; THE OMNIA di Zermatt, Swiss; Kayakapi Premium Caves - Cappadocia di Urgup, Turki; dan Six Senses Laamu di Pulau Olhuveli, Maladewa di posisi ke-7. Berikutnya adalah Hamanasi Adventure and Dive Resort di Hopkins, Belize, dan Padma Resort Ubud di Bali yang menempati posisi ke-9.

Daftar 10 besar ditutup BLESS Hotel Madrid di Madrid, Spanyol. Satu lagi hotel di Bali yang masuk daftar tersebut terdapat di urutan ke-19, yakni The Royal Purnama yang berlokasi di Sukawati, Gianyar.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Padma Resort Ubud

"Kami tahu tidak ada satu pendekatan untuk semua dalam perencanaan perjalanan. Beberapa wisatawan mencari penginapan yang unik, mulai dari hotel gua hingga bungalow di atas air, sementara yang lain mencari B&B yang unik," kata Kanika Soni, chief commercial officer untuk Tripadvisor, dalam siaran persnya pada CNN Travel.

Ia menambahkan, "Apa pun jenis perjalanan yang Anda cari, Travellers' Choice tahun ini, dengan pemenang yang tersebar di enam benua dan 90 negara, menampilkan rekomendasi teratas dari wisatawan lain."

Padma Resort Ubud merupakan bagian dari jaringan Padma Hotels yang propertinya tersebar di Bali, Bandung, dan Karawang. Dikutip dari laman resmi hotel tersebut, resor itu berlokasi di lembah sungai berpemandangan terbuka ke hutan bambu Payangan di Ubud. 

Hotel bintang lima ini memiliki 149 kamar yang setiap unitnya diklaim menawarkan pemandangan menakjubkan. Properti yang menempati area seluas 11 hektare itu menyediakan fasilitas kolam renang infiniti sepanjang 89 meter dan restoran kelas dunia. 

Mengutip situs Tripadvisor, akomodasi yang berlokasi di Banjar Carik, Desa Puhu, Payangan itu memperoleh poin lima dari lima yang berarti sempurna. Sebanyak 3.777 ulasan yang masuk memberikan beragam ulasan positif, terutama soal kebersihan dan servis kepada para tamu.

Di tengah hutan tersebut, tamu bisa menikmati suasana sekitar sambil bersepeda. Fasilitas itu juga tersedia di hotel. Harga kamar yang ditawarkan mulai dari Rp2,4 jutaan dengan tipe kamar yang tersedia dari premier hingga two-bedroom suite.

3 dari 4 halaman

The Royal Purnama

Sementara itu, The Royal Purnama adalah hotel butik yang menawarkan pengalaman menakjubkan dengan hanya mengizinkan tamu sudah berusia lebih dari 12 tahun. Dalam situs web resmi, mereka mengklaim tempat itu sempurna untuk mereka yang berbulan madu, pasangan, rombongan keluarga, maupun kelompok pertemanan.

Hotel ini berlokasi di tepi Pantai Purnama, di sebelah tenggara Bali. Terrdapat 49 vila dan suite yang dilengkapi kolam renang pribadi dan dihiasi karya seni lokal. 

"Purnama berarti bulan penuh dalam bahasa Bali adalah hari yang dianggap suci dan dirayakan oleh ratusan kuil di seluruh pulau dengan mengadakan upacara luar biasa. Orang Bali percaya bahwa Purnama adalah hari suci ketika Dewa turun ke bumi dan memberikan berkah mereka," demikian penjelasan resmi tentang nama hotel itu.

Jauh dari hiruk pikuk Kuta, Seminyak, dan Canggu, bukan berarti tamu tak bisa menikmati aktivitas seru. Pihak hotel menawarkan kegiatan bertani dan memancing sebagai aktivitas utama. Para tamu juga bisa mengeksplorasi lingkungan sekitar dengan berjalan-jalan di persawahan, mengunjungi pura atau pasar lokal, serta menaiki kuda di sepanjang Teluk Saba.

4 dari 4 halaman

Sosialisasi Aturan Berperilaku

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, (Menparekraf) Sandiaga Uno bereaksi perihal kasus turis asing asal Rusia yang berpose telanjang di salah satu pohon yang disucikan di Bali. Sandiaga mengatakan, perlu ada edukasi dan sosialisasi pada wisatawan, terutama dari luar negeri, mengenai norma yang harus dijaga di daerah tertentu untuk menghindari kondisi serupa terulang di kemudian hari.

"Di Indonesia sudah dipahami kalau telanjang di tempat umum tidak boleh. Bukan hanya di Bali saja. Kita di Indonesia sudah mengerti, tapi dari mereka yang dari negara lain mungkin sudah lazim. Hal seperti itu harus diingatkan dan itu tugas kita," terangnya dalam Weekly Press Briefing yang digelar secara hybrid, Senin, 9 Mei 2022.

Menparekraf mengatakan, edukasi dan sosialisasi perlu dilakukan demi menjaga adat istiadat Bali. Selain itu, perlu diberikan penjelasan kepada wisatawan mancanegara dalam rangka menjaga reputasi keramahtamahan dalam momentum pemulihan ekonomi.

Untuk menyukseskan edukasi mengenai tata krama, serta informasi lokasi wisata yang disucikan tersebut, bisa disebarkan melalui media sosial. Ia juga meminta pemandu wisata bekerja sama mengingatkan wisatawan bila melakukan tindakan yang tidak senonoh.

"Do's and don'ts udah bisa kita petakan. Komunikasi itu dalam berbagai bahasa, bukan hanya Inggris, karena mungkin ada wisman dari negara lain juga butuh informasi bukan dalam bahasa Inggris," ujar Sandi.