Sukses

Paspor Terkuat Dunia 2021 Kembali Dipegang Jepang, Indonesia Turun Peringkat

Liputan6.com, Jakarta - Hari-hari bepergian ke luar negeri pada masa pandemi Covid-19 memang tak seleluasa dulu. Banyak pemegang paspor terpaksa menunda keberangkatannya lantaran pembatasan perjalanan maupun alasan bujet yang membengkak.

Meski begitu, Henley Passport Index tetap meluncurkan daftar peringkat paspor negara-negara di dunia. Indeks tersebut tidak memasukkan pembatasan perjalanan ke dalam elemen penilaian. Dikutip dari laman CNN, Kamis (7/1/2021), paspor Jepang masih menjadi yang terkuat di dunia dengan skor 191. 

Skor tersebut menandakan pemegang paspor Jepang bisa bepergian tanpa visa atau mendapatkan akses visa-on-arrival ke 191 destinasi di seluruh dunia. Menyusul Jepang adalah Singapura yang mendapat skor 190 dan Korea Selatan serta Jerman yang sama-sama menempati posisi ke-3 paspor terkuat di dunia.

Dominansi negara-negara Asia Pasifik di posisi 10 besar terbilang fenomena baru sepanjang 16 tahun indeks diluncurkan. Dalam rilis yang disampaikan Henley & Partners, Amerika Serikat, Inggris Raya, dan negara-negara Uni Eropa biasanya yang menempati hak istimewa tersebut.

"Para ahli menilai pada tren kuatnya posisi negara-negara Asia Pasifik akan terus berlanjut seiring keyakinan mereka akan menjadi negara pertama yang akan pulih dari pandemi," demikian pernyataan rilis tersebut.

Hal itu beralasan mengingat jumlah kasus Covid-19 baik di AS maupun di Inggris terus meningkat, bahkan negeri Ratu Elizabeth itu menjadi episentrum penyebaran mutasi virus Covid-19 yang lebih mudah menginfeksi. Berdasarkan indeks yang disusun Henley, paspor Inggris Raya dan AS saat ini berada di posisi ke-7 dunia. Realitanya, pemegang paspor AS sekarang hanya bisa bepergian ke tempat kurang dari 75 destinasi, sedangkan pemegang paspor Inggris kurang dari 70 destinasi.

Di sisi lain, peringkat paspor UEA melonjak tinggi setelah membuat kesepakatan imbal balik mutual pada tahun lalu dengan Israel yang difasilitasi AS. Berdasarkan kesepakatan itu, kedua negara mengizinkan warga mereka bebas keluar masuk wilayah dengan bebas visa.

UEA kini menempati peringkat 16 dengan akses bebas visa maupun visa-on-arrival didapat dari 173 destinasi. Ranking tersebut termasuk mengesankan mengingat negara itu pada 2006 menempati posisi ke-62 dengan skor hanya 35.

2 dari 5 halaman

Posisi Indonesia?

Christian H. Kaelin, Ketua Henley & Partners sekaligus penemu konsep indeks paspor menyebut pandemi global mengubah proyeksi positif yang diperkirakan terjadi pada tahun lalu. Namun, ia meyakini seiring pencabutan pembatasan, hasil dari indeks tersebut akan kembali berdampak.

Namun, pandangan berbeda disampaikan Parag Khanna, penulis The Future is Asian sekaligus pendiri dan partner pengelola firma konsultan yang berbasis di Singapura, FutureMap. Ia mengatakan, "Dalam hal mobilitas global di masa depan, kita semestinya tidak berekspektasi akan kembali ke pola sebelum pandemi."

"Bahkan untuk paspor sekuat Jepang, Singapura, Korea Selatan, dan anggota-anggota Uni Eropa, protokol tambahan akan diminta untuk mencapai kembali mobilitas yang relatif tanpa gesekan," imbuhnya.

Lalu, bagaimana dengan posisi paspor Indonesia? Dalam daftar tersebut, Indonesia menempati peringkat 74 dengan skor 71. Peringkat itu turun dari tahun sebelumnya di posisi 72. Paspor Indonesia juga lebih lemah dari sejumlah negara Asia Tenggara, yakni Malaysia di posisi 14, Brunei Darussalam di posisi 22, dan Thailand di posisi 64.

 

3 dari 5 halaman

Daftar 10 Besar Paspor Terkuat Dunia

Pemegang paspor terkuat dunia 2021:

1. Jepang (191 destinasi)

2. Singaura (190)

3. Korea Selatan, Jerman (189)

4. Italia, Finlandia, Spanyol, Luxembourg (188)

5. Denmark, Austria (187)

6. Swedia, Prancis, Portugal, Belanda, Irlandia (186)

7. Swiss, AS, Inggris Raya, Norwegia, Belgia, dan Selandia Baru (185)

8. Yunani, Malta, Republik Ceko, Australia (184)

9. Kanada (183)

10. Hungaria (181)

4 dari 5 halaman

Tips Aman Bepergian dengan Pesawat

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: