Sukses

Batal Dibuka Jelang Natal, Disneyland Paris Tutup Sampai Februari 2021

Liputan6.com, Jakarta -  Sejumlah tempat wisata ternama di dunia masih ada yang belum beroperasi di masa pandemi corona Covid-19 ini. Disneyland Paris misalnya yang masih harus ditutup saat musim liburan Natal dan Tahun Baru mendatang.

Taman hiburan di Paris ini tadinya sudah berencana akan buka kembali di pertengahan Desember untuk menyambut perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

"Kami berharap untuk bisa dibuka kembali selama musim liburan Natal, Namun pengumuman terbaru pemerintah Prancis tidak mengizinkan kami untuk membuka Disneyland Paris. Jadi kemugkinan kami akan tutup sampai 12 Februari 2021," demikian pernyataan resmi Disneyland Paris, dilansir dari laman Travel and Leisure, 25 November 2020.

Sebelumnya, Disneyland Paris sempat dibuka pada Juli 2020 silam, setelah ditutup pada Maret untuk memerangi penyebaran Covid-19. Sistem reservasi, yang berlaku untuk taman di seluruh dunia saat dibuka kembali secara bertahap, diberlakukan untuk membantu membatasi kapasitas di setiap lokasi.

Namun setelah beberapa bulan dibuka, Disneyland Paris ditutup lagi pada Oktober kemarin karena meningkatnya kasus corona di Prancis. Mereka berharap akan buka lagi pada 19 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021, tapi akhirnya destinasi wisata itu harus ditutup dari 4 Januari hingga 12 Februari 2021.

Sementara itu, untuk calon pengunjung yang sudah melakukan pemesanan tiket dapat melakukan pembatalan atau menunda kunjungan melalui laman resmi Disneyland Paris

2 dari 4 halaman

Prancis Lockdown Kedua

Calon pengunjung yang baru melakukan reservasi akan mendapat potongan harga yang lebih murah dari harga sebelumnya. Tiket yang memiliki tanggal akan dikembalikan secara otomatis.

Pemberitaan ini muncul setelah sebelumnya Disneyland California yang diperkirakan tutup akhir tahun. Sedangkan Disney World Resort di Orlando, Florida saat ini masih tetap beroperasi. Sementara itu, Taman Disney di Hong Kong, Shanghai, Tokyo, dan Florida masih buka, dengan tindakan pencegahan keamanan baru.

Saat ini, Prancis sedang dalam masa penguncian (lockdown) kedua karena meningkatnya kasus Covid-19. Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa aturan lockdown akan mulai dikurangi pada Sabtu 28 November 2020.

Hal ini memungkinkan bisnis dibuka kembali pada musim liburan dan orang-orang bisa melakukan perjalanan hingga 20 kilometer untuk berkegiatan di luar rumah.

3 dari 4 halaman

Libur Panjang Akhir Tahun 2020 Akan Dipangkas

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: