Sukses

Antisipasi Wabah COVID-19, Disneyland di California Ditutup Sementara

Liputan6.com, Jakarta - Disneyland di Anaheim, California, Amerika Serikat akan sementara menutup pintu mereka mulai Sabtu, 14 Maret 2020 karena wabah virus corona Covid-19, kata resor tersebut. Hal ini juga berbarengan dengan ragam acara, seperti konser hingga festival yang juga dibatalkan di Negeri Paman Sam.

Dilansir dari South China Morning Post, Jumat (13/3/2020), Disneyland California jadi taman hiburan kedua yang paling banyak dikunjungi di dunia dan mampu menarik puluhan ribu pengunjung setiap hari. Taman hiburan ini akan ditutup setidaknya sampai akhir Maret.

"Setelah dengan hati-hati meninjau pedoman perintah eksekutif Gubernur California dan demi kepentingan terbaik para tamu, serta karyawan kami, kami melanjutkan penutupan Disneyland Park dan Disney California Adventure," begitu bunyi pernyataan resmi mereka pada Kamis, 12 Maret 2020.

Para pejabat California pada Rabu malam, 11 Maret 2020, menyebut agar pertemuan besar dibatalkan di seluruh negara bagian untuk memperlambat penyebaran pandemi.

Sebagai catatan, tak ada kasus virus corona Covid-19 yang dilaporkan di Disneyland. Disney akan memantau situasi dan hotel akan tetap buka hingga Senin untuk memberi waktu bagi para tamu untuk pergi.

Gubernur California Gavin Newsom mengatakan Disney telah membuat panggilan yang tepat untuk kepentingan kesehatan masyarakat dan setuju untuk menutup taman California mereka.

2 dari 3 halaman

Disneyland Shanghai

Berbeda dengan Disneyland di California, Disneyland Shanghai malah telah kembali dibuka usai tutup karena Covid-19. Kendati demikian, pihak perusahaan menyatakan tak semua fasilitas taman hiburan itu bisa diakses publik.

Dilansir dari laman CNN, pada Senin, 9 Maret 2020, pihak Disneyland Shanghai menyampaikan sejumlah toko tertentu dan restoran yang akan dibuka dengan kapasitas terbatas. Sementara, fasilitas taman bermain seluruhnya masih tetap ditutup.

Disney menutup megaresornya di Shanghai dan Hong Kong sejak Januari. Perusahaan ini juga menutup sementara taman bermain yang berlokasi di Jepang menyusul penyebaran virus corona di Negeri Matahari Terbit.

Tindakan yang dilakukan minggu ini menandai langkah pertama dari fase pembukaan kembali Disneyland di China. Pembukaan kembali itu juga meliputi beberapa atraksi di Shanghai Disneyland Hotel dan Disneytown, termasuk di dalamnya area ternama kota Disney dan duduk di luar area taman.

Siapapun yang memasuki area makan akan diminta menunjukkan sebuah QR code yang berisi catatan kesehatan mereka, serta diminta untuk menjaga jarak dengan pengunjung lain selama wabah virus corona masih menyebar.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Kue Mirip Tisu Toilet Laku Dijual di Jerman
Loading
Artikel Selanjutnya
Rangkaian Kunjungan Raja dan Ratu Belanda Nikmati Cantik Alam Indonesia, dari Candi Prambanan sampai Danau Toba
Artikel Selanjutnya
Cerita Pemilik Klinik Kecantikan Ristra Menyebarkan Cinta Lewat Buku