Sukses

Usai Serahkan Mahkota Miss Universe, Apa Rencana Catriona Gray?

Liputan6.com, Jakarta - Catriona Gray telah pulang ke Filipina pada Rabu, 11 Desember 2019, usai menyerahkan mahkota Miss Universe pada Miss Afrika Selatan Zozibini Tunzi. Penobatan ini dilakukan pada grand final Miss Universe 2019 di Atlanta, Amerika Serikat, Minggu, 8 Desember 2019, waktu setempat.

"Pertama-tama, saya senang sekali bisa pulang. Walau saya sering bepergian keluar Filipina selama setahun belakangan, momen ini penanda saya benar-benar pulang karena gelar Miss Universe telah diteruskan pada pemenang Miss Universe 2019," katanya dilansir dari laman ABS CBN News, Kamis, 12 Desember 2019.

Setelah tak kurang dari 12 bulan disibukkan berbagai agenda, lantas apa yang bakal dilakukan Catriona Gray setelah ini? Perempuan blasteran Australia-Flipina itu mengatakan, setelah ini akan serius menekuni karier di bidang musik dan akan merilis sebuah buku.

"Saya dan manajemen saya akan mulai bekerja sesegera mungkin. Jadi, selama dua minggu mendatang, saya akan bekerja penuh dengan semngat baru dan akan  menungkap hasilnya sesegera mungkin," ucapnya.

Sebelum jadi ratu kontes kecantikan, Catriona dikenal sebagai seorang penyanyi dan model. Perempuan yang jadi finalis ke-4 asal Filipina yang memenangkan mahkota Miss Universe ini telah lulus dengan gelar master di jurusan Teori Musik Berklee College of Music, Boston, Amerika Serikat.

"Sejak berusia 18 tahun, saya selalu bermimpi punya karier di bidang musik dan itu selalu terkesampingkan. Sekarang setelah kesempatan meraihnya benar-benar ada di depan mata, saya bisa melihatnya sebagai masa depan," ucap Catriona Gray.

2 dari 3 halaman

Aktif Berkegiatan Sosial

Terlepas dari keinginan berkarier di ranah musik, saat dan sebelum jadi Miss Universe 2018, Catriona Gray dikenal sebagai pribadi yang aktif dalam berkegiatan sosial. Ia acap kali bekerja di wilayah kumuh di Tondo, Manila.

Ia mengatakan kondisi di sana sangat kekurangan dan menyedihkan. Namun, ada satu hal positif yang ia ambil dari keadaan tersebut. "Saya mengajari pada diri saya sendiri untuk melihat keindahan di baliknya, melihat kemolekan dari wajah anak-anak dan terus bersyukur," tuturnya.

Kepulangan pertamanya ke Filipina setelah dinobatkan jadi Miss Universe 2018, Desember tahun lalu, Catriona bersama pihak penyelenggara, Frontrow Cares, menggelar kegiatan amal, yakni menyumbang mainan untuk anak-anak kurang mampu.

"Bagi saya, bisa memberi kebahagiaan pada anak-anak, terutama mereka yang kurang mampu, adalah sesuatu yang indah. Apalagi, menjelang Natal seperti ini, pemberian sekecil apapun akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan," katanya dilansir dari Rappler.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Selain Miss Universe, Juara Kontes Kecantikan di AS Didominasi Kulit Hitam
Artikel Selanjutnya
Pesan Manis Zozibini Tunzi Usai Sabet Gelar Miss Universe 2019