Sukses

Kesiapan UMKM Bersaing di Dunia Digital

Liputan6.com, Jakarta Produk lokal kini kualitasnya tidak kalah saing dengan produk luar negeri. Namun, persaingan yang semakin ketat membuat UMKM harus mengembangkan bisnisnya menjadi bisnis online dan masuk ke era digital.

Inilah yang menjadi kesempatan yang diberikan oleh Shopee kepada penggiat UMKM di Indonesia melalui program Kreasi Nusantara. Program ini dinilai sejalan dengan program pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai Digital Energy of Asia. Tak hanya itu, program ini diharapkan mampu menggerakkan kemandirian UMKM sehingga memiliki akar yang lebih kuat di dunia digital.

Kreasi Nusantara sendiri merupakan program yang didedikasikan untuk memamerkan rangkaian produk lokal Indonesia lintas kategori, seperti fashion, makanan, minuman, produk perawatan kecantikan, perlengkapan rumah tangga, dan masih banyak lagi. Radityo Triatmojo selaku Head of Government Relation dari Shopee Indonesia mengatakan bahwa pihaknya ingin mendukung bisnis UMKM secara lebih komprehensif sehingga apa yang dicita-citakan pemerintah bisa terwujud.

"Kita memang punya beberapa program yang membina para penjual. Dari situ edukasi bagi penjual UMKM sudah didapat, sudah tahu cara menjalankan bisnis secara digital. Sekarang kita beri kesempatan untuk UMKM agar lebih mandiri. Shopee menggandeng UMKM agar bisnis mereka bisa lebih baik. Kita kasih exposure juga. Harapannya, UMKM bisa lebih kuat di dunia digital," ujar Radityo Triatmojo dalam Grand Lauching Kreasi Nusantara di SME Tower, Jakarta, pada Selasa (27/2/2018).

 

1 dari 3 halaman

Bekerja Sama dengan 4 Kementerian

Radityo menambahkan Shopee menyiapkan sarana prasana digital bagi UMKM untuk menunjukkan dan memaksimalkan potensi mereka. Program ini bekerja dengan empat kementerian sekaligus, yakni Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan UKM, serta Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Rudiantara selaku Menteri Komunikasi dan Informatika mengatakan sangat mengapresiasi dengan apa yang dilakukan oleh Shopee. Program ini sangat mendukung produk lokal yang eksis di pasaran.

"Apa yang dilakukan Shopee ini semakin mendukung banyaknya produk lokal, terutama yang diproduksi oleh teman-teman UMKM untuk masuk platform perdagangan modern. Karena saat ini isunya adalah banyaknya produk asing gara-gara online. Padahal, mereka penjual itu bukan importir. Mereka membeli barang produk tersebut di dalam negeri. Jadi jangan salahkan online. Kalau mau mendorong produk lokal lebih banyak lagi, kita harus membuka ruang. Harus memberikan kesempatan. Dan ini contohnya yang dilakukan oleh Shopee," kata Rudiantara.

 

2 dari 3 halaman

Click Button Khusus

Kesempatan atau ruang bagi UMKM ini disediakan oleh Shopee dengan menghadirkan click button khusus di aplikasinya. Jika Anda membuka aplikasi Shopee, Anda akan menemukan tombol khusus bertuliskan Kreasi Nusantara. Tombol ini secara khusus menyoroti produk lokal. Shopee sendiri melakukan kurasi untuk menyortir mana produk yang benar-benar asli buatan Indonesia.

Semua produk yang masuk di laman Kreasi Nusantara dibagi dalam tiga kategori yang memudahkan pengguna dalam berbelanja. Di antaranya adalah Gaya Etnik, Anda bisa menemukan beragam jenis pakaian bermotif etnik di kategori ini. Kemudian ada pula kategori Karya Lokal. Dalam kategori ini akan muncul beragam produk, mulai dari kerajinan tangan hingga prodik perawatan kecantikan. Sedangkan kategori yang terakhir adalah Kudapan Asli Indonesia. Di kategori ini, Anda akan menemukan beragam kudapan dan camilan khas Indonesia.

Tak sekadar memberikan ruang untuk berjualan, Shopee juga akan mengadakan kampanye tematik setiap bulannya. Kampanye tersebut akan dilengkapi dengan fakta unik di balik pembuatan produk lokal. Melalui kampanye ini akan memberikan eksposur lebih terhadap produk lokal, khususnya buatan UMKM.

Kreasi Nusantara menggandeng Iwet Ramadhan melalui JKT Creative yang toko online-nya telah dibuka di Shopee. Diharapkan dengan terlibatnya JKT Creative ini bisa menginspirasi dan menarik lebih banyak pelaku UMKM di Kreasi Nusantara. Iwet Ramadhan selaku Co Founder dari JKT Creative mengatakan bahwa Indonesia memiliki banyak potensi bisnis di bidang budaya lokal. Masalahnya, hal ini tidak disadari oleh orang Indonesia sehingga kehilangan potensi bisnis tersebut.

"Pengrajin kita itu skill bagus tapi tidak punya taste. Sehingga bisnisnya enggak bisa bersaing. Dari kita butuh orang-orang yang visioner untuk melihat potensi bisnis khususnya memperhatikan marketing. Mulai story-nya, packaging-nya, teknik PR-nya. Hal-hal seperti itu yang tidak dimiliki oleh para pengrajin kita," kata Iwet Ramadhan.

Tak hanya menghadirkan Iwet Ramadhan dari JKT Creative yang membantu mengangkat program ini, Iwet Ramadhan juga akan mengisi salah kelas di Shopee Campus. Dalam kelas tersebut, Iwet Ramadhan akan mengajari para pengrajin dan penjual UMKM teknik marketing yang tepat sehingga bisnis UMKM semakin terdorong dan berkembang lebih baik.

 

Artikel Selanjutnya
Yuk, Warnai Gambar Abad Pertengahan di Perpustakaan Digital Ini
Artikel Selanjutnya
Konferensi Digital Australia-RI Bahas Peran Teknologi bagi Publik