Liputan6.com, Jakarta Pesawat Perang Dunia Dua ini saat masa jayanya digunakan untuk mengangkut para tentara yang akan menghadapi musuh di medan perang.
Â
Namun pesawat Perang Dunia Dua ini kini beralih fungsi menjadi tempat wisata yang sangat digemari oleh para penyelam di dasar laut Meditarina.
Advertisement
Douglas Dakota DC-3
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/734612/original/078656400_1410259085-1409752710528_wps_61_Diver_by_wreck_A_diver_sw.jpg)
Seperti yang dilansir dari Dailymail, Selasa (9/9/2014), pesawat Perang Dunia Dua berjenis Douglas Dakota DC-3 dan biasa digunakan mengangkut rezimen penerjun payung Turki dalam masa perang.
Â
Pada Juli 2009, bangkai pesawat sepanjang 21 meter dan sudah tidak aktif lagi itu sengaja ditenggelamkan di perairan Cas, Turki dengan tujuan menjadi area bermain penyelam maupun makhluk-makhluk laut lainnya seperti ikan, udang, kuda laut dan lainnya.
Advertisement
Masih Terlihat Awet dan Cantik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/734613/original/022378300_1410259103-kapal.jpg)
Rico Besserdich (46) seorang penyelam asal Hamburg, Jerman telah menyelam ke dasar laut lebih dari 50 kali untuk menjumpai pesawat terbang ini.
Â
"Pesawat ini terlihat siap untuk tinggal landas, masih awet dan terlihat cantik," katanya.
Â
Bekas kemudi serta artefak lainnya menjadi saksi bisu kejayaan pesawat terbang ini dan hal tersebutlah yang paling sering diincar oleh para penyelam untuk kemudian diabadikan lewat kamera.
Pesawat Kargo
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/734615/original/046859500_1410259173-1409752731804_wps_62_Diver_by_wreck_A_diver_sw.jpg)
Lebih lanjut, Douglas DC-3 lepas landas pertama kalinya pada 1935. Pesawat itu model paling sukses di zamannya. Sebanyak 13.000 DC-3 sudah dibuat untuk berbagai penggunaan militer. DC-3 terakhir kali dibuat 1945. Kini beberapa modelnya masih terbang sebagai pesawat kargo di negara-negara berkembang seperti Bolivia dan Tongal.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357131/original/047451800_1790234905-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4455298/original/012467700_1686039725-Preskon_Presiden_Jokowi_usai_Rakornas_III_PDIP-HERMAN__3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306335/original/075578900_1784874762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-24T133156.067.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372199/original/025007600_1791871347-HOAX__33_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/734611/original/033350400_1410259056-1409752561256_wps_47_Diver_by_wreck_A_diver_sw.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)