Liputan6.com, Jakarta - Sujud tilawah merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam, dilakukan saat membaca atau mendengar ayat-ayat sajdah. Memahami doa sujud tilawah Arab adalah kunci untuk melaksanakan ibadah dengan benar dan khusyuk.
Pelaksanaan sujud tilawah menunjukkan kerendahan hati seorang hamba di hadapan Allah SWT, mengagungkan kebesaran-Nya. Mengetahui doa sujud tilawah Arab beserta tata caranya, umat Muslim dapat meraih pahala dan keutamaan yang besar.
Amalan ini berasal dari kata sujud yang berarti tunduk dan tilawah yang berarti membaca Al-Qur'an, serta memiliki keutamaan dijauhi oleh setan. Dijelaskan dalam buku Serba-serbi Sujud Tilawah susunan Maharati Marfuah Lc, keutamaan sujud tilawah adalah dijauhi oleh setan.
Advertisement
Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (17/9/2025).
Beragam Bacaan Doa Sujud Tilawah Arab, Latin, dan Artinya
Ada beberapa versi doa sujud tilawah Arab yang dapat dibaca ketika melaksanakan sujud tilawah, memperkaya pilihan bagi umat Muslim. Setiap bacaan memiliki makna mendalam yang menunjukkan ketundukan dan pengagungan kepada Allah SWT.
Versi 1 (HR. Ahmad, Abu Dawud, Hakim, Tirmidzi, dan Nasa'i)
سَجَدَ وَجْهِى لِلَّذِى
خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ تَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ
Bacaan latin: "Sajada wajhi lilladzi kholaqohu, wa showwarohu, wa syaqqo sam'ahu, wa bashorohu bi khaulihi wa kuuwatihi fatabarakallahu ahsanul kholiqiin."
Terjemahan: "Wajahku bersujud kepada Dzat yang menciptakannya, yang membentuknya, dan yang memberi pendengaran dan penglihatan, Maha berkah Allah sebaik-baiknya pencipta." (Dikutip dari buku Kumpulan Doa Makbul: Berdoa Sesuai dengan Al-Qur'an & Assunnah oleh Neni Nuraeni).
Versi 2 (Imam Nawawi dalam Kitab Raudlatut Thalibin)
سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ
Arab latin: "Sajada wajhiya lil ladzî khalaqahû wa shawwarahû wa syaqqa sam'ahû wa basharahû bi haulihî wa quwwatihî."
Artinya: "Wajahku bersujud kepada Allah SWT, yaitu Zat yang menciptakan, yang membuka pendengaran juga penglihatan-Nya dengan daya dan kekuatan-Nya." (Dilansir dari Liputan6.com).
Versi 3 (HR. At-Tirmidzi dan Al-Hakim, dari Hisnul Muslim)
اَللَّهُمَّ اكْتُبْ لِيْ بِهَا عِنْدَكَ أَجْرًا، وَضَعْ عَنِّيْ بِهَا وِزْرًا، وَاجْعَلْهَا لِيْ عِنْدَكَ ذُخْرًا، وَتَقَبَّلْهَا مِنِّيْ كَمَا تَقَبَّلْتَهَا مِنْ عَبْدِكَ دَاوُدَ
Latin: "Allaahummaktub lii bihaa 'indaka ajron, wa dho' 'annii bihaa wizron, waj'alhaa lii 'indaka dzukhron, wa taqobbalhaa minnii kamaa taqobbaltahaa min 'abdika daawuud."
Artinya: "Ya Allah, tulislah untukku dengan sujudku pahala di sisi-Mu dan ampunilah dengannya akan dosaku, serta jadikanlah simpanan untukku di sisi-Mu dan terimalah sujudku sebagaimana Engkau telah menerimanya dari hamba-Mu Dawud." (Dikutip dari buku Buku Tuntunan Lengkap Salat Wajib, Sunah, Doa, Dan Zikir oleh Zakaria R. Rachman).
Versi 4 (HR. Muslim Nomor 772, dari Hudzaifah)
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى
bacaan latin: “Subhaana robbiyal a’laa”
Artinya: "(Maha Suci Allah Yang Maha Tinggi)."
(Dikutip dari buku Buku Tuntunan Lengkap Salat Wajib, Sunah, Doa, Dan Zikir oleh Zakaria R. Rachman).
Versi 5 (HR. Bukhari Nomor 817 dan Muslim 484, dari ‘Aisyah)
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ، اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي
bacaan latin: “Subhaanakallahumma robbanaa wa bi hamdika, allahummagh firliy.”
Artinya: "(Maha Suci Engkau Ya Allah, Rabb kami, dengan segala pujian kepada-Mu, ampunilah dosa-dosaku)."
(Dikutip dari buku Buku Tuntunan Lengkap Salat Wajib, Sunah, Doa, Dan Zikir oleh Zakaria R. Rachman).
Versi 6 (HR. Muslim Nomor 771, dari ‘Ali bin Abi Tholib)
اَللَّهُمَّ لَكَ سَجَدْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَلَكَ أَسْلَمْتُ، سَجَدَ وَجْهِيَ لِلَّذِي خَلَقَهُ، وَصَوَّرَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، تَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ
bacaan latin: “Allahumma laka sajadtu, wa bika aamantu wa laka aslamtu, sajada wajhi lilladzi kholaqohu, wa showwarohu, wa syaqqo sam’ahu, wa bashorohu. Tabarakallahu ahsanul kholiqiin."
Artinya: "(Ya Allah, kepada-Mu-lah aku bersujud, karena-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah diri. Wajahku bersujud kepada Penciptanya, yang Membentuknya, yang Membentuk pendengaran dan penglihatannya. Maha Suci Allah Sebaik-baik Pencipta)." (Dikutip dari buku Buku Tuntunan Lengkap Salat Wajib, Sunah, Doa, Dan Zikir oleh Zakaria R. Rachman).
Pilihan bacaan doa sujud tilawah Arab ini memberikan keleluasaan bagi umat Muslim untuk memilih doa yang paling sesuai atau yang paling mereka hafal. Kesemuanya mengandung makna pengagungan dan penyerahan diri kepada Allah SWT.
Advertisement
Niat Sujud Tilawah yang Dianjurkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4463244/original/094524400_1686574543-syed-aoun-abbas-e7DEidxrfDU-unsplash.jpg)
Selain membaca doa sujud tilawah Arab, disunnahkan juga untuk melafalkan niat sebelum melaksanakan sujud tilawah. Niat ini merupakan bentuk kesungguhan hati dalam beribadah kepada Allah SWT, membedakan amalan ini dari gerakan biasa. Melafalkan niat membantu memfokuskan tujuan ibadah dan memastikan kekhusyukan.
Niat sujud tilawah dapat dibaca dalam hati atau dilafalkan secara lisan, sebagaimana dijelaskan dalam buku Pendidikan Agama Islam oleh Rosidin. Penting untuk diingat bahwa niat adalah pondasi dari setiap amalan dalam Islam, menegaskan bahwa sujud yang akan dilakukan adalah sujud tilawah yang hukumnya sunnah, semata-mata karena Allah SWT.
Berikut adalah bacaan niat sujud tilawah yang dapat diamalkan:
نَوَيْتُ سَجْدَةَ التِّلَاوَةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
bacaan latin: Nawaitu sajdata tilawati sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: "Aku berniat sujud tilawah, (yang hukumnya) sunnah karena Allah Ta'ala."
Dengan melafalkan niat ini, seorang muslim menegaskan bahwa sujud yang akan dilakukannya adalah sujud tilawah yang hukumnya sunnah, semata-mata karena Allah SWT. Hal ini menambah kekhusyukan dan nilai ibadah dari sujud tilawah yang dilakukan, melengkapi bacaan doa sujud tilawah Arab.
Tata Cara Sujud Tilawah di Dalam Sholat
Pelaksanaan sujud tilawah memiliki tata cara yang berbeda tergantung apakah dilakukan di dalam sholat atau di luar sholat. Ketika membaca ayat sajdah di waktu sholat, hendaknya langsung sujud tanpa melakukan rukuk dan i'tidal terlebih dahulu.
Setelah membaca doa sujud tilawah Arab dan selesai sujud, kembali ke posisi berdiri seperti semula dan melanjutkan sholat, seperti dijelaskan dalam buku Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII.
Dalam sholat berjamaah, terdapat aturan khusus bagi makmum. Apabila makmum mendengar bacaan ayat sajdah, makmum tidak boleh melakukan sujud tilawah jika imam tidak melakukannya. Sebaliknya, jika imam melakukannya, maka makmum juga harus ikut melakukannya, menunjukkan pentingnya mengikuti imam dalam sholat berjamaah.
Hal ini diperkuat oleh hadis yang diriwayatkan dari Zaid bin Aslam ra., di mana Nabi SAW menjelaskan bahwa makmum harus mengikuti imam dalam sujud tilawah.
Cara pengerjaan sujud tilawah sama seperti sujud pada umumnya, di mana tujuh anggota tubuh menyentuh alas sholat atau lantai. Ketujuh anggota tubuh tersebut ialah kening, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua ujung kaki.
Advertisement
Tata Cara Sujud Tilawah di Luar Sholat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3274105/original/054191000_1603275591-316-pai003662-ae.jpg)
Jika mendengar ayat sajdah di luar sholat, ada dua cara yang bisa dilakukan untuk melaksanakan sujud tilawah.
- Cara pertama adalah dengan membaca takbir, kemudian sujud sebanyak satu kali, dan membaca takbir lagi untuk bangun dari sujud.
- Cara kedua yang bisa dilakukan yaitu dengan langsung sujud seperti halnya sujud saat sholat tanpa didahului dengan takbir, menurut Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII.
Sebaiknya membaca takbir sebelum melaksanakan sujud tilawah, berdasarkan hadis yang diriwayatkan dari Ibnu Umar ra., di mana Nabi SAW bertakbir dan sujud saat membaca ayat sajdah, dan para sahabat pun ikut bersujud. Ini menunjukkan anjuran untuk memulai sujud tilawah dengan takbir.
Perlu diperhatikan bahwa jika sujud tilawah dilakukan di luar sholat, tidak perlu berwudhu terlebih dahulu dan menukar pakaian dengan yang bersih.
Hal ini didasarkan pada hadis yang menyebutkan bahwa Ibnu Umar melakukan sujud tilawah di luar salat tanpa berwudhu terlebih dahulu, sebagaimana disebutkan di muhammadiyah.or.id. Setelah sujud dan membaca doa sujud tilawah Arab, posisi tubuh kembali seperti semula, menunjukkan kesederhanaan dalam pelaksanaan amalan ini.
Ayat-Ayat Sajdah dalam Al-Qur'an
Terdapat 15 ayat sajdah dalam Al-Qur'an yang ketika dibaca atau didengarkan, disunnahkan untuk melakukan sujud tilawah. Mengetahui ayat-ayat ini penting agar tidak melewatkan kesempatan untuk bersujud dan membaca doa sujud tilawah Arab.
Berikut adalah daftar 15 ayat sajdah tersebut:
- Surat Al A'raf Ayat 206 - إِنَّ الَّذِينَ عِندَ رَبِّكَ لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِ وَيُسَبِّحُونَهُ وَلَهُ يَسْجُدُونَ Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang ada di sisi Tuhanmu tidak merasa enggan untuk menyembah Allah dan mereka menyucikan-Nya dan hanya kepada-Nya mereka bersujud."
- Surat Ar Ra'd Ayat 15 - وَلِلَّهِ يَسْجُدُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ طَوْعًا وَكَرْهًا وَظِلَالُهُم بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ Artinya: "Dan semua sujud kepada Allah baik yang di langit maupun yang di bumi, baik dengan kemauan sendiri maupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayang mereka, pada waktu pagi dan petang hari."
- Surat An Nahl Ayat 50 - يَخَافُونَ رَبَّهُمْ مِنْ فَوْقِهِمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ Artinya: "Mereka takut kepada Tuhan yang (berkuasa) di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka)."
- Surat Al Isra' Ayat 109 - وَيَخِرُّونَ لِلْأَذْقَانِ يَبْكُونَ وَيَزِيدُهُمْ خُشُوعًا Artinya: "Dan mereka menyungkurkan wajah sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk."
- Surat Maryam Ayat 58 - أُولَٰئِكَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِم مِّنَ النَّبِيِّينَ مِن ذُرِّيَّةِ آدَمَ وَمِمَّنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوحٍ وَمِن ذُرِّيَّةِ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْرَائِيلَ وَمِمَّنْ هَدَيْنَا وَاجْتَبَيْنَا ۚ إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُ الرَّحْمَٰنِ خَرُّوا سُجَّدًا وَبُكِيًّا Artinya: "Mereka itulah orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu dari (golongan) para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang yang Kami bawa (dalam kapal) bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil (Yakub) dan dari orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pengasih kepada mereka, maka mereka tunduk sujud dan menangis."
- Surat Al Hajj Ayat 18 - أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يَسْجُدُ لَهُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَمَن فِي الْأَرْضِ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ وَالنُّجُومُ وَالْجِبَالُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَابُّ وَكَثِيرٌ مِّنَ النَّاسِ ۖ وَكَثِيرٌ حَقَّ عَلَيْهِ الْعَذَابُ ۗ وَمَن يُهِنِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِن مُّكْرِمٍ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَفْعَلُ مَا يَشَاءُ Artinya: "Tidakkah engkau tahu bahwa siapa yang ada di langit dan siapa yang ada di bumi bersujud kepada Allah, juga matahari, bulan, bintang, gunung-gunung, pohon-pohon, hewan-hewan yang melata dan banyak di antara manusia? Tetapi banyak (manusia) yang pantas mendapatkan azab. Barangsiapa dihinakan Allah, tidak seorang pun yang akan memuliakannya. Sungguh, Allah berbuat apa saja yang Dia kehendaki."
- Surat Al-Hajj Ayat 77 - يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ارْكَعُوا وَاسْجُدُوا وَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Rukuklah, sujudlah, dan sembahlah Tuhanmu; dan berbuatlah kebaikan, agar kamu beruntung."
- Surat Al Furqan Ayat 60 - وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اسْجُدُوا لِلرَّحْمَٰنِ قَالُوا وَمَا الرَّحْمَٰنُ أَنَسْجُدُ لِمَا تَأْمُرُنَا وَزَادَهُمْ نُفُورًا Artinya: "Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Sujudlah kamu sekalian kepada yang Maha Penyayang", mereka menjawab: "Siapakah yang Maha Penyayang itu? Apakah kami akan sujud kepada Tuhan Yang kamu perintahkan kami(bersujud kepada-Nya)?", dan (perintah sujud itu) menambah mereka jauh (dari iman)."
- Surat An Naml Ayat 26 - اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ Artinya: "Allah, tidak ada tuhan melainkan Dia, Tuhan yang mempunyai 'Arsy yang agung."
- Surat As Sajdah Ayat 15 - إِنَّمَا يُؤْمِنُ بِآيَاتِنَا الَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُوا بِهَا خَرُّوا سُجَّدًا وَسَبَّحُوا بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ Artinya: "Orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, hanyalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengannya (ayat-ayat Kami), mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Tuhannya, dan mereka tidak menyombongkan diri."
- Surat Fussilat Ayat 38 - فَإِنِ اسْتَكْبَرُوا فَالَّذِينَ عِندَ رَبِّكَ يُسَبِّحُونَ لَهُ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَهُمْ لَا يَسْأَمُونَ Artinya: "Jika mereka menyombongkan diri, maka mereka (malaikat) yang di sisi Tuhanmu bertasbih kepada-Nya pada malam dan siang hari, sedang mereka tidak pernah jemu."
- Surat Sad Ayat 24 - قَالَ لَقَدْ ظَلَمَكَ بِسُؤَالِ نَعْجَتِكَ إِلَىٰ نِعَاجِهِ ۖ وَإِنَّ كَثِيرًا مِّنَ الْخُلَطَاءِ لَيَبْغِي بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَقَلِيلٌ مَّا هُمْ ۗ وَظَنَّ دَاوُودُ أَنَّمَا فَتَنَّاهُ فَاسْتَغْفَرَ رَبَّهُ وَخَرَّ رَاكِعًا وَأَنَابَ Artinya: "Dia (Dawud) berkata, "Sungguh, dia telah berbuat zhalim kepadamu dengan meminta kambingmu itu untuk (ditambahkan) kepada kambingnya. Memang banyak di antara orang-orang yang bersekutu itu berbuat zhalim kepada yang lain, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan; dan hanya sedikitlah mereka yang begitu," Dan Dawud menduga bahwa Kami mengujinya; maka dia memohon ampunan kepada Tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertobat."Catatan: Pendapat dari Imam Jalalludin As Suyuty dalam kitab Al Itqan menyebut bahwa ayat ini bukan tergolong dalam ayat sajdah.
- Surat An Najm Ayat 62 - فَاسْجُدُوا لِلَّهِ وَاعْبُدُوا Artinya: "Maka bersujudlah kepada Allah dan sembahlah (Dia)."
- Surat Al Insyiqaq Ayat 21 - وَإِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْآنُ لَا يَسْجُدُونَ Artinya: "Dan apabila Al-Qur'an dibacakan kepada mereka, mereka tidak (mau) bersujud."
- Surat Al 'Alaq Ayat 19 - كَلَّا لَا تُطِعْهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِب Artinya: "Sekali-kali tidak! Janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah serta dekatkanlah (dirimu kepada Allah)."
Dengan mengetahui daftar ayat-ayat ini, umat Muslim dapat lebih siap untuk melaksanakan sujud tilawah dan mengamalkan doa sujud tilawah Arab yang sesuai.
Advertisement
FAQ
1. Apa itu sujud tilawah?
Sujud tilawah adalah sujud sunnah yang dilakukan saat membaca atau mendengar ayat-ayat sajdah dalam Al-Qur’an.
2. Bagaimana hukum sujud tilawah?
Hukumnya sunnah; jika dilakukan mendapat pahala, jika tidak dilakukan tidak berdosa.
3. Apa keutamaan sujud tilawah?
Keutamaannya antara lain menjauhkan dari godaan setan dan menambah pahala serta kekhusyukan ibadah.
4. Bagaimana tata cara sujud tilawah di dalam sholat?
Sujud dilakukan langsung setelah membaca ayat sajdah, tujuh anggota tubuh menyentuh lantai, lalu kembali berdiri dan melanjutkan sholat.
5. Bagaimana tata cara sujud tilawah di luar sholat?
Disunnahkan membaca takbir, sujud satu kali, membaca doa sujud tilawah, kemudian takbir lagi untuk bangun. Wudhu tidak wajib.
6. Apa bacaan doa sujud tilawah Arab?
Ada beberapa versi, salah satunya: "Sajada wajhi lilladzi kholaqohu, wa showwarohu, wa syaqqo sam’ahu, wa bashorohu bi khaulihi wa kuuwatihi fatabarakallahu ahsanul kholiqiin" Artinya: Wajahku bersujud kepada Dzat yang menciptakannya, Maha berkah Allah sebaik-baiknya pencipta.
7. Apa niat sujud tilawah yang dianjurkan?
Bacaan niat: "Nawaitu sajdata tilawati sunnatan lillahi ta'ala" Artinya: Aku berniat sujud tilawah sunnah karena Allah Ta’ala.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1919772/original/078451300_1618831223-IMG-20210310-WA0034.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5006099/original/087840000_1731633063-prayer-1008385_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263929/original/069841500_1782033777-portugal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262977/original/095515100_1781855197-20260616HK_Latihan_Timnas_Prancis_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262514/original/049328500_1781828863-Canada_s_Jonathan_David__left__and_Stephen_Eustaquio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261544/original/016069100_1781743382-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8275504/original/022503000_1782129376-Untitled-1-04.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261718/original/051731600_1781755469-IMG-20260618-WA0022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261448/original/088941000_1781704030-000_B7CB6XU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327170/original/046346200_1782196768-AP26174048235003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262481/original/011971700_1781803398-Croatia_s_Luka_Modric.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322381/original/046006400_1782191324-063_2282870144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)