Sukses

Top 3 Islami: Amalan Akhir Rajab yang Bikin Uang Mengalir Unlimited, Soimah Soal Biaya Undang Gus Iqdam, Hukum Muslim Terima Angpau

Liputan6.com, Jakarta - Pendakwah muda Gus Iqdam mengajarkan amalan anti-miskin yang bisa dilakukan umat Islam. Amalan tersebut dilakukan pada waktu antara khutbah Jumat pertama dan kedua, pada Jumat terakhir Rajab.

Gus Iqdam mengaku sudah mempraktikkan pada Jumat terakhir bulan Rajab tahun sebelumnya. Efeknya terasa dahsyat hingga dia bilang, uang mengalir unlimited.

Artikel ini menjadi yang terpopuler di kanal Islami Liputan6.com, Jumat (9/2/2024).

Artikel kedua yang tak kalah menyita perhatian adalah kisah jemaah yang hendak menjual sawah demi mengundang Gus Iqdam. Soimah buka-bukaan berapa biaya mengundang Gus Iqdam.

Sedangkan artikel terakhir yakni hukum seorang muslim menerima angpauw. Diketahui, Imlek dirayakan pada 10 Februari 2024.

Selengkapnya, mari simak Top 3 Islami.

 

Simak Video Pilihan Ini:

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

1. Gus Iqdam Ungkap Amalan Anti Miskin di Jumat Terakhir Rajab 2024, Sudah Dibuktikan

Saat ini kita berada di penghujung Rajab. Bulan yang dimuliakan Allah itu akan segera berakhir. Sebelum berganti menjadi Sya’ban, sebaiknya kita manfaatkan sisa bulan Rajab ini dengan memperbanyak amal saleh.

Sebagaimana kita tahu, memperbanyak dan meningkatkan amal kebaikan sangat dianjurkan di bulan Rajab. Hal ini karena Rajab salah satu bulan haram atau bulan yang dimuliakan Allah.

Pada bulan Rajab -sebagaimana tiga bulan haram lainnya- setiap perbuatan taat akan diganjar pahala berlipat. Pun dengan perbuatan maksiat, dosa yang lebih besar menanti bagi muslim yang tidak mematuhi perintah Allah SWT.

Ada banyak amalan yang dapat dikerjakan di bulan Rajab. Namun, karena ini momentumnya bertepatan akhir Rajab maka secara khusus ada satu amalan yang jangan dilewatkan.

Amalan ini dilakukan di Jumat terakhir Rajab yang tahun ini bertepatan tanggal 9 Februari 2024 atau 28 Rajab 1445 H. Amalan yang faedahnya anti miskin ini diungkap oleh ulama kondang Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam. Bahkan, Gus Iqdam telah membuktikannya setelah mengamalkan tahun lalu.

Lantas, apa yang harus diamalkan di Jumat terakhir Rajab sebagaimana disampaikan Gus Iqdam?

Selengkapnya baca di sini

3 dari 4 halaman

2. Jemaah Mau Jual Sawah untuk Datangkan Gus Iqdam, Soimah Ungkap Biaya Mengundang Bose Garangan

Jemaah Gus Iqdam makin banyak. Banyak pula yang berlomba-lomba ingin mengundang Gus Iqdam ke kampungnya.

Namun, jadwal pengajian Gus Iqdam super padat dan informasinya sudah penuh hingga Februari 2025.Tak dipungkiri, banyak jemaah yang kini makin mengidolakan Gus Iqdam.

Dengan popularitas yang makin tinggi dan jadwal padat, banyak yang berpikir bahwa biaya mengundang Gus Iqdam sangat mahal.

Salah satunya, emak-emak asal Blitar, Jamiatun. Dia bahkan rela akan menjual sawah demi mendatangkan Gus Iqdam saking ngefansnya.

Saking ngefans terhadap suami Ning Nila ini, Bu Jamiatun ingin mengundang Gus Iqdam untuk pengajian. Tak tanggung-tanggung, sawah yang ia miliki siap untuk dijual yang terpenting bisa menghadirkan Gus Iqdam.

"Kulo pingin ngundang njenengan Gus. Ajeng kulo dol aken sawah Gus," katanya.

Selengkapnya baca di sini

4 dari 4 halaman

3. Bolehkah Muslim Terima Angpau Imlek? Ini Hukumnya Penjelasan Buya Yahya

Tahun baru Imlek 2024 jatuh pada Sabtu, 10 Februari mendatang. Tahun baru Imlek menjadi momen yang dinantikan bagi orang yang merayakannya.

Setiap perayaan tahun baru Imlek selalu ada tradisi bagi-bagi angpao atau angpau. Angpau adalah uang yang diberikan kepada keluarga, saudara, teman pada hari raya Imlek. Angpau biasanya dibungkus kertas merah.

Tak menutup kemungkinan seorang muslim juga kebagian angpau dari orang yang merayakan Imlek. Sebagian muslim ragu-ragu karena khawatir bisa menggoyahkan keimanannya, mengingat Imlek bukan hari besar Islam.

Lantas, apakah boleh muslim menerima angpau Imlek dan bagaimana hukumnya? Pertanyaan seperti ini pernah muncul dalam kajian ulama kharismatik KH Yahya Zainul Ma’arif alias Buya Yahya. 

“Buya, apa hukumnya menerima uang dari orang yang merayakan Imlek? Karena di Taiwan setiap perayaan Imlek mereka akan memberi kita angpau atau amplop merah yang berisi uang. Apakah kita harus menerimanya atau menolaknya Buya? Mohon pencerahannya,” kata penanya lewat media sosial, dikutip dari YouTube Al Bahjah TV, Jumat (9/2/2024).

Selengkapnya baca di sini

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.