Sukses

Cara Membaca Doa Niat Puasa Ramadhan yang Benar, Lengkap dengan Latin dan Artinya

Bagi Anda yang tidak mengetahui seperti apa bacaannya, berikut adalah doa niat puasa di bulan Ramadhan dalam bahasa Arab dan latin.

Liputan6.com, Jakarta - Bulan Ramadhan sudah ada di depan mata kita, dengan penetapan hari pertama berpuasa akan ditentukan lewat sidang isbat pada sore hari ini, Rabu (22/3/2023), oleh pemerintah lewat Kemenag RI.

Dalam bulan suci Ramadhan ini, umat muslim di berbagai negara di dunia akan berlomba-lomba untuk mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya.

Puasa Ramadan tidak hanya sekedar menahan diri dari makan dan minum, tapi juga menahan diri dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa, seperti berbohong dan berbuat dosa.

Selain hal tersebut, umat muslim yang berakal, sehat, dan sudah baligh diwajibkan berpuasa. Oleh karena itu, ada baiknya untuk memulai puasa dengan bacaan niat yang benar.

Nah, bagi Anda yang tidak mengetahui seperti apa bacaannya, berikut adalah doa niat puasa di bulan Ramadhan dalam bahasa Arab dan latin.

Doa Niat Puasa

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i fardhi syahri Ramadhâni hâdzihis sanati lillâhi ta'âla.

Artinya: "Aku berniat puasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah ta'ala."

Tak hanya sebatas mengetahui doa niat puasa, ada baiknya Anda melengkapi ibadah puasa tahun ini dengan khatam Alquran.

Dengan semakin canggihnya, Anda juga dapat menggunakan sejumlah aplikasi di HP Android dan iOS untuk melakukannya.

Aplikasi membaca Alquran di HP Android dan iOS

1. Al Quran Indonesia

Aplikasi Alquran ini dilengkapi dengan terjemahan Bahasa Indonesia dan audio mp3 murottal full, 114 surah atau 30 juz tanpa pembatasan.

Menariknya, Al Quran Indonesia bisa dibaca secara offline dan tampilan antarmukanya pun user friendly dan intuitif. Untuk memudahkan penggunaan, aplikasi besutan Andi Unpam ini juga memungkinkan kamu melihat kata per kata terjemahan berdasarkan dari Arabic-nya ke Bahasa Indonesia.

2. Quran for Android

Sesuai namanya, aplikasi ini dikhususkan untuk perangkat berbasis Android. Beberapa fitur yang ditawarkan Quran for Android antara lain pemutaran audio, bookmark, menandai, dan berbagi.

Ada juga mode malam serta terjemahan/interpretasi yang mendukung lebih dari 20 bahasa berbeda.

3. Al'Quran Bahasa Indonesia

Lewat aplikasi ini kamu bisa membaca Alquran dalam Bahasa Indonesia. Tersedia pula warna tajwid untuk membantu membacanya, namun hanya dua surah pertama yang tersedia dalam versi gratis.

Aplikasi Al'Quran Bahasa Indonesia juga sangat intuitif. Kamu cukup geser dari kiri ke kanan untuk menuju surah sebelumnya atau dari kanan ke kiri untuk menuju surah berikutnya saat dipakai di HP Android dan iOS.

 

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Rukun Puasa Ramadhan

Ilustrasi Muslim, puasa, buka puasa. (Photo by mentatdgt from Pexels)

Ada sejumlah rukun dan sunnahnya yang penting dipahami. Berikut sejumlah rukun dan sunnah puasa Ramadhan yang perlu dilakukan, antara lain:

  • Membaca niat puasa Ramadhan
  • Menahan diri dari kegiatan makan, minum, bersetubuh, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa.

Selain itu, ada beberapa sunnah puasa Ramadhan yang penting dilakukan agar amal ibadah Anda semakin besar. Berikut beberapa sunnah puasa Ramadhan, antara lain:

  • Sahur
  • Segera berbuka saat waktu buka
  • Membaca doa buka puasa
  • Berbuka dengan yang manis-manis
  • Memberi makan pada orang yang berbuka
  • Memperbanyak ibadah dan berderma
3 dari 4 halaman

Dalil Mengenai Puasa Ramadhan

Ilustrasi Muslim, puasa, buka puasa, sahur. (Photo by Michael Burrows from Pexels)

Puasa Ramadhan sejatinya merupakan ibadah yang memiliki hukum wajib. Artinya, setiap muslim yang bertakwa dan beriman kepada Allah SWT memiliki kewajiban untuk melaksanakan puasa Ramadhan dengan niat serta kesungguhan hati mengharap ridha.

Dalil Mengenai Puasa RamadhanSebelum mengetahui bunyi hingga hukum dari membaca niat puasa Ramadhan, penting bagi setiap umat Islam untuk mengetahui puasa wajib terlebih dahulu.

Puasa Ramadhan sejatinya merupakan ibadah yang memiliki hukum wajib. Artinya, setiap muslim yang bertakwa dan beriman kepada Allah SWT memiliki kewajiban untuk melaksanakan puasa Ramadhan dengan niat serta kesungguhan hati mengharap ridha.

"Islam dibangun di atas lima perkara: (1) bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah melainkan Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah; (2) menunaikan shalat; (3) menunaikan zakat; (4) menunaikan haji ke Baitullah; dan (5) berpuasa Ramadhan." (HR al-Bukhari dan Muslim).

 

4 dari 4 halaman

Hadist tentang Membaca Niat Puasa Ramadhan

Ilustrasi Membaca Doa Credit: freepik.com

Sebelum menjalankan ibadah, umat Islam terlebih dahulu perlu melafalkan bacaan doa niat puasa Ramadhan. Hal tersebut menjadi salah satu syarat yang menyebabkan puasa Ramadhan sah dilakukan.

Apabila umat Islam tidak membaca doa niat puasa Ramadhan, maka ibadah puasanya pada waktu tersebut dapat dikatakan tidak sah. Hal ini selayaknya merujuk pada sebuah hadist sahih riwayat Ad-Daru Quthni dan Al- Baihaqi.

Adapun bunyinya yakni sebagai berikut.

"Barangsiapa yang belum berniat (untuk puasa) di malam hari sebelum terbitnya fajar maka tidak ada puasa baginya." (HR Ad-Daru Quthni dan Al- Baihaqi)

Hal tersebut berlaku bagi puasa Ramadhan yang memiliki hukum wajib terhadap setiap umat Islam di muka bumi. Sementara bagi puasa yang bersifat sunnah, maka membaca niat puasa tidak harus dilakukan pada waktu menjelang fajar menyingsing.

Hal demikian selayaknya yang tercantum dalam sebuah hadis riwayat Muslim. Berdasarkan penjelasan dari Aisyah radliyallahu ‘anh, Rasulullah pernah membaca niat berpuasa sunnah pada saat siang hari.

Adapun bunyi hadist tersebut yakni sebagai berikut.

"Suatu hari Rasulullah datang kepadaku, lalu beliau bertanya: "Apakah ada makanan?" Lalu kami menjawab: "Tidak ada", maka Rasulullah berkata: "Kalau begitu saya puasa." (HR Muslim)

(Ysl/Tin)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.