Liputan6.com, Bengkulu - Jalan lintas barat (jalinbar) Sumatera yang melewati 7 kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu masih menganga. Sedikitnya 50 persen jalan masih belum dibenahi. Padahal sebentar lagi akan berlangsung arus mudik di mana jalan ini merupakan jalur untuk mudik.
Ketua Asosiasi Indonesia Tour and Travel (asita) Provinsi Bengkulu Kurnia Lesandri Adnan mengatakan, kondisi lubang yang masih menganga itu sangat dikeluhkan para sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang melintasi jalinbar Sumatera.
"Kerusakan jalan lebih dari 50 persen, dengan kondisi lubang menganga di lebih dari 30 titik, sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan," jelas Kurnia di Bengkulu, Rabu (1/7/2015).
Akibat kondisi ini, lanjut Kurnia, berpengaruh pada penambahan waktu tempuh perjalanan. Untuk waktu normal melewati jalinbar dari Bengkulu ke Jakarta butuh waktu 18 jam, tapi saat ini waktunya menjadi lebih panjang bisa mencapai 24 jam.
Titik terparah ada di jalur 'Tebing Manula' di wilayah Kabupaten Kaur menuju Kabupaten Krui Lampung Barat. Selain kondisi yang mendaki, wilayah ini juga rawan kriminalitas akibat kondisi jalan yang berlubang di mana pengendara harus berjalan pelan.
Selain jalan berlubang, para sopir bus juga mengeluhkan banyaknya pengendara sepeda motor yang melakukan konvoi kendaraan dan memenuhi badan jalan, padahal kondisi jalan sempit, otomatis bus yang mengangkut para pemudik terpaksa memperlambat laju kendaraan.
"Kami minta aparat di posko taktis pengamanan jalur mudik untuk memberikan arahan agar para pemudik bersepeda motor, tidak memenuhi badan jalan jika konvoi kendaraan," tandas Kurnia Lesandri Adnan. (Sun/Ndy)
Jelang Lebaran, Lubang Jalan Lintas Barat Sumatera Masih Menganga
Akibat kondisi ini lanjut Kurnia, berpengaruh pada penambahan waktu tempuh perjalanan.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/915733/original/083633900_1435752735-20150701-jalan_lintas_barat_sumatera-bengkulu.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru1 minggu yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
- Limbah Pertanian Tak Terbuang, Warga Sumbar Olah Jadi Produk Bernilai1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
- ESG BRI Diakui Global, Masuk S&P Global Sustainability Yearbook Empat Tahun Berturut-turut1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344778/original/063010900_1789002904-email-attachment_2026_09_09_adyanugrahadi_mendes-yandri-ungkap-program-untuk-gerakkan-ekonomi-desa-ada-beasiswa-ke-jepang_IMG_9539.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5253059/original/096793100_1749987049-WhatsApp_Image_2025-06-13_at_18.37.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371619/original/004076100_1791795972-FALSE__9_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348624/original/061599100_1789451727-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-15T125442.652.jpg)