Liputan6.com, Jakarta - Tim kuasa hukum pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) menilai, surat edaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memerintahkan seluruh KPU daerah untuk membuka kotak suara tidak menyalahi aturan perundang-undangan.
Dalam jawaban yang disampaikan anggota tim hukum Jokowi-JK, Henry Yosodiningrat, sebagai pihak termohon dalam sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2014 di MK, ia mengatakan pembukaan tersebut untuk keperluan alat bukti sesuai Pasal 29 ayat 1 huruf b dan Pasal 2 Peraturan Mahkamah Konstitusi (MK).
"Pembukaan kotak suara dapat dibenarkan sepanjang tidak merusak kotak suara," kata Henry dalam persidangan di MK, Jakarta, Jumat (8/8/2014).
"Itu sesuai dengan ketentuan Pasal 239, 243, 244 Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008," sambung dia.
Menurut Henry, pembukaan kotak suara dilakukan setelah KPU berkoordinasi dengan panitia pengawas Pemilu, saksi masing-masing pasangan calon, kepolisian, dan kemudian dibuat berita acaranya.
Sebelum sidang digelar di MK, KPU memerintahkan KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk membuka kotak suara. Langkah ini diambil sebagai bagian dari persiapan alat bukti untuk menghadapi persidangan di MK.
Namun langkah ini di protes oleh kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Mereka menilai hal itu bertentangan dengan peraturan yang ada, sebab pembukaan kotak suara dilakukan setelah Prabowo-Hatta memasukkan gugatan ke MK. Pembukaan kotak suara ini pun menjadi salah satu materi gugatan Prabowo-Hatta di MK. (Mut)
Kuasa Hukum Jokowi-JK: Buka Kotak Suara Pilpres Tidak Melanggar
"Pembukaan kotak suara dapat dibenarkan sepanjang tidak merusak kotak suara," kata Henry dalam persidangan di MK.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/639936/original/2-sidang-pleno-mk-140217c.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333114/original/023127400_1787732360-cek_fakta_sekolah_kedinasan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333293/original/079260900_1787741088-Add_a_heading.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333105/original/058967100_1787731972-Screenshot_2026-08-26_132052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1216097/original/056335700_1500809346-Screen_Shot_2017-07-23_at_17.34.30.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184984/original/001805500_1744356237-Prabowo_Subianto.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330999/original/078626100_1787469154-L1000229.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330895/original/072294000_1787458543-WhatsApp_Image_2026-08-23_at_11.01.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326296/original/058938200_1786975704-WhatsApp_Image_2026-08-17_at_11.20.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325775/original/026927400_1786935702-WhatsApp_Image_2026-08-17_at_09.45.12.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324042/original/070127600_1786688841-pra3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324039/original/024622700_1786688839-pra4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324016/original/046911800_1786687966-Screenshot_2026-08-14_131117.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323719/original/028304000_1786668917-235b04ca-bcc5-43f7-aa54-08c322f13689.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322128/original/067968000_1786518084-075648500_1786517488-Screenshot_20260812-121452_WhatsApp.webp)