Sukses

Ini Pembicaraan JK-Hatta Saat Dipergoki Jokowi Sebelum Debat

Liputan6.com, Jakarta - Calon wakil presiden Jusuf Kalla mengatakan telah menanyakan langsung kepada cawapres Hatta Rajasa tentang siapa pemodal Tabloid Obor Rakyat. Pertanyaan itu, kata JK, dilontarkan di sela-sela acara debat capres putaran ketiga, Minggu malam kemarin, 22 Juni, di Kemayoran, Jakarta Pusat. [Baca: Jokowi Pergoki JK-Hatta Berduaan]

"Saya sudah tanya Pak Hatta, apakah benar dia yang membiayai penerbitan Obor Rakyat. Dia mengaku tidak tahu menahu," kata JK ketika menghadiri acara Isra Miraj di pesantren Fathul Ma'ani, kecamatan Menes, Pandeglang, Banten.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Senin (23/6/2014), JK mengaku percaya dengan jawaban Hatta tersebut.  

"Saya percaya apa yang dia katakan, karena waktu itu saya tarik dia ke sudut, dan kita bicara berdua saja," kata JK.

Namun demikian JK meminta Hatta Rajasa untuk mencari siapa aktor yang membiayai penerbitan Obor Rakyat tersebut. "Saya minta dia untuk cari pelakunya. Bagaimanapun pelakunya kemungkinan dari pihak dia, karena dia yang paling banyak diuntungkan oleh pemberitaan Obor ini," pungkas JK.

Penerbitan Obor Rakyat telah membuat kubu capres dan cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla meradang. Sebab, semua isi tabloid yang dikomandoi Setiyardi itu berisi fitnah, bahkan berbau SARA yang ditujukan untuk capres Jokowi.

Guna memeriksa lebih lanjut kasus Obor Rakyat, Mabes Polri hari ini memeriksa pemimpin redaksinya, Setiyardi. Setiyardi merupakan mantan wartawan yang dipecat dari Tempo. Dalam pengakuannya di Mabes Polri, Setiyardi yang datang dengan mengenakan kemeja kotak-kotak mirip Jokowi mengatakan, akan serius menggarap tabloid pengundang prahara tersebut.