Liputan6.com, Jakarta - Pemilihan ubin menjadi salah satu hal penting dalam menciptakan tampilan rumah yang nyaman dan menarik. Selain berfungsi sebagai pelapis lantai, ubin juga memengaruhi kesan luas, terang, dan harmonis pada interior. Tidak heran jika model ubin yang dahulu populer kini mulai dipertimbangkan kembali oleh pemilik rumah yang ingin menghadirkan suasana lebih modern.
Pada hunian minimalis, tren desain cenderung mengarah pada tampilan yang sederhana, penggunaan warna yang selaras, serta material yang mudah dipadukan dengan furnitur. Motif yang terlalu ramai atau kombinasi warna yang sangat kontras masih bisa digunakan, tetapi membutuhkan penataan yang tepat agar ruangan tidak terasa penuh.
Meski demikian, tren ubin tidak berubah secara seragam. Model yang dianggap kurang populer di satu gaya interior masih bisa terlihat menarik pada konsep klasik, retro, atau eklektik. Lantas apa saja tren ubin yang mulai ditinggalkan? Melansir dari berbagai sumber, Jumat (16/10/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
1. Ubin dengan Motif Terlalu Ramai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6372586/original/044594900_1779247659-Karpet_Ubin__Bukan_Karpet_Wall-to-Wall.jpg)
Ubin bermotif padat dengan banyak bentuk, warna, dan ornamen pernah menjadi pilihan untuk menghadirkan karakter kuat pada interior. Motif seperti ini dapat menciptakan kesan dekoratif tanpa membutuhkan banyak aksesori tambahan. Namun, pada rumah minimalis yang mengutamakan kesederhanaan, tampilannya terkadang terasa terlalu dominan.
Ketika ubin bermotif ramai digunakan di seluruh lantai ruang tamu, ruang makan, dan area keluarga, perhatian visual bisa terpusat pada lantai. Jika masih ditambah sofa bermotif, tirai berwarna mencolok, dan dekorasi dinding yang padat, ruangan berisiko terlihat kurang harmonis.
Sebagai alternatif, pemilik rumah bisa mempertimbangkan ubin polos, motif batu alam yang lembut, atau pola geometris sederhana. Pilihan ini lebih mudah dipadukan dengan berbagai warna dinding dan furnitur, terutama untuk hunian berukuran terbatas.
Bukan berarti semua ubin bermotif harus dihindari. Motif dekoratif tetap menarik jika digunakan secara terbatas, misalnya sebagai aksen di area foyer, dapur, atau kamar mandi. Dengan begitu, karakter ruangan tetap muncul tanpa menghilangkan kesan rapi.
Advertisement
2. Ubin dengan Kombinasi Warna yang Terlalu Kontras
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5353720/original/043902400_1758180005-ruang_tamu_lantai_klasik_4.jpg)
Ubin dengan perpaduan warna yang sangat kontras dapat menjadi pusat perhatian dalam sebuah ruangan. Kombinasi seperti hitam-merah, cokelat-oranye, atau beberapa warna terang sekaligus mampu menghadirkan kesan berani. Akan tetapi, pilihan ini tidak selalu mudah diselaraskan dengan furnitur modern yang menggunakan palet warna netral.
Pada ruang yang tidak terlalu luas, banyaknya warna kontras dapat membuat tampilan lantai terasa dominan. Apabila warna tersebut juga muncul pada dinding dan perabot, ruangan bisa kehilangan kesan tenang yang sering dicari pada desain minimalis.
Alternatifnya adalah menggunakan kombinasi warna yang masih memiliki hubungan visual, seperti krem dengan putih gading, abu-abu dengan putih, atau beige dengan cokelat muda. Perbedaan warna tetap dapat memberikan dimensi, tetapi tampilannya cenderung lebih mudah diselaraskan.
Jika menyukai warna berani, pemilik rumah tetap bisa menggunakannya sebagai aksen. Misalnya, pilih ubin netral untuk sebagian besar lantai dan gunakan ubin berwarna gelap pada area tertentu agar ruangan memiliki titik fokus yang jelas.
3. Ubin Motif Marmer dengan Urat yang Terlalu Mencolok
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370938/original/070168300_1791709729-ba381dfd-179a-41de-b81e-849d8f281f22.jpg)
Ubin bermotif marmer masih menjadi pilihan populer untuk menghadirkan kesan mewah. Namun, sebagian desain dengan urat sangat tebal, kontras tajam, atau pola berulang yang mencolok mungkin terasa terlalu dominan bagi pemilik rumah yang menginginkan interior lebih tenang.
Pada ruangan minimalis, lantai dengan pola dramatis dapat bersaing dengan furnitur dan elemen dekorasi lainnya. Efeknya akan semakin terasa jika ubin tersebut memiliki permukaan mengilap dan digunakan pada area yang luas.
Alternatif yang bisa dipertimbangkan adalah ubin bermotif marmer dengan urat tipis, warna dasar hangat, atau pola yang lebih halus. Tampilan seperti ini tetap memberikan kesan elegan tanpa harus menjadikan lantai sebagai elemen paling mencolok di dalam ruangan.
Selain mempertimbangkan pola, perhatikan juga ukuran ubin, warna nat, dan pencahayaan. Ubin dengan motif yang relatif sederhana dapat terlihat lebih mewah ketika dipasang rapi dan dipadukan dengan furnitur yang sesuai.
Advertisement
4. Ubin Teraso dengan Bintik yang Terlalu Padat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370944/original/000747400_1791709730-837b341e-0bc6-406a-97fd-e66918107609.jpg)
Teraso dikenal melalui tampilannya yang memiliki serpihan atau bintik-bintik material dalam berbagai ukuran dan warna. Material ini memiliki karakter dekoratif yang khas, bahkan kembali digunakan dalam berbagai konsep interior kontemporer. Namun, sebagian orang mungkin merasa motif teraso yang sangat padat kurang cocok dengan rumah minimalis yang ingin terlihat tenang.
Teraso dengan serpihan besar dan banyak warna dapat membuat lantai tampak sibuk, terutama ketika digunakan bersama furnitur bermotif atau dekorasi yang beragam. Karena itu, pemilihan corak perlu disesuaikan dengan luas ruangan dan gaya interior yang ingin dibangun.
Jika menyukai tampilan teraso, bukan berarti harus meninggalkannya sepenuhnya. Alternatifnya adalah memilih pola dengan serpihan lebih kecil, warna yang lebih seragam, atau latar netral seperti putih gading dan abu-abu muda.
Ubin teraso dengan komposisi warna yang sederhana tetap bisa memberikan karakter tanpa membuat ruangan terasa penuh. Penggunaan pada area tertentu juga dapat menjadi pilihan apabila ingin menjadikannya aksen interior.
5. Ubin Motif Kayu dengan Warna Terlalu Kemerahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335372/original/022152600_1787974647-Warna_keramik_lantai_yang_cocok_untuk_teras_rumah_kecil_model_cokelat_muda_kombinasi_dengan_pintu_kayu.jpg)
Ubin motif kayu menjadi alternatif bagi orang yang menyukai tampilan hangat tetapi menginginkan material keramik atau porselen. Model ini dapat menghadirkan kesan alami tanpa menggunakan kayu asli sebagai pelapis lantai. Meski demikian, pilihan warna yang terlalu merah atau jingga mungkin kurang sesuai dengan sebagian konsep minimalis modern.
Warna tersebut dapat terlihat kontras ketika dipadukan dengan dinding putih dingin, furnitur abu-abu, atau dekorasi berwarna hitam. Hasil akhirnya bukan selalu buruk, tetapi membutuhkan pemilihan warna pendamping yang cermat agar keseluruhan interior tetap harmonis.
Sebagai alternatif, ubin motif kayu dengan warna oak natural, cokelat muda, atau cokelat keabu-abuan dapat dipertimbangkan. Warna-warna ini relatif fleksibel untuk dipadukan dengan furnitur bergaya minimalis, skandinavia, maupun kontemporer.
Selain warna, perhatikan arah pemasangan dan variasi pola serat. Ubin yang menyerupai papan kayu dengan pola serat tidak terlalu berulang dapat membantu menciptakan tampilan yang lebih natural.
Advertisement
6. Ubin Berukuran Kecil dengan Nat yang Terlalu Dominan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312389/original/068779000_1754960561-terracotta-tiles-941741_1280.jpg)
Ubin berukuran kecil memiliki kelebihan, terutama untuk area yang membutuhkan banyak penyesuaian bentuk atau permukaan dengan detail tertentu. Namun, jika digunakan pada lantai ruangan yang luas dengan nat berwarna kontras, banyaknya garis sambungan dapat membuat tampilan lantai terlihat lebih ramai.
Pada rumah minimalis, sebagian pemilik rumah lebih menyukai permukaan lantai yang terlihat menyatu. Karena itu, ubin berukuran sedang hingga besar kerap dipertimbangkan untuk mengurangi jumlah garis nat dan menciptakan kesan visual yang lebih lapang.
Alternatifnya adalah menggunakan ubin berukuran lebih besar dengan warna yang serasi antara permukaan ubin dan nat. Hasil akhirnya dapat terlihat lebih rapi apabila pemasangan dilakukan dengan presisi dan permukaan lantai cukup rata.
Meski begitu, ukuran ubin tetap harus disesuaikan dengan ruangan. Ubin besar tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk setiap kamar mandi atau area sempit, terutama jika membutuhkan banyak pemotongan atau kemiringan lantai untuk mengalirkan air.
7. Ubin Mengilap Berlebihan di Semua Area Rumah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334801/original/035705500_1787898640-43287386-3aae-45a9-ace6-35329e278b1e.jpg)
Ubin mengilap sering dipilih karena mampu memantulkan cahaya dan membuat ruangan terlihat cerah. Pada ruang tamu atau area keluarga, permukaan mengilap dapat menghadirkan kesan bersih dan elegan. Namun, penggunaan jenis ubin yang sama di seluruh bagian rumah tidak selalu menjadi pilihan paling praktis.
Permukaan yang sangat mengilap dapat memperlihatkan debu, bekas kaki, atau noda tertentu dengan lebih jelas. Selain itu, tingkat keamanan perlu diperhatikan, terutama untuk lantai kamar mandi, area dekat kolam, dan bagian rumah yang sering basah.
Sebagai alternatif, pemilik rumah dapat mempertimbangkan ubin dengan permukaan matte atau satin untuk mendapatkan tampilan yang lebih lembut. Pilihan ini dapat memberikan kesan modern tanpa pantulan cahaya yang terlalu kuat.
Namun, jangan menentukan pilihan hanya berdasarkan tampilan. Untuk area basah, periksa spesifikasi ketahanan terhadap selip sesuai lokasi penggunaan. Permukaan matte pun tidak otomatis antiselip, sehingga tekstur dan karakteristik produk tetap perlu diperhatikan.
Advertisement
Pertanyaan & Jawaban Seputar Tren Ubin yang Mulai Ditinggalkan
1. Apakah ubin bermotif ramai sudah ketinggalan zaman?
Tidak selalu. Ubin bermotif ramai tetap dapat digunakan pada interior klasik, retro, atau eklektik. Namun, untuk rumah minimalis, motif yang lebih sederhana sering dipilih agar tampilan ruangan terasa lebih tenang.
2. Apa warna ubin yang cocok untuk rumah minimalis?
Warna krem, putih gading, abu-abu, beige, dan warna batu alam bisa menjadi pilihan. Pemilihan akhirnya perlu disesuaikan dengan warna dinding, furnitur, pencahayaan, dan selera penghuni.
3. Apakah ubin ukuran besar membuat rumah terlihat lebih luas?
Ubin besar dapat membantu menciptakan kesan visual yang lebih menyatu karena jumlah garis nat lebih sedikit. Namun, hasilnya bergantung pada proporsi ruangan, warna, pola pemasangan, dan ukuran ubin yang digunakan.
4. Apakah ubin glossy cocok untuk semua ruangan?
Tidak selalu. Ubin glossy dapat digunakan pada sejumlah area kering, tetapi perlu pertimbangan khusus untuk area basah karena tingkat kelicinan bergantung pada spesifikasi permukaannya.
5. Apakah ubin motif kayu masih cocok untuk rumah modern?
Ya. Ubin motif kayu tetap dapat digunakan pada rumah modern. Warna natural dengan pola serat yang tidak terlalu mencolok bisa menjadi pilihan untuk menciptakan suasana hangat dan mudah dipadukan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375276/original/040735700_1792137600-cek_fakta_-_ustaz_wijayanto_-bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374518/original/013435400_1792054116-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-15T154739.817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495483/original/029586100_1770372285-sherly_tjoanda_klaim_giveaway.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374732/original/043919300_1792061733-Screenshot_2026-10-15_173215.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5353721/original/083865400_1758180005-ruang_tamu_lantai_klasik_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375293/original/007678000_1792138140-Gemini_Generated_Image_nmtzv5nmtzv5nmtz.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4698287/original/024801100_1703579564-KAI_Daop_9_Jember_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375146/original/013151400_1792132723-Talang_air_atap_rumah_untuk_musim_hujan_yang_kokoh_dan_anti_tempias.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4276143/original/062979400_1672298964-anna-atkins-rNBaaxyeWWM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315076/original/040729300_1785826533-3b030088-5842-4dd0-8a23-147b3dca5029.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4913090/original/042283000_1723141511-jiwa-VS90ubZMPGc-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375101/original/088269900_1792128260-pexels-ubed-2156282786-37578776.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375020/original/016934200_1792120214-Gemini_Generated_Image_2q1oz12q1oz12q1o.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1640375/original/054268600_1499248671-9__lightning-199651_960_720.jpg)