Liputan6.com, Jakarta - Kemunculan ular di pekarangan rumah dapat menimbulkan kekhawatiran bagi penghuni, terutama saat terdapat anak kecil atau hewan peliharaan. Kondisi halaman, tumpukan barang dan keberadaan hewan pengerat, bisa memengaruhi kemungkinan ular mendekati bangunan. Tidak heran jika tanaman yang bisa menghalangi ular masuk rumah mulai menarik perhatian, sebagai pilihan alami untuk melengkapi taman sekaligus memperindah lingkungan hunian.
Sejumlah tanaman memiliki aroma khas, bentuk daun unik dan karakter pertumbuhan beragam. Serai, lavender, rosemary dan marigold sering disebut dalam pembahasan tanaman pengusir ular di pekarangan. Meski begitu, tanaman yang bisa menghalangi ular masuk rumah perlu dipahami secara cermat, mengingat efektivitas aroma tumbuhan untuk menjauhkan ular belum terbukti secara konsisten.
Selain memilih tanaman hias, penghuni rumah perlu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Rumput terlalu tinggi, tumpukan kayu, dedaunan kering dan sudut halaman gelap, bisa menyediakan tempat persembunyian bagi satwa liar. Memahami fungsi tanaman yang bisa menghalangi ular masuk rumah, membantu pemilik hunian menentukan pilihan tumbuhan secara bijak, tanpa mengabaikan kebersihan pekarangan maupun upaya menutup celah akses menuju bangunan.
Advertisement
Lantas, jenis tanaman apa saja cocok untuk menghiasi halaman sekaligus menjadi bagian dari upaya pencegahan ular? Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (15/10/2026).
1. Rosemary
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363609/original/071074100_1790906857-Tanaman_rosemary_sebagai_pelindung_kebun_cabai.jpg)
Rosemary adalah tanaman herba beraroma tajam yang banyak dimanfaatkan sebagai bumbu masakan. Daunnya berbentuk ramping dan dapat tumbuh menjadi semak kecil jika mendapatkan kondisi yang sesuai.
Aroma rosemary sering disebut sebagai salah satu aroma alami yang dapat mengusir ular. Namun, belum ada bukti kuat bahwa menanam rosemary saja mampu membuat ular menjauh dari rumah.
Rosemary dapat ditanam di pot maupun langsung di tanah. Pilih area terang, jaga drainase tetap baik dan lakukan pemangkasan seperlunya. Hindari membiarkan tanaman tumbuh terlalu rapat hingga menutupi area di sekitarnya.
2. Daffodil
Daffodil merupakan tanaman berbunga yang dikenal melalui bunga kuning atau putih berbentuk khas. Tanaman ini sering digunakan sebagai penghias taman, meskipun tidak semua varietas cocok tumbuh optimal di wilayah tropis yang panas.
Daffodil terkadang dikaitkan dengan upaya mengurangi gangguan hewan pengerat. Karena tikus dan beberapa hewan pengerat lain dapat menjadi mangsa ular, sebagian orang menganggap tanaman ini mungkin membantu mengurangi daya tarik suatu area bagi ular. Namun, hubungan tersebut tidak membuktikan bahwa daffodil dapat mencegah ular masuk rumah.
Hal penting lainnya, bagian daffodil mengandung senyawa beracun jika tertelan. Karena itu, tanaman ini perlu ditempatkan secara hati-hati apabila terdapat anak kecil atau hewan peliharaan. Daffodil sebaiknya dipilih sebagai tanaman hias, bukan sebagai metode utama untuk mengusir ular.
Advertisement
3. Serai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335080/original/061290800_1787909684-77cf23c7-6e6f-4e7f-ae47-2da151f288c3.jpg)
Serai merupakan tanaman berdaun panjang yang memiliki aroma segar dan sering digunakan sebagai bumbu masakan. Tanaman ini cocok dibudidayakan di pekarangan tropis dan dapat tumbuh membentuk rumpun.
Serai terkadang disebut sebagai tanaman pengusir ular berkat aroma khasnya. Namun, klaim tersebut belum memiliki bukti kuat sebagai metode pencegahan yang dapat diandalkan.
Jika ingin menanam serai di halaman, pilih lokasi yang mendapat sinar matahari cukup. Berikan jarak antarrumpun agar area tetap mudah diperiksa. Pangkas daun kering dan rapikan pertumbuhannya supaya tidak menciptakan tempat persembunyian yang sulit terlihat.
4. Marigold
Marigold merupakan tanaman hias berbunga cerah, biasanya berwarna kuning, jingga, atau kombinasi keduanya. Tanaman ini populer untuk menghiasi halaman, tepian taman, dan area dekat pagar.
Marigold juga kerap dikaitkan dengan pengendalian sejumlah hama kebun. Aromanya yang khas membuat sebagian orang menganggapnya dapat membantu mengusir ular. Namun, belum ada bukti kuat bahwa marigold dapat mencegah ular masuk ke pekarangan secara konsisten.
Jika ingin menanamnya, letakkan marigold pada area yang mendapat sinar matahari cukup dan memiliki drainase baik. Pangkas bagian tanaman yang layu dan jaga area sekitarnya tetap terbuka agar mudah diperiksa.
5. Eucalyptus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374458/original/094477900_1792051890-Screenshot_2026-10-15_151007.jpg)
Eucalyptus merupakan kelompok tanaman berkayu yang dikenal memiliki aroma khas dari minyak alaminya. Beberapa jenis dimanfaatkan untuk menghasilkan minyak atsiri, sementara jenis lain ditanam sebagai tanaman hias atau peneduh.
Aroma eucalyptus terkadang disebut sebagai bahan alami untuk mengusir ular. Namun, belum ada bukti kuat bahwa menanam eucalyptus di halaman dapat memberikan perlindungan yang konsisten.
Sebelum memilihnya, perhatikan ukuran tanaman saat dewasa. Sejumlah jenis eucalyptus dapat tumbuh sangat besar sehingga kurang sesuai untuk pekarangan sempit atau area yang berdekatan dengan bangunan dan jaringan utilitas.
Jika ingin menanam eucalyptus, pastikan jenisnya sesuai dengan luas lahan dan kondisi lingkungan. Jangan menggunakan minyak eucalyptus pekat atau produk turunannya secara sembarangan di sekitar anak dan hewan peliharaan.
6. Allium
Allium merupakan kelompok tanaman yang mencakup bawang putih, bawang bombai, dan kucai. Tanaman ini memiliki aroma khas akibat senyawa yang mengandung sulfur.
Aroma tersebut membuat allium kerap disebut sebagai pilihan untuk mengusir berbagai hewan pengganggu, termasuk ular. Meski demikian, efektivitasnya dalam menghalangi ular masuk rumah belum dapat dipastikan.
Allium dapat ditanam pada kebun dapur atau bedeng kecil di pekarangan. Selain menghasilkan bahan pangan, keberadaannya dapat memperkaya variasi tanaman di rumah. Namun, jangan mengandalkan bawang putih atau tanaman allium lain sebagai penghalang ular.
Advertisement
7. Lavender
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316179/original/072064600_1785915682-9.jpg)
Lavender dikenal memiliki aroma khas dan bunga berwarna ungu yang menarik. Tanaman ini sering digunakan sebagai penghias taman maupun bahan pewangi alami.
Sebagian orang menganggap aroma lavender tidak disukai ular. Akan tetapi, efektivitasnya sebagai pengusir ular belum didukung bukti yang cukup kuat. Karena itu, lavender sebaiknya dipilih terutama untuk nilai estetika dan aromanya, bukan sebagai perlindungan utama dari ular.
Lavender umumnya membutuhkan sinar matahari yang cukup dan media tanam dengan drainase baik. Hindari lokasi yang terus-menerus tergenang air. Jika ditanam di pekarangan, pastikan susunan pot dan tanaman tidak menciptakan sudut sempit yang sulit diperiksa.
8. Lidah Mertua
Lidah mertua atau snake plant dikenal sebagai tanaman hias berdaun tegak, kaku, dan menyerupai pedang. Tanaman ini banyak dipilih untuk menghiasi teras, halaman, maupun bagian dalam rumah yang memperoleh cahaya sesuai kebutuhannya.
Bentuk daun lidah mertua terkadang membuat orang menganggap tanaman ini dapat menghalangi ular. Padahal, belum ada bukti kuat bahwa bentuk daun atau keberadaannya mampu mencegah ular masuk ke rumah.
Lidah mertua relatif mudah dirawat dan dapat ditanam di pot. Jika digunakan sebagai penghias teras, atur posisi pot agar tidak menutupi sudut bangunan, celah pintu, atau area lain yang perlu diperiksa secara rutin.
Cara Lebih Efektif Mencegah Ular Masuk Rumah
Selain memilih tanaman untuk halaman, terdapat beberapa langkah yang lebih masuk akal untuk mengurangi kemungkinan ular mendekati bangunan.
- Pangkas rumput dan tanaman liar agar area sekitar rumah tidak terlalu rimbun. Bersihkan daun kering, puing, tumpukan kayu, serta barang bekas yang dapat menjadi tempat persembunyian ular dan hewan kecil lainnya.
- Tikus dan hewan pengerat lain dapat menarik ular ke sekitar rumah. Simpan makanan dalam wadah tertutup, buang sampah secara teratur, dan tutup akses yang memungkinkan tikus masuk ke bangunan.
- Pengendalian tikus perlu dilakukan secara aman. Hindari penggunaan racun secara sembarangan, terutama di area yang dapat dijangkau anak-anak dan hewan peliharaan.
- Periksa celah di bawah pintu, lubang ventilasi, saluran pipa, retakan dinding, dan bagian fondasi. Gunakan penutup atau bahan penyekat yang sesuai agar celah tidak menjadi jalur masuk satwa.
- Pastikan ventilasi dan saluran tetap berfungsi baik setelah dipasangi pelindung. Jika menggunakan kasa atau jaring, pilih bahan cukup kuat dan ukuran celah yang sesuai untuk mencegah masuknya hewan.
- Ular bisa bersembunyi di tempat terlindung, seperti tumpukan pot, kayu, batu, atau peralatan kebun. Susun barang dengan rapi dan sisakan ruang agar bagian belakangnya mudah diperiksa.
- Hindari memasukkan tangan ke dalam lubang, tumpukan kayu, atau celah gelap tanpa mengetahui isinya. Gunakan alat bantu saat membersihkan area yang berpotensi menjadi tempat persembunyian satwa.
- Gudang, garasi, ruang penyimpanan, dan area belakang rumah perlu diperiksa secara berkala. Gunakan penerangan memadai dan hindari menjangkau langsung tempat yang tidak terlihat jelas.
Jika menemukan ular di dalam rumah atau pekarangan, jaga jarak, jauhkan anak-anak dan hewan peliharaan, serta jangan mencoba menangkap atau membunuhnya sendiri. Hubungi petugas pemadam kebakaran, penyelamat satwa, atau pihak berwenang setempat untuk mendapatkan bantuan.
Â
Â
Pertanyaan Seputar Tanaman yang Bisa Menghalangi Ular Masuk Rumah
Apa saja tanaman yang bisa menghalangi ular masuk rumah?
Beberapa tanaman yang sering dipercaya dapat membantu mengusir ular antara lain serai, lavender, rosemary, marigold, bawang putih, lidah mertua, dan eucalyptus. Akan tetapi, belum ada bukti kuat bahwa tanaman tersebut secara konsisten mampu mencegah ular masuk rumah. Tanaman-tanaman ini lebih tepat dipilih sebagai penghias pekarangan, bukan sebagai perlindungan utama.
Apakah tanaman pengusir ular benar-benar efektif?
Efektivitas tanaman sebagai pengusir ular belum terbukti secara konsisten. Aroma khas dari beberapa tumbuhan kerap dianggap tidak disukai ular, tetapi ular dapat tetap mendatangi halaman apabila tersedia makanan, tempat persembunyian, atau jalur masuk. Karena itu, menjaga lingkungan dan menutup celah bangunan lebih penting daripada mengandalkan tanaman.
Apakah serai bisa membantu mencegah ular masuk rumah?
Serai memiliki aroma segar dan cocok ditanam di pekarangan tropis. Tanaman ini sering disebut sebagai pengusir ular alami, tetapi belum ada bukti kuat bahwa aromanya dapat menjauhkan ular secara konsisten. Serai tetap bermanfaat sebagai tanaman bumbu dan penghias halaman.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346108/original/077588800_1789110397-cek_fakta_cpns_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374518/original/013435400_1792054116-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-15T154739.817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374250/original/004232300_1792041603-HOAX__35_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374273/original/056682000_1792043129-cek_fakta_-_kejaksaan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374457/original/082648200_1792051890-Gemini_Generated_Image_avj34davj34davj3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5281448/original/001938100_1752387209-beautiful-lavender-field-background.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7600102/original/029009500_1780383884-6d808f3d-8cc3-49a6-bf64-f1fda336ad2c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537131/original/023216700_1774412013-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4249499/original/044401400_1670206256-WhatsApp_Image_2022-12-03_at_19.20.34.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374481/original/085977500_1792052678-cover.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374594/original/004231900_1792055844-35c530c5-684c-460f-9db7-f159e97b41bb.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374452/original/054857600_1792051603-7.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374426/original/011203900_1792051372-hl1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256496/original/025539700_1781159644-Pagar_Kombinasi_Besi_dan_Kayu_Modern.jpeg)