Cara Isi Tes dan Survey MPLS Ramah 2026, Panduan untuk Murid dan Orang Tua

Cara isi tes dan survey MPLS Ramah 2026, panduannya dirilis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Diterbitkan 16 Juli 2026, 11:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara isi tes dan survey MPLS Ramah 2026 perlu dipahami oleh seluruh peserta didik baru agar proses pengisian berjalan lancar. Tes dan survei ini merupakan bagian dari rangkaian MPLS Ramah yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Asesmen ini tidak digunakan untuk menentukan nilai maupun peringkat siswa.

Pelaksanaan MPLS Ramah 2026 bertujuan membantu sekolah mengenali karakteristik, kebiasaan belajar, kondisi sosial-emosional, serta potensi setiap murid. Oleh karena itu, memahami cara isi tes dan survey MPLS Ramah 2026 penting agar seluruh data yang diisi sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melalui cara isi tes dan survey MPLS Ramah 2026 yang benar, siswa dapat menyelesaikan seluruh tahapan asesmen dengan mudah. Hasilnya akan menjadi dasar bagi sekolah dalam menyusun pembelajaran dan pendampingan yang lebih sesuai dengan kebutuhan setiap peserta didik.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara isi tes dan survey MPLS Ramah 2026, Kamis (16/7/2026).

Bagian 1: Cara Mengakses Kode Tes

Melansir dari Karakter Data Kemendikdasmen, berikut tutorial pengisian Tes dan Survei MPLS Ramah 2026 bagi sekolah, orang tua, maupun murid.

Tes dan Survei MPLS Ramah 2026 merupakan bagian dari pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah. Instrumen ini diisi oleh orang tua/wali atau murid sesuai jenjang pendidikan untuk membantu sekolah memahami kondisi awal peserta didik. Hasil asesmen nantinya menjadi dasar dalam menyusun layanan pendidikan yang lebih tepat, aman, nyaman, inklusif, dan berpihak pada kebutuhan murid.

1. Buka portal Tes dan Survei MPLS Ramah

Kepala sekolah, operator, atau petugas sekolah yang memiliki akses Pengelola Data Pusdatin membuka laman https://karakter.data.kemendikdasmen.go.id/ melalui browser.

2. Masuk ke sistem

Klik tombol "Masuk" atau "Login" di pojok kanan atas, kemudian login menggunakan akun Single Sign-On (SSO) Pengelola Data Pusdatin dengan memasukkan alamat email dan kata sandi.

3. Masukkan kode OTP

Setelah berhasil login, sistem akan meminta One Time Password (OTP) yang diperoleh dari aplikasi autentikasi, seperti Google Authenticator atau Microsoft Authenticator. Masukkan kode OTP, lalu klik "Verifikasi".

4. Salin kode unik tes

Apabila proses verifikasi berhasil, sistem akan menampilkan identitas sekolah beserta daftar kode unik untuk masing-masing jenis tes dan survei. Catat atau salin kode tersebut agar mudah dibagikan kepada responden saat pelaksanaan asesmen.

Bagian 2: Cara Mengisi Tes dan Survei

1. Siapkan petugas pendamping

Sebelum pelaksanaan tes, kepala sekolah menugaskan guru atau tenaga kependidikan yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi untuk mendampingi proses pengisian. Kepala sekolah dan petugas juga dianjurkan mempelajari panduan pelaksanaan asesmen yang tersedia di laman https://cerdasberkarakter.kemendikdasmen.go.id/asesmen-mpls-ramah/.

2. Bagikan kode tes kepada responden

Kepala sekolah atau operator memberikan kode tes kepada petugas untuk diteruskan kepada responden. Pada jenjang PAUD dan SD, responden adalah orang tua atau wali murid, sedangkan pada jenjang SMP, SMA, dan SMK, responden adalah murid.

3. Pastikan perangkat siap digunakan

Pada hari pelaksanaan, petugas memastikan seluruh responden telah menyiapkan perangkat atau gawai yang terhubung ke internet. Selanjutnya, responden membuka laman https://karakter.data.kemendikdasmen.go.id/ hingga tampil halaman utama Tes dan Survei MPLS Ramah 2026.

4. Masukkan kode unik tes

Pilih tombol "Kerjakan Tes", kemudian masukkan kode unik yang telah diberikan sekolah dan klik "Lanjutkan".

5. Verifikasi data sekolah

Setelah kode berhasil diverifikasi, sistem akan menampilkan nama dan alamat sekolah. Pastikan informasi tersebut sudah benar, kemudian pilih "Lanjut Input NISN".

6. Masukkan NISN peserta didik

Ketik Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) sesuai data peserta didik. Apabila murid belum memiliki NISN, masukkan angka 1234567890 sesuai petunjuk sistem.

7. Periksa identitas peserta

Jika NISN valid, sistem akan menampilkan nama peserta didik. Pastikan nama yang muncul sudah sesuai. Apabila nama tidak sesuai, masukkan kembali NISN. Jika murid belum memiliki NISN atau data masih tidak sesuai, gunakan kembali angka 1234567890, kemudian lengkapi data identitas seperti nama lengkap, jenis kelamin, dan tanggal lahir.

8. Mulai mengerjakan tes

Setelah data berhasil diverifikasi, klik tombol "Kerjakan Tes" sehingga sistem akan mengarahkan responden ke halaman Google Form yang berisi instrumen asesmen. Jika formulir tidak terbuka, gunakan pilihan "Alternatif 1 Kerjakan Tes" atau "Alternatif 2 Kerjakan Tes".

9. Isi formulir hingga selesai

Bacalah petunjuk pada setiap bagian formulir, kemudian jawab seluruh pertanyaan sesuai kondisi yang sebenarnya. Setelah semua instrumen selesai diisi, klik tombol "Kirim" (Submit). Pengisian dinyatakan berhasil apabila muncul notifikasi "Terima kasih telah berpartisipasi dalam tes ini."

Bagian 3: Cara Mengakses Laporan Hasil Tes

1. Pastikan evaluasi MPLS telah diisi

Laporan hasil Tes MPLS Ramah 2026 baru dapat diakses setelah kepala sekolah serta orang tua atau murid menyelesaikan evaluasi pelaksanaan MPLS Ramah. Sesuai ketentuan Kemendikdasmen, laporan hasil tes mulai tersedia pada 31 Juli 2026.

2. Login ke portal Tes dan Survei MPLS Ramah

Kepala sekolah atau guru masuk ke laman https://karakter.data.kemendikdasmen.go.id/ menggunakan akun yang sama seperti saat mengakses sistem sebelumnya. Setelah berhasil login, pilih menu "Lihat Laporan Hasil Tes".

3. Pilih laporan murid

Sistem akan menampilkan daftar nama murid yang telah menyelesaikan Tes MPLS Ramah 2026. Selanjutnya, pilih nama peserta didik yang diinginkan, lalu klik "Unduh Laporan" untuk mengunduh hasil asesmen masing-masing murid.

4. Pahami isi laporan hasil tes

Setiap murid memiliki dua set laporan, yaitu:

  • Set 1 berisi seluruh hasil tes, kecuali hasil Identifikasi Awal Kondisi Sosial-Emosional dan Konsentrasi Belajar Murid.
  • Set 2 berisi tabel hasil beserta rekomendasi dari Identifikasi Awal Kondisi Sosial-Emosional dan Konsentrasi Belajar Murid.

5. Gunakan laporan sesuai ketentuan

Laporan Set 2 hanya boleh diakses dan digunakan oleh guru Bimbingan Konseling (BK). Guru BK menjadi pihak yang berwenang menyampaikan hasil tersebut kepada orang tua atau wali murid yang membutuhkan pendampingan profesional.

Apabila sekolah belum memiliki guru BK, tugas tersebut dapat dilaksanakan oleh wakil kepala sekolah bidang kesiswaan atau wali kelas yang telah memperoleh pelatihan sesuai ketentuan.

6. Pelajari rekomendasi sebelum menyampaikan hasil

Sebelum menyampaikan hasil tes kepada orang tua atau wali murid, guru diharapkan membaca terlebih dahulu catatan penting, rekomendasi tindak lanjut hasil asesmen, serta hal-hal yang perlu dihindari dalam penyampaian hasil tes. Langkah ini bertujuan agar informasi yang diberikan dapat dipahami dengan tepat dan menjadi dasar pendampingan murid secara optimal.

Rangkaian Tes MPLS

Dalam pelaksanaan MPLS Ramah 2026, peserta didik baru akan mengikuti beberapa instrumen asesmen yang bertujuan mengidentifikasi kondisi awal murid. Tes tersebut meliputi identifikasi kondisi sosial-emosional dan konsentrasi belajar, asesmen literasi membaca dan numerasi, identifikasi bakat dan minat, serta deteksi dini untuk mendukung pemetaan kebutuhan belajar peserta didik.

Peran Setiap Pihak dalam Tes dan Survei MPLS Ramah 2026

- Kepala Sekolah bertugas menyiapkan responden, menunjuk pemandu, menyediakan sarana dan prasarana, menyusun jadwal pelaksanaan tes, serta mengisi survei pelaksanaan MPLS Ramah.

- Pemandu atau Guru bertanggung jawab memastikan setiap peserta memperoleh kode unik tes, mengukur berat badan dan tinggi badan murid baru, serta melaksanakan Tes Fleksibilitas dan mengunggah hasilnya ke sistem.

- Operator Sekolah berperan mengelola dan mengetahui kode unik tes yang akan digunakan oleh murid, orang tua, kepala sekolah, maupun guru selama pelaksanaan Tes dan Survei MPLS Ramah.

- Peserta, baik murid baru maupun orang tua, bertugas memasukkan kode unik yang telah diberikan sekolah, kemudian mengerjakan dan menyelesaikan seluruh tes atau survei sesuai identitas masing-masing.

Pertanyaan Seputar Cara Isi Tes dan Survey MPLS Ramah 2026

Apa tujuan utama tes dan survei MPLS Ramah 2026?

Tujuan utamanya adalah mengumpulkan data awal mengenai karakter, kebiasaan belajar, kondisi sosial-emosional, literasi, numerasi, bakat, minat, dan kondisi kesehatan peserta didik. Data ini digunakan untuk menyusun program pembelajaran yang sesuai, bukan untuk penilaian atau peringkat.

Siapa saja yang wajib mengisi tes dan survei MPLS Ramah 2026?

Orang tua atau wali murid mengisi untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD). Sementara itu, peserta didik jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mengisi instrumen secara mandiri.

Kapan jadwal pengisian tes dan survei MPLS Ramah 2026?

Untuk jenjang TK dan SD, pengisian berlangsung dari 6 Juli hingga 26 Juli 2026. Sedangkan untuk SMP, SMA, dan SMK, pengisian dimulai dari 13 Juli hingga 24 Juli 2026. Ada kelonggaran pelaksanaan hingga 31 Juli 2026 bagi satuan pendidikan yang mengalami kendala.

Bagaimana cara operator sekolah mendapatkan kode unik untuk tes dan survei?

Kepala sekolah atau operator dengan akses pengelola data Pusdatin dapat membuka portal MPLS Ramah 2026, masuk menggunakan akun SSO Pusdatin, dan memasukkan OTP dari aplikasi Authenticator. Setelah berhasil masuk, kode unik dapat diakses dan dibagikan kepada responden.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6