Cara Menanam Oyong dari Biji, Panduan Mudah bagi Pemula yang Ingin Berkebun

Pelajari cara menanam oyong dari biji di rumah dengan teknik semai sederhana agar hasil panen melimpah.

Diterbitkan 10 Maret 2026, 14:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jawa Tengah - Cara menanam oyong dari biji menjadi pilihan hobi produktif yang diminati masyarakat karena kemudahan perawatannya di pekarangan rumah. Ibu Rumah Tangga asal Ngemplak, Boyolali, Sri Adhi, menyatakan bahwa keberhasilan budidaya ini bisa dimulai dari skala kecil.

“Oyong saya sudah berkali-kali panen, padahal hanya tanam dari 4 biji saja,” jelasnya kepada Liputan6.com.

Berdasarkan data teknis Kementerian Pertanian, tanaman oyong memiliki daya adaptasi tinggi di dataran rendah hingga menengah dengan suhu optimal 18-30 derajat Celcius. Proses penanaman dimulai dari pemilihan benih berkualitas hingga penyediaan sarana rambatan yang kokoh untuk mendukung pertumbuhan buah.

Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya, Selasa (10/3/2026).

1. Penyemaian Benih pada Media Gembur

Tahap awal cara menanam oyong dari biji dilakukan dengan menyemai benih ke dalam wadah yang diisi tanah subur. “Saya menanamnya disemai dulu di tanah gembur polybag masing-masing diisi 2 biji, cukup 2 polybag saja,” terang Sri.

Merujuk pada panduan teknis Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), penggunaan media semai yang remah sangat penting untuk mendukung pertumbuhan akar perdana secara maksimal.

2. Pemindahan Bibit ke Lahan Tanam

Setelah tunas muncul dalam kurun waktu satu minggu dan daun membesar, bibit siap dipindahkan ke lokasi permanen. Sri Adhi menjelaskan teknisnya, “Setelah itu pindah setanah polybagnya, hati-hati jangan sampai patah batangnya karena metode ini lebih cepat membuat oyong menyesuaikan diri.”

Standar Operasional Prosedur (SOP) budidaya hortikultura menekankan bahwa pemindahan bibit sebaiknya dilakukan pada sore hari untuk mengurangi stres pada tanaman muda.

3. Penyediaan Sarana Rambatan Bambu

Faktor kunci dalam cara menanam oyong dari biji adalah menyiapkan tempat merambat bagi batang tanaman yang mulai memanjang. “Saat dipindah ke tanah, pastikan sudah disiapkan rambatannya, saya pakai bambu,” tutur Sri Adhi mengenai struktur penopang.

Kementerian Pertanian dalam literatur agribisnis menyebutkan bahwa penggunaan lanjaran setinggi 2 meter berfungsi menjaga buah tetap bersih dan mencegah serangan busuk buah.

4. Pengaturan Sulur dan Pengikatan Batang

Batang yang sudah tumbuh panjang perlu diarahkan ke rambatan menggunakan tali bantu agar pola pertumbuhannya teratur. Sri memberikan tips praktis, “Tali dengan rafia atau tali apapun ke rambatan, tidak perlu kencang-kencang asal menempel nanti akan merambat sendiri.”

Secara teknis, pengaturan sulur ini bertujuan untuk memeratakan penerimaan sinar matahari ke seluruh bagian daun.

5. Manajemen Pengairan dan Masa Panen

Langkah akhir cara menanam oyong dari biji adalah menjaga kelembapan tanah serta memetik hasil pada waktu yang tepat. Sri juga mengingatkan, “Penyiramannya saat tanah tampak kering saja dan pastikan petik buah oyong saat masih muda agar tidak pahit.”

Sesuai Pusat Perlindungan Varietas Tanaman, oyong mulai berbunga pada usia 30-50 hari dan kualitas terbaik adalah saat kulit buah masih lunak.

FAQ

Kapan waktu terbaik cara menanam oyong dari biji?

Saat memasuki musim hujan atau awal kemarau dengan ketersediaan air cukup.

Berapa lama biji oyong akan tumbuh tunas?

Tunas biasanya muncul dalam kurun waktu 5 hingga 7 hari setelah semai.

Mengapa buah oyong terasa pahit?

Jika dipetik terlalu tua atau tanaman mengalami stres kekeringan yang parah.

Apakah oyong harus memakai pupuk kimia?

Tidak harus, penggunaan kompos sudah cukup untuk pertumbuhan skala rumahan.

Berapa jarak tanam yang ideal untuk oyong?

Jarak tanam yang disarankan sekitar 50 hingga 60 cm antar lubang.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6