Sukses

Komunitas `Bersih Nyok!` Yakin Jakarta Bisa Bersih

Sepertinya kawasan Jakarta tidak terlepas dari langganan banjir setiap musim penghujan. Masalah sampah juga masih menjadi hal yang perlu perhatian khusus.

Menurut Komunitas Bersih Nyok! hal tersebut bisa diatasi bila ada kerjasama antara pemerintah dan masyarakat. "Jakarta masih bisa bersih kok, kalau perilaku masyarakatnya sudah baik. Kesadaran masyarakat masih sangat kurang, kalau lingkungan bersih maka akan menciptakan masyarakat yang sehat. Mereka masih saja membuang sampah sembarangan," kata Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin yang juga salah satu Penggagas Komunitas Bersih Nyok!, dr. Amaranila Lalita Drijono, SpKK saat dihubungi Tim Health Liputan6.com, Kamis (20/2/2014).

Upaya pemerintah akan menjadi sia-sia bila masyarakat masih belum sadar akan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). "Pemerintah sudah bagus melakukan aksi dan edukasi ke masyarakat, tapi tetap butuh dukungan dari masyarakat juga. Pemerintah tidak bisa melakukan semua sendiri," kata dr. Amaranila.

Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dijalankan pemerintah menurut komunitas bersih nyok! Sudah berjalan cukup baik. "Pemerintah sudah berupaya, tinggal kita nih masyarakatnya harus bisa menerapkannya. Bersih dilakukan masyarakat untuk kesehatan masyarakat juga," kata Amelia.

Komunitas bersih nyok! menyayangkan tingkat peduli kebersihan dan kesehatan masyarakat meningkat hanya saat bencana. "Mereka peduli kebersihan dan kesehatan hanya saat bencana, padahal harusnya PHBS itu diterapkan jangan menunggu bencana. Dengan hidup bersih dan sehat, kehidupan sehari-hari jadi lebih lancar," kata Amelia.

Komunitas bersih nyok! merespon positif dan meyakini gubernur Jakarta sekarang dapat menciptakan lingkungan bersih dan sehat. "Lihat saja Solo begitu bersihnya. Kami yakin Jokowi akan menerapkan hal yang sama di Jakarta. Kita sudah lihat betapa pedulinya dia dengan kebersihan dan kesehatan lewat aksi blusukannya," kata dr. Amaranila.

(Mia/Abd)