Liputan6.com, Jakarta - Anggota Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof. DR. dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi menegaskan bahwa perubahan komposisi vaksin influenza dari empat strain (quadrivalent) menjadi tiga strain (trivalent) tidak mengurangi efektivitas vaksin. Perlindungan yang diberikan tetap optimal.
"Jadi, dengan pengurangan satu, efektivitasnya masih tetap sama," kata Miko kepada Health Liputan6.com dalam diskusi media 'Kalventis Hadirkan Vaksin Influenza Trivalen Sesuai Rekomendasi WHO' di Jakarta belum lama ini.
Dia menjelaskan bahwa keputusan ini bukan diambil secara tiba-tiba. Kajian ilmiah sudah dilakukan sejak 2022, bahkan mulai dipertimbangkan sejak 2023, sebelum akhirnya diselesaikan secara resmi pada 2025.
Advertisement
Menurut Miko, perubahan ini didasarkan pada perkembangan virus influenza itu sendiri. Saat ini, virus yang beredar dominan terdiri dari tiga strain utama, sehingga vaksin trivalent sudah cukup untuk memberikan perlindungan yang setara.
"Dari kajian-kajian yang ada, karena virusnya juga tinggal tiga, dengan vaksin yang tiga perlindungannya sama dengan pada waktu virusnya empat,"Â tambahnya.
Lebih lanjut, Miko mengungkapkan bahwa sebelumnya vaksin quadrivalent juga mencakup virus influenza tipe B Yamagata. Namun, berdasarkan penelitian WHO, virus tersebut sudah tidak lagi berkembang sejak 2017–2018, sehingga tidak perlu dimasukkan dalam komposisi vaksin terbaru.
Sehingga vaksin influenza trivalent tetap mampu melindungi masyarakat dari risiko infeksi dan komplikasi serius, tanpa kehilangan efektivitas dibandingkan versi sebelumnya.
Meski terjadi perubahan, Miko memastikan bahwa jadwal pemberian vaksin influenza tidak mengalami perubahan. "Jadwalnya juga tidak berubah," katanya.
Vaksin influenza diulang berapa kali? Untuk anak-anak, vaksin diberikan pertama kali pada usia 6 bulan, kemudian dosis kedua diberikan satu bulan setelahnya. Setelah itu, vaksinasi dilakukan secara rutin setiap tahun.
Jika jadwal sempat terlewat, misalnya baru ingat saat anak berusia 10 bulan, vaksin tetap bisa diberikan dengan penyesuaian interval yang sama.
Sementara itu, berapa dosis vaksin influenza untuk dewasa? Miko menekankan bahwa untuk orang dewasa, rekomendasinya juga tetap sama. Vaksin influenza diberikan satu kali setiap tahun.
"Dari PAPDI mengatakan, pokoknya semua dewasa direkomendasikan untuk vaksinasi setahun sekali,"Â kata Miko.
Apa Tujuan Vaksin Influenza?
Vaksin influenza bukan sekadar mencegah flu biasa. Lebih dari itu, vaksin ini penting untuk mencegah komplikasi serius yang bisa berdampak besar pada kualitas hidup.
Miko menekankan bahwa kelompok dewasa dengan komorbid seperti diabetes, obesitas, dan asma memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi berat jika terinfeksi influenza.
"Bisa melindungi dari sakit berat yang bisa mengganggu pekerjaan, mengganggu karier, dan bahkan berisiko masuk ICU,"Â ujarnya.
Data di Indonesia juga menunjukkan bahwa kasus influenza berat dapat berujung pada perawatan intensif, bahkan meningkatkan risiko kematian jika tidak dicegah dengan baik.
Oleh sebab itu, lanjut Miko, vaksinasi tahunan menjadi langkah sederhana tapi penting untuk menjaga kesehatan, produktivitas, dan kualitas hidup.
Rekomendasi tersebut juga sejalan dengan anjuran WHO, yang menyatakan vaksin influenza trivalen dapat digunakan pada berbagai kelompok usia. Mulai dari balita hingga lansia guna melindungi dari virus influenza tipe A (H1N1 dan H3N2) serta tipe B Victoria.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5401749/original/084305000_1762228197-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-04T104806.640.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306299/original/013680100_1784873619-Screenshot_2026-07-24_113426.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515491/original/005117600_1772177639-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-27T142917.860.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5564633/original/011450200_1776988078-Anggota_Satgas_Imunisasi_Ikatan_Dokter_Anak_Indonesia__IDAI___Prof._DR._dr._Soedjatmiko__SpA_K___MSi.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299190/original/029970400_1784198533-Talkshow_Perjalanan_Kesehatan_Karyawan_Indonesia_Data__Tantangan__dan_Solusi_Nyata.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8395787/original/052169900_1782276692-Budi_Gunadi_Sadikin__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5485457/original/070806700_1769507349-bgs_jkn.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8144207/original/009352100_1780996945-55322489703_f4223effd4_c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653714/original/084314200_1700287310-Vaksinasi_rabies_massal-ARBAS_11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3225987/original/098481400_1599023065-Imunisasi-Campak5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5578586/original/083527100_1778051771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5529198/original/048081600_1773311046-vaksin_campak.jpeg)