Manfaat Tanaman Spearmint bagi Otak agar Tetap Sehat dan Berfungsi Optimal

Tanaman spearmint menjadi salah satu contoh bagaimana bahan alami dapat berperan dalam menjaga otak tetap sehat dan berfungsi optimal di berbagai tahap usia.

Diterbitkan 15 Desember 2025, 14:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah tuntutan hidup modern yang serba cepat, menjaga kesehatan otak menjadi perhatian penting. Aktivitas padat, paparan gawai berlebih, hingga kurang tidur dapat memengaruhi fokus, daya ingat, dan performa kognitif secara keseluruhan. Oleh sebab itu, berbagai pendekatan berbasis gaya hidup sehat dan asupan alami mulai banyak dikaji, salah satunya berasal dari tanaman spearmint.

Tanaman spearmint dikenal luas sebagai tanaman herbal dengan aroma segar. Namun, di balik itu, spearmint menyimpan potensi manfaat bagi kesehatan otak. Hal ini berkaitan dengan kandungan polifenol di dalamnya, seperti asam rosmarinat dan asam salvianolat, yang berperan sebagai antioksidan kuat.

Menurut anggota Nutrition Advisory Board (NAB) Herbalife Indonesia, Prof. Dr. Rimbawan, polifenol dari tanaman spearmint memiliki peran penting dalam mendukung fungsi kognitif. "Polifenol adalah senyawa tanaman yang berfungsi sebagai antioksidan. Senyawa ini membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, termasuk sel-sel saraf di otak," ujarnya.

Rimbawan, menjelaskan, stres oksidatif yang tidak terkendali dapat berdampak pada penurunan fungsi otak seiring bertambahnya usia. Dalam sejumlah studi praklinis, asam rosmarinat diketahui mampu mengurangi stres oksidatif serta berpotensi mendukung pertumbuhan neuron baru dan melindungi neuron yang sudah ada.

 

Senyawa Aktif Tanaman Spearmint untuk Sel Saraf

Tak hanya itu, senyawa aktif dalam spearmint juga diduga membantu sel saraf mengirimkan sinyal lebih efisien. Proses ini penting karena berkaitan langsung dengan kecepatan berpikir, fokus, serta kemampuan otak dalam mengolah informasi.

"Dengan komunikasi antarsel saraf yang lebih optimal, fungsi otak pun dapat berjalan lebih efisien," kata Rimbawan.

Sejumlah penelitian klinis juga mengamati manfaat spearmint pada berbagai kelompok usia. Pada orang dewasa muda yang sehat, konsumsi ekstrak spearmint dikaitkan dengan peningkatan perhatian berkelanjutan serta kelincahan reaksi. Kemampuan ini berperan penting dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja, belajar, hingga berkendara.

Sementara itu, pada kelompok usia yang lebih tua, spearmint menunjukkan potensi dalam mendukung memori kerja, yaitu kemampuan otak untuk menyimpan dan mengelola informasi dalam waktu singkat.

 

 

 

Ekstrak Tanaman Spearmint untuk Fungsi Kognisi Dewasa

Memori kerja berperan dalam hal sederhana seperti mengingat letak barang, menyusun rencana, hingga menyelesaikan beberapa tugas secara bersamaan.

Ekstrak spearmint dengan kandungan polifenol tinggi juga telah dikembangkan dalam bentuk bahan fungsional, salah satunya dikenal sebagai Neumentixâ„¢, yang dalam studi klinis digunakan untuk meneliti dampaknya terhadap fungsi psikologis dan kognisi pada orang dewasa.

Temuan ini memperkuat peran spearmint sebagai bahan alami yang relevan dalam kajian kesehatan otak.

Menariknya, beberapa penelitian juga mencatat adanya dukungan terhadap kualitas tidur, khususnya dalam membantu proses tertidur.

Tidur yang cukup dan berkualitas merupakan bagian penting dari kesehatan otak karena berperan dalam pemulihan dan konsolidasi memori.

Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa pemanfaatan tanaman spearmint sebaiknya menjadi bagian dari pendekatan gaya hidup sehat secara menyeluruh.

"Asupan alami dapat mendukung fungsi otak, tetapi tetap perlu diimbangi dengan pola makan seimbang, aktivitas fisik, manajemen stres, dan tidur yang cukup," pungkas Rimbawan.